Senin, 06/4/26 | 17:09 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Dongeng-Dongeng Lawrence Schimel untuk Penulis

Minggu, 14/1/24 | 11:46 WIB

BACAJUGA

Walikota Padang Fadli Amran Apresiasi DPRD Kota Padang yang telah menyetujui LKPJ Walikota Tahun 2025

DPRD Padang Setujui (LKPJ) Wali Kota Padang Tahun 2025

Senin, 06/4/26 | 15:57 WIB
pemberian penghargaan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) sebagai unit kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Walikota Padang Apresiasi Disnaker dan Perindustrian Kota Padang Raih Penghargaan WBK

Senin, 06/4/26 | 15:09 WIB

Lastry Monika

(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Kumpulan Dongeng untuk Penulis adalah buku yang amat tipis. Keseluruhan buku dongeng karya Lawrence Schimel ini hanya berjumlah 37 halaman. Meski tipis, buku ini terdiri dari 13 macam dongeng seputar dunia penulisan dan penerbitan. Tiap judul juga berbentuk tulisan yang amat pendek, yaitu hanya 2 hingga 3 halaman.

Akan tetapi, buku yang tipis dan dongeng-dongeng pendek yang terdapat di dalamnya bagai pisau dengan ketajaman yang menakutkan. Melalui goresan kecil, pembaca dapat mengintip dunia penulisan dan penerbitan dengan beragam bentuk: dipenuhi tipu daya, akal bulus, kritikus jahat, persaingan licik, kebohongan, penulis bayangan, pemerasan, dan misteri-misteri yang kadang juga menakjubkan.

Schimel mengawali dongengnya dengan kisah “Putri Duyung” yang terlena dengan gaya minimalistik penulis laki-laki yang tampak penuh karisma dalam setiap lokakarya penulisan kreatifnya. Ia menjanjikan hal-hal manis kepada setiap perempuan yang ingin menjadi penulis ketika membicarakan karya mereka. Namun rupanya sikap tersebut hanyalah tipu daya untuk tebar pesona dan menjadikan setiap perempuan yang digandengnya berada di bawah bayang-bayangnya.

Dongeng kemudian berlanjut pada akal bulus penerbit nakal. Tampaknya tidaklah jarang sebuah penerbit mengadakan lomba menulis berbayar dengan hasil akhir menerbitkan buku antologi karya-karya yang katanya ‘terbaik’ dari para peserta lomba. Namun, setiap peserta yang karyanya ikut dimuat dalam buku itu tidak mendapat satu eksemplar pun secara gratis. Bila ingin punya, mereka harus membelinya. Tipu muslihat licik ini sulit disadari setiap yang terlanjur masuk ke dalam perangkapnya karena dikemas puja-puji dan kata-kata manis yang menyanjung hati.

Selain akal bulus penerbit nakal, juga ada kritikus jahat yang suka membungkam imajinasi penulis-penulis yang baru hendak menetas. Mereka suka melontarkan komentar-komentar tajam dan runcing yang mencabik dan mengerdilkan khayalan dan imajinasi yang baru saja mengendap di kepala. Alhasil, penulis belia yang baru hendak menetas ini menjadi “Putri Tidur” yang pada akhirnya terlambat bangun atau tidak pernah bangun sama sekali.

Mereka, para kritikus itu kebanyakan kritikus abal-abal yang bahkan tidak mengerti dunia menulis. Mereka tidak mengerti bila ada kepala yang dijejali bertumpuk-tumpuk ide yang harus segera dituang dalam bentuk tulisan. Seringkali pula, kritikus itu adalah orang terdekat seperti orang tua, saudara, dan pasangan. Padahal tidaklah sulit mengatakan, “Teruslah menulis!”

Dongeng lainnya dari Schimel berkisah tentang seorang penulis pemalu yang lebih suka memendam bakat. Bila dipaksa muncul ke permukaan ia bersembunyi di balik inisial yang sulit dilacak editor yang mungkin saja jungkir balik untuk bisa bertemu dan bernegosiasi tentang penerbitan tulisannya. Penulis pemalu serupa ini alangkah baiknya bila bertemu dengan kawan baik hati yang punya antusias berlebih untuk mengirimkan karyanya. Beruntung kisah yang satu ini berakhir bahagia.

Agaknya, penulis berbakat tetapi pemalu lebih baik daripada penulis yang menjual kebohongan dan penulis bayangan. Akan tetapi, yang lebih buruk dari itu ialah penulis tukang iri. Mereka mencemooh penulis produktif yang tulisannya begitu-begitu saja. Di belakang mereka berkoar-koar dan mengatakan “karya sampah”. Namun, menyaksikan karya yang kata mereka sampah itu amat laku di pasaran, tergerak pula hatinya untuk menulis dengan cara yang sama.

Meski Schimel mengawali dongeng-dongengnya dengan cerita yang cukup menyedihkan, ia mengakhirinya dengan kisah yang membahagiakan. Penulis tidak selalu memiliki ide untuk dituangkan dalam bentuk tulisan. Adakalnya masa paceklik itu datang dan setiap tulisan yang ditulis mendapat penolakan. Akan tetapi, setelah masa paceklik itu berhasil dilewati, Schimel megatakan rasanya seperti “pulang kampung setelah sekian lama”.

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dongeng-Dongeng Lawrence Schimel untuk Penulis

Berita Sesudah

Puisi-puisi Nining Nirmala Sari dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

Berita Terkait

Walikota Padang Fadli Amran Apresiasi DPRD Kota Padang yang telah menyetujui LKPJ Walikota Tahun 2025

DPRD Padang Setujui (LKPJ) Wali Kota Padang Tahun 2025

Senin, 06/4/26 | 15:57 WIB

Walikota Padang Fadli Amran Apresiasi DPRD Kota Padang yang telah menyetujui LKPJ Walikota Tahun 2025 Padang, Scientia---- DPRD Kota Padang...

pemberian penghargaan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) sebagai unit kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Walikota Padang Apresiasi Disnaker dan Perindustrian Kota Padang Raih Penghargaan WBK

Senin, 06/4/26 | 15:09 WIB

pemberian penghargaan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB)...

Maigus Nasir, saat menghadiri sekaligus menjadi penceramah dalam kegiatