![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/1001077163-scaled.jpg)
Menurut Firdaus, penetapan jajaran pimpinan DPC bukan sekadar proses pergantian kepengurusan. Keputusan tersebut menjadi titik awal bagi PKB untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas kerja-kerja politik di tengah masyarakat.
“Selamat kepada seluruh ketua, sekretaris, bendahara, dan jajaran pengurus DPC yang telah ditetapkan. Penetapan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari gerakan yang lebih besar untuk membesarkan PKB di Sumatera Barat,” kata Firdaus di Padang.
Ia menegaskan, seluruh pengurus yang telah ditetapkan harus segera bergerak melakukan konsolidasi internal hingga ke tingkat anak cabang dan ranting. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan mesin partai bekerja efektif dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Firdaus mengatakan, kepengurusan baru harus mampu menghadirkan PKB sebagai partai yang dekat dengan masyarakat dan responsif terhadap berbagai persoalan daerah. Menurut dia, keberhasilan partai tidak hanya ditentukan oleh kekuatan struktur organisasi, tetapi juga oleh kemampuan kader dalam memperjuangkan aspirasi publik.
“Kita ingin PKB hadir dengan kerja nyata. Pengurus tidak cukup hanya aktif di kantor partai, tetapi harus turun ke masyarakat, mendengar persoalan mereka, dan memperjuangkannya melalui jalur politik,” ujarnya.
Selain memperkuat struktur partai, Firdaus meminta seluruh pengurus DPC membangun soliditas dan menjaga kekompakan internal. Ia menilai persatuan menjadi modal utama bagi PKB untuk meningkatkan capaian politik pada pemilihan umum mendatang.
Menurut dia, DPP PKB telah memberikan kepercayaan kepada para pimpinan yang ditetapkan melalui proses seleksi dan evaluasi yang panjang. Karena itu, kepercayaan tersebut harus dijawab dengan kerja organisasi yang terukur dan mampu menghasilkan prestasi politik.
“Jabatan itu bukan hadiah, akan tetapi tanggungjawab yang mesti diemban dengan kerja nyata,” katanya.
Firdaus juga mengingatkan agar seluruh kader menjadikan periode kepengurusan 2026–2031 sebagai momentum memperkuat basis dukungan partai di Sumatera Barat. Ia optimistis PKB dapat meningkatkan perolehan kursi legislatif jika seluruh struktur bergerak secara terorganisasi dan berkelanjutan.
“Target kita bukan hanya mempertahankan capaian yang ada, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada PKB. Untuk itu, seluruh pengurus harus bekerja dengan semangat kebersamaan dan pengabdian,” kata Firdaus.
Sebelumnya, DPP PKB secara serentak mengumumkan hasil penetapan calon pimpinan definitif DPC PKB se-Sumatera Barat masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut menjadi bagian dari proses restrukturisasi dan penguatan organisasi partai menjelang agenda politik nasional beberapa tahun ke depan.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru di seluruh daerah, PKB Sumatera Barat menargetkan percepatan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat. Langkah itu diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan elektabilitas dan perolehan kursi PKB pada Pemilu 2029.(yrp)








