Senin, 24/8/26 | 08:50 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Mengenang Pak Alwi Dahlan: Begawan Ilmu Komunikasi Indonesia

Kamis, 21/3/24 | 12:03 WIB

Oleh: Alfitri
(Dosen FISIP Universitas Andalas)

 

Hari lebaran kedua di bulan Agustus tahun 2012, saya dijemput Dr. Yuliandre Darwis di salah satu hotel di Jakarta Selatan. Pagi menjelang siang itu, kami bermaksud untuk berlebaran ke rumah Pak Alwi Dahlan di bilangan Cipete, Jakarta Selatan.

BACAJUGA

Makna Pulih dalam Lagu “Seperti Tulang” Karya Nadin Amizah

Makna Pulih dalam Lagu “Seperti Tulang” Karya Nadin Amizah

Minggu, 23/8/26 | 22:08 WIB
Sintaksis: Sulit, tetapi Diam-Diam Menyenangkan

Sintaksis: Sulit, tetapi Diam-Diam Menyenangkan

Minggu, 16/8/26 | 23:09 WIB

Di samping berlebaran, kami ingin mengundang beliau untuk memberi kuliah umum dalam rangka peresmian pembukaan Prodi Magister Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Andalas. Beberapa waktu sebelumnya, dengan dukungan kerja sama dari Kementerian Kominfo RI, FISIP Universitas Andalas baru saja mendapat mandat dari Dirjen Dikti Kemendikbud RI untuk membuka prodi tersebut.

Ketika itu, kepada Dr. Yuliandre Darwis saya katakan bahwa untuk kuliah umum perdana Prodi Magister Ilmu Komunikasi mesti diberikan oleh Begawan atau Bapak Ilmu Komunikasi Indonesia betul. Pertama, untuk sisi keilmuannya sendiri. Kedua, yang tak kalah penting bagi institusi tentu untuk sisi “marketing” dan “branding”-nya. “Benar sekali Pak Dekan, mudah-mudahan beliau bersedia”, jawab Dr Yuliandre Darwis.

Seperti diketahui, Prof. Dr. M. Alwi Dahlan memang adalah peletak dasar dan figur yang banyak berkontribusi bagi pengembangan Ilmu Komunikasi di Indonesia. Beliau meraih gelar MA di Universitas Stanford (1962) dan Ph.D. dari Universitas Illinois (1967) Amerika Serikat dan ia menjadi orang Indonesia pertama yang bergelar doktor bidang Ilmu Komunikasi di Indonesia.

Selain itu, beliau menjadi salah seorang dari beberapa orang tokoh “generasi emas” ilmuwan sosial Indonesia awal tamatan Amerika Serikat. Tokoh lainnya antara lain sosiolog Prof. Dr. Selo Soemardjan (Univ. Cornell, 1959), sosiolog Prof. Dr. Umar Kayam (Univ. Cornell, 1965), sejarawan Prof. Dr. Taufik Abdullah (Univ. Cornell, 1970) dan ahli ilmu politik Dr. Alfian (Univ. Wisconsin, 1970).

Prof. Dr. M. Alwi Dahlan sendiri pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial (HIPIIS) tahun 1984-1995. Dalam kapasitas sebagai Ketua Umum HIPIIS itu pula beliau ikut merekomendasi dan mendukung berdirinya FISIP Universitas Andalas tahun 1993 yang lalu.

Sebelumnya, di akhir tahun 1980-an, ketika menjadi Asisten Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup beliau beberapa kali berkunjung dan juga melakukan kerja sama penelitian dengan Jurusan Sosiologi Universitas Andalas yang waktu itu dipimpin Prof. Dr. Abd. Aziz Saleh. Antara lain, waktu itu penelitian tentang Keserasian Sosial di Perkotaan di mana saya dan sejumlah teman ikut dilibatkan sebagai tim peneliti.

