Selasa, 22/9/26 | 22:15 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Dongeng-Dongeng Lawrence Schimel untuk Penulis

Minggu, 14/1/24 | 11:46 WIB

BACAJUGA

Puluhan Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Tidak di Lokasi

Tanggungjawab SPPG terhadap Siwa MTsN 1 Pariaman Keracunan MBG: Jenguk Korban dan Tanggung Biaya Perawatan

Selasa, 22/9/26 | 20:02 WIB
Infografis Wabub Solok, H. Candra melarang masyarakat sebarkan foto dan video tak pantas korban galodo.[foto:ist]

Wabup Solok Minta Warga Tak Sebarkan Foto Korban Galodo: Duka Dunsanak Kita Bukan Konten

Selasa, 22/9/26 | 17:51 WIB

Lastry Monika

(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Kumpulan Dongeng untuk Penulis adalah buku yang amat tipis. Keseluruhan buku dongeng karya Lawrence Schimel ini hanya berjumlah 37 halaman. Meski tipis, buku ini terdiri dari 13 macam dongeng seputar dunia penulisan dan penerbitan. Tiap judul juga berbentuk tulisan yang amat pendek, yaitu hanya 2 hingga 3 halaman.

Akan tetapi, buku yang tipis dan dongeng-dongeng pendek yang terdapat di dalamnya bagai pisau dengan ketajaman yang menakutkan. Melalui goresan kecil, pembaca dapat mengintip dunia penulisan dan penerbitan dengan beragam bentuk: dipenuhi tipu daya, akal bulus, kritikus jahat, persaingan licik, kebohongan, penulis bayangan, pemerasan, dan misteri-misteri yang kadang juga menakjubkan.

Schimel mengawali dongengnya dengan kisah “Putri Duyung” yang terlena dengan gaya minimalistik penulis laki-laki yang tampak penuh karisma dalam setiap lokakarya penulisan kreatifnya. Ia menjanjikan hal-hal manis kepada setiap perempuan yang ingin menjadi penulis ketika membicarakan karya mereka. Namun rupanya sikap tersebut hanyalah tipu daya untuk tebar pesona dan menjadikan setiap perempuan yang digandengnya berada di bawah bayang-bayangnya.

Dongeng kemudian berlanjut pada akal bulus penerbit nakal. Tampaknya tidaklah jarang sebuah penerbit mengadakan lomba menulis berbayar dengan hasil akhir menerbitkan buku antologi karya-karya yang katanya ‘terbaik’ dari para peserta lomba. Namun, setiap peserta yang karyanya ikut dimuat dalam buku itu tidak mendapat satu eksemplar pun secara gratis. Bila ingin punya, mereka harus membelinya. Tipu muslihat licik ini sulit disadari setiap yang terlanjur masuk ke dalam perangkapnya karena dikemas puja-puji dan kata-kata manis yang menyanjung hati.

Selain akal bulus penerbit nakal, juga ada kritikus jahat yang suka membungkam imajinasi penulis-penulis yang baru hendak menetas. Mereka suka melontarkan komentar-komentar tajam dan runcing yang mencabik dan mengerdilkan khayalan dan imajinasi yang baru saja mengendap di kepala. Alhasil, penulis belia yang baru hendak menetas ini menjadi “Putri Tidur” yang pada akhirnya terlambat bangun atau tidak pernah bangun sama sekali.

Mereka, para kritikus itu kebanyakan kritikus abal-abal yang bahkan tidak mengerti dunia menulis. Mereka tidak mengerti bila ada kepala yang dijejali bertumpuk-tumpuk ide yang harus segera dituang dalam bentuk tulisan. Seringkali pula, kritikus itu adalah orang terdekat seperti orang tua, saudara, dan pasangan. Padahal tidaklah sulit mengatakan, “Teruslah menulis!”

Dongeng lainnya dari Schimel berkisah tentang seorang penulis pemalu yang lebih suka memendam bakat. Bila dipaksa muncul ke permukaan ia bersembunyi di balik inisial yang sulit dilacak editor yang mungkin saja jungkir balik untuk bisa bertemu dan bernegosiasi tentang penerbitan tulisannya. Penulis pemalu serupa ini alangkah baiknya bila bertemu dengan kawan baik hati yang punya antusias berlebih untuk mengirimkan karyanya. Beruntung kisah yang satu ini berakhir bahagia.

