Rabu, 22/4/26 | 07:51 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Bawaslu Kota Pariaman Gelar Penguatan Kapasitas dan Manajemen Pengetahuan Saksi

Rabu, 07/2/24 | 01:19 WIB
Bawaslu Kota Pariaman. [Foto : ist]
Bawaslu Kota Pariaman. [Foto : ist]

Pariaman, Scientia – Bawaslu Kota Pariaman menggelar penguatan kapasitas dan manajemen pengetahuan saksi peserta pemilu tahun 2024 di Aula Balaikota Pariaman. Selasa, (06/02/2024)

Koordinator Divisi HP2H, Ulil Amri mengatakan, saksi memiliki peranan penting dalam menjamin dan memastikan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara agar berlangsung jujur dan adil sesuai peraturan perundang – undangan.

Sebab, adanya saksi yang ditempatkan di setiap lokasi tempat pemungutan suara (TPS) dapat menjaga kemurnian hasil pemilihan (suara) di TPS.

“Secara langsung, saksi akan melihat setiap proses pelaksanaan Pemilu yang berlangsung di TPS. Mulai dari sebelum dilaksanakan pemilihan hingga selesai pemungutan dan penghitungan suara,” ujar Ulil Amri.

BACAJUGA

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Selasa, 21/4/26 | 10:11 WIB
Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Senin, 20/4/26 | 14:59 WIB

Saksi – saksi di TPS, kata Ulil, harus memiliki pengetahuan dan pemahaman terkait mekanisme teknis pemilihan yang berlangsung di TPS, terutama dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.

“Saksi harus tahu kapan dimulai dan berakhirnya pemungutan sampai penghitungan suara. Kedua, ketentuan suara sah dan tidak sah. Ketiga, kriteria pemilih yang dapat menggunakan hak pilih. Dan tata cara mengisi formulir keberatan, apabila ada kecurangan,” jelasnya.

Di samping itu, setiap saksi berhak meminta penjelasan mengenai hal – hal yang berhubungan dengan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara kepada ketua KPPS.

Kemudian, mengajukan keberatan terjadinya kesalahan dan atau pelanggaran dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara ke KPPS serta menerima salinan formulir C hasil penghitungan suara di TPS.

“Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan manajemen pengetahuan saksi sangat diperlukan. Semua ketentuan dan keterangan lebih lanjut tentang saksi dapat dilihat pada Buku Saku Saksi Peserta Pemilu yang telah diberikan,” tutup Ulil. (YRP)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Musrenbang Payakumbuh Barat Rumuskan Program Prioritas Tahun 2025

Berita Sesudah

Berkunjung ke UN Memorial Cemetery in Korea

Berita Terkait

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Selasa, 21/4/26 | 10:11 WIB

Jakarta, Scientia — Peringatan Hari Kartini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk menegaskan peran perempuan dalam aksi...

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Senin, 20/4/26 | 14:59 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Perputaran ekonomi selama pelaksanaan Dharmasraya Bazaar, live music, dan Car Free Day dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat...

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Minggu, 19/4/26 | 22:40 WIB

Oleh: M. Subarkah dan Maharani Syifa Ramadhan (Mahasiswa Program Magister Linguistik Universitas Andalas dan Mahasiswi Program Magister Sastra Universitas Padjajaran)...

Batu dan Zaman

Memaknai Ulang Sukses dalam Film “Tunggu Aku Sukses Nanti”

Minggu, 19/4/26 | 22:16 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)    Idulfitri merupakan frasa  bahasa Arab, terdiri...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Persoalan “ini” dan “itu” di dalam Berbagai Konteks

Minggu, 19/4/26 | 21:49 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Kata ini dan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Berita Sesudah

Berkunjung ke UN Memorial Cemetery in Korea

Discussion about this post

POPULER

  • Memahami Kembali Imbuhan memper-

    Persoalan “ini” dan “itu” di dalam Berbagai Konteks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Penghubung “tetapi” dan “sedangkan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-Puisi Elly Delfia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026