Minggu, 12/4/26 | 01:27 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Dongeng-Dongeng Lawrence Schimel untuk Penulis

Minggu, 14/1/24 | 11:46 WIB

BACAJUGA

Damai di Alahan Panjang: Dari Luka Menuju Badunsanak

Damai di Alahan Panjang: Dari Luka Menuju Badunsanak

Sabtu, 11/4/26 | 14:42 WIB
Pemerintah Perkuat Diplomasi Terkait Travel Warning Korea Selatan untuk Bali

Pemerintah Perkuat Diplomasi Terkait Travel Warning Korea Selatan untuk Bali

Sabtu, 11/4/26 | 14:16 WIB

Lastry Monika

(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Kumpulan Dongeng untuk Penulis adalah buku yang amat tipis. Keseluruhan buku dongeng karya Lawrence Schimel ini hanya berjumlah 37 halaman. Meski tipis, buku ini terdiri dari 13 macam dongeng seputar dunia penulisan dan penerbitan. Tiap judul juga berbentuk tulisan yang amat pendek, yaitu hanya 2 hingga 3 halaman.

Akan tetapi, buku yang tipis dan dongeng-dongeng pendek yang terdapat di dalamnya bagai pisau dengan ketajaman yang menakutkan. Melalui goresan kecil, pembaca dapat mengintip dunia penulisan dan penerbitan dengan beragam bentuk: dipenuhi tipu daya, akal bulus, kritikus jahat, persaingan licik, kebohongan, penulis bayangan, pemerasan, dan misteri-misteri yang kadang juga menakjubkan.

Schimel mengawali dongengnya dengan kisah “Putri Duyung” yang terlena dengan gaya minimalistik penulis laki-laki yang tampak penuh karisma dalam setiap lokakarya penulisan kreatifnya. Ia menjanjikan hal-hal manis kepada setiap perempuan yang ingin menjadi penulis ketika membicarakan karya mereka. Namun rupanya sikap tersebut hanyalah tipu daya untuk tebar pesona dan menjadikan setiap perempuan yang digandengnya berada di bawah bayang-bayangnya.

Dongeng kemudian berlanjut pada akal bulus penerbit nakal. Tampaknya tidaklah jarang sebuah penerbit mengadakan lomba menulis berbayar dengan hasil akhir menerbitkan buku antologi karya-karya yang katanya ‘terbaik’ dari para peserta lomba. Namun, setiap peserta yang karyanya ikut dimuat dalam buku itu tidak mendapat satu eksemplar pun secara gratis. Bila ingin punya, mereka harus membelinya. Tipu muslihat licik ini sulit disadari setiap yang terlanjur masuk ke dalam perangkapnya karena dikemas puja-puji dan kata-kata manis yang menyanjung hati.

Selain akal bulus penerbit nakal, juga ada kritikus jahat yang suka membungkam imajinasi penulis-penulis yang baru hendak menetas. Mereka suka melontarkan komentar-komentar tajam dan runcing yang mencabik dan mengerdilkan khayalan dan imajinasi yang baru saja mengendap di kepala. Alhasil, penulis belia yang baru hendak menetas ini menjadi “Putri Tidur” yang pada akhirnya terlambat bangun atau tidak pernah bangun sama sekali.

Mereka, para kritikus itu kebanyakan kritikus abal-abal yang bahkan tidak mengerti dunia menulis. Mereka tidak mengerti bila ada kepala yang dijejali bertumpuk-tumpuk ide yang harus segera dituang dalam bentuk tulisan. Seringkali pula, kritikus itu adalah orang terdekat seperti orang tua, saudara, dan pasangan. Padahal tidaklah sulit mengatakan, “Teruslah menulis!”

Dongeng lainnya dari Schimel berkisah tentang seorang penulis pemalu yang lebih suka memendam bakat. Bila dipaksa muncul ke permukaan ia bersembunyi di balik inisial yang sulit dilacak editor yang mungkin saja jungkir balik untuk bisa bertemu dan bernegosiasi tentang penerbitan tulisannya. Penulis pemalu serupa ini alangkah baiknya bila bertemu dengan kawan baik hati yang punya antusias berlebih untuk mengirimkan karyanya. Beruntung kisah yang satu ini berakhir bahagia.