Agaknya, penulis berbakat tetapi pemalu lebih baik daripada penulis yang menjual kebohongan dan penulis bayangan. Akan tetapi, yang lebih buruk dari itu ialah penulis tukang iri. Mereka mencemooh penulis produktif yang tulisannya begitu-begitu saja. Di belakang mereka berkoar-koar dan mengatakan “karya sampah”. Namun, menyaksikan karya yang kata mereka sampah itu amat laku di pasaran, tergerak pula hatinya untuk menulis dengan cara yang sama.

Meski Schimel mengawali dongeng-dongengnya dengan cerita yang cukup menyedihkan, ia mengakhirinya dengan kisah yang membahagiakan. Penulis tidak selalu memiliki ide untuk dituangkan dalam bentuk tulisan. Adakalnya masa paceklik itu datang dan setiap tulisan yang ditulis mendapat penolakan. Akan tetapi, setelah masa paceklik itu berhasil dilewati, Schimel megatakan rasanya seperti “pulang kampung setelah sekian lama”.

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dongeng-Dongeng Lawrence Schimel untuk Penulis

Berita Sesudah

Puisi-puisi Nining Nirmala Sari dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

Berita Terkait

Puluhan Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Tidak di Lokasi

Tanggungjawab SPPG terhadap Siwa MTsN 1 Pariaman Keracunan MBG: Jenguk Korban dan Tanggung Biaya Perawatan

Selasa, 22/9/26 | 20:02 WIB

Pariaman, Scientia — SPPG Pasir, Desa Pauh Barat, Kota Pariaman, telah mendatangi beberapa siswa-siswi MTsN 1 Pariaman yang terdampak dugaan...

Infografis Wabub Solok, H. Candra melarang masyarakat sebarkan foto dan video tak pantas korban galodo.[foto:ist]

Wabup Solok Minta Warga Tak Sebarkan Foto Korban Galodo: Duka Dunsanak Kita Bukan Konten

Selasa, 22/9/26 | 17:51 WIB

Infografis Wabub Solok, H. Candra melarang masyarakat sebarkan foto dan video tak pantas korban galodo.Arosuka, Scientia — Wakil Bupati Solok...

Rapat koordinasi di Posko Utama Tanggap Bencana Arosuka, Selasa, (22/9)[foto:ist]

Pemkab Solok Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari

Selasa, 22/9/26 | 17:43 WIB

Rapat koordinasi di Posko Utama Tanggap Bencana Arosuka, Selasa, (22/9)Solok, Scientia — Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan status Tanggap Darurat Bencana...

Evakuasi Jenazah Daffi Arrahman setelah ditemukan.[foto:ist]

Korban Galodo, Daffi Arrahman Ditemukan

Selasa, 22/9/26 | 17:35 WIB

Evakuasi Jenazah Daffi Arrahman setelah ditemukan. Solok, Scientia - Identitas korban galodo yang ditemukan di aliran sungai Koto Gaek, tepatnya...

Proses pencarian korban galodo Kecamatan Gunung Talang, Kabuptaen Solok oleh tim SAR. [foto:ist]

Satu Korban Galodo Solok Ditemukan

Selasa, 22/9/26 | 16:08 WIB

Proses pencarian korban galodo Kecamatan Gunung Talang, Kabuptaen Solok oleh tim SAR. Solok, Scientia - Satu orang korban galodo  yang...

Daffi Arrahman (21) korban terseret arus galodo di Kayu Aro, Kabupaten Solok pada Senin malam, (22/9).[foto:ist]

Daffi Arrahman Dikabarkan Hanyut saat Galodo di Kayu Aro, Keluarga Mohon Doa

Selasa, 22/9/26 | 14:27 WIB

Daffi Arrahman (21) korban terseret arus galodo di Kayu Aro, Kabupaten Solok pada Senin malam, (22/9).Solok, Scientia — Seorang pemuda...

Berita Sesudah

Puisi-puisi Nining Nirmala Sari dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

Discussion about this post

POPULER

  • Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

    Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Korban Galodo Solok Ditemukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Solok Minta Warga Tak Sebarkan Foto Korban Galodo: Duka Dunsanak Kita Bukan Konten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026