Oleh sebab itu, ketika saya dan Dr. Yuliandre Darwis berlebaran ke rumah Pak Alwi Dahlan, kami diterimanya dengan hangat dan ramah. Beliau banyak berkisah tentang suka duka pengalamannya ketika dulu kuliah di Amerika Serikat, termasuk ketika juga pernah nyambi sebagai penjaga malam. Seperti biasa, beliau berbicara dengan sistematis, tutur kata yang lembut dan terjaga. Selain itu, beliau juga bercerita tentang kesibukannya sesudah purnatugas sebagai guru besar di FISIP UI.

Beliau senang dan antusias mendengar paparan kami tentang perkembangan FISIP Universitas Andalas yang dulu pendiriannya juga ikut didukung beliau. Oleh karena itu, kami yang mengundang senang sekali ketika Pak Alwi Dahlan bersedia datang untuk memberi kuliah umum perdana Prodi Magister Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Andalas. Soal besaran honornya, tidak usah dipikirkan betul, kata beliau sambil tersenyum.

Kemarin, Rabu (20/03/2024) Pak Alwi Dahlan berpulang ke rahmatullah. Bapak atau Begawan Ilmu Komunikasi Indonesia, kelahiran Padang 90 tahun yang lalu itu telah meninggalkan banyak jejak karya dan pengabdian. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin.*

Tags: #Alfitri
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wakil Ketua DPRD Ungkap Capaian Kinerja Pemerintah Dharmasraya

Berita Sesudah

Wali Kota Bukittinggi Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2024

Berita Terkait

Makna Pulih dalam Lagu “Seperti Tulang” Karya Nadin Amizah

Makna Pulih dalam Lagu “Seperti Tulang” Karya Nadin Amizah

Minggu, 23/8/26 | 22:08 WIB

Oleh: Indri Rahmadani (Mahasiswi Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Di tengah padatnya aktivitas dan tekanan yang dihadapi anak...

Sintaksis: Sulit, tetapi Diam-Diam Menyenangkan

Sintaksis: Sulit, tetapi Diam-Diam Menyenangkan

Minggu, 16/8/26 | 23:09 WIB

Oleh: Bunga Amelia (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Bagi sebagian orang, mendengar kata sintaksis mungkin terasa menakutkan. Mata...

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Batagak Gala Mudo dalam Adat Minangkabau

Minggu, 16/8/26 | 22:50 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra, S.Hum., Gr. (Guru SMAN 1 Ranah Pesisir)   Batagak gala mudo menjadi salah satu tradisi penting...

Modal Sosial Kunci Utama Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis

Modal Sosial Kunci Utama Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis

Senin, 10/8/26 | 16:12 WIB

Oleh: Devi Analia (Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Andalas)   Akses pembiayaan kerap menjadi hambatan utama bagi petani kecil...

Sintaksis Gen Z di X & Threads: Keren atau Malah Berantakan?

Sintaksis Gen Z di X & Threads: Keren atau Malah Berantakan?

Senin, 10/8/26 | 10:24 WIB

Oleh: Kevin Amnur Jonata (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Buka X sekarang dan hampir dapat dipastikan ada...

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Hakikat Merantau dalam Tradisi Minangkabau

Senin, 10/8/26 | 08:36 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra, S.Hum., Gr. (Guru SMAN 1 Ranah Pesisir)   Minangkabau merupakan sebuah suku bangsa di Sumatera Barat...

Berita Sesudah

Wali Kota Bukittinggi Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2024

Discussion about this post

POPULER

  • Reses di Aie Dingin, Warga Minta ASD Kawal Pemekaran dan Pembangunan Nagari Sungai Gando

    Reses di Aie Dingin, Warga Minta ASD Kawal Pemekaran dan Pembangunan Nagari Sungai Gando

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disana atau Di sana?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Pulih dalam Lagu “Seperti Tulang” Karya Nadin Amizah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Pintar, Cerdas, Pandai, Cakap, Cerdik, dan Mahir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026