Agaknya, penulis berbakat tetapi pemalu lebih baik daripada penulis yang menjual kebohongan dan penulis bayangan. Akan tetapi, yang lebih buruk dari itu ialah penulis tukang iri. Mereka mencemooh penulis produktif yang tulisannya begitu-begitu saja. Di belakang mereka berkoar-koar dan mengatakan “karya sampah”. Namun, menyaksikan karya yang kata mereka sampah itu amat laku di pasaran, tergerak pula hatinya untuk menulis dengan cara yang sama.

Meski Schimel mengawali dongeng-dongengnya dengan cerita yang cukup menyedihkan, ia mengakhirinya dengan kisah yang membahagiakan. Penulis tidak selalu memiliki ide untuk dituangkan dalam bentuk tulisan. Adakalnya masa paceklik itu datang dan setiap tulisan yang ditulis mendapat penolakan. Akan tetapi, setelah masa paceklik itu berhasil dilewati, Schimel megatakan rasanya seperti “pulang kampung setelah sekian lama”.

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dongeng-Dongeng Lawrence Schimel untuk Penulis

Berita Sesudah

Puisi-puisi Nining Nirmala Sari dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

Berita Terkait

Damai di Alahan Panjang: Dari Luka Menuju Badunsanak

Damai di Alahan Panjang: Dari Luka Menuju Badunsanak

Sabtu, 11/4/26 | 14:42 WIB

Alahan Panjang, Scientia.id - Udara sejuk Alahan Panjang, Jumat (10/4/2026), menjadi saksi sebuah momentum penting perdamaian atas peristiwa yang sempat...

Pemerintah Perkuat Diplomasi Terkait Travel Warning Korea Selatan untuk Bali

Pemerintah Perkuat Diplomasi Terkait Travel Warning Korea Selatan untuk Bali

Sabtu, 11/4/26 | 14:16 WIB

Jakarta, Scientia.id - Pemerintah Indonesia merespons serius peringatan perjalanan yang dikeluarkan Korea Selatan bagi warganya yang hendak berlibur ke Bali....

- Pemerintah Kota Padang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni SMA Negeri 3 (Ikasmantri) Padang bersama berbagai stakeholder termasuk ASITA.

Pemko Padang Dukung Pelaksanaan BOM Run 2026

Sabtu, 11/4/26 | 13:46 WIB

Pemerintah Kota Padang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni SMA...

Pemerintah Kota Padang menerima kunjungan audiensi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.

Pemko Padang Apresiasi KKN LPPM UIN Imam Bonjol Padang

Sabtu, 11/4/26 | 13:37 WIB

  Pemerintah Kota Padang menerima kunjungan audiensi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam...

Bebas Titipan! 114 Calon Paskibraka Dharmasraya Lolos Seleksi Sistem CAT

Bebas Titipan! 114 Calon Paskibraka Dharmasraya Lolos Seleksi Sistem CAT

Jumat, 10/4/26 | 07:27 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sebanyak 114 pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Dharmasraya berhasil melewati tahapan krusial dalam seleksi calon Pasukan Pengibar...

Pemko Bukittinggi dan PPI Adakan Paskibraka Competition 2024

Sistem CAT Jamin Seleksi Paskibraka Dharmasraya 2026 Bebas Titip-Menitip

Kamis, 09/4/26 | 21:36 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Sebanyak 154 pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Dharmasraya akan mengikuti tahap Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes...

Berita Sesudah

Puisi-puisi Nining Nirmala Sari dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

Discussion about this post

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Disiplin di Polres Dharmasraya, Bid Propam Periksa Senpi hingga Tes Urine

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bebas Titipan! 114 Calon Paskibraka Dharmasraya Lolos Seleksi Sistem CAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Damai di Alahan Panjang: Dari Luka Menuju Badunsanak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sistem CAT Jamin Seleksi Paskibraka Dharmasraya 2026 Bebas Titip-Menitip

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Unsur Intrinsik Naskah Drama “Orang-Orang di Tikungan Jalan” Karya Rendra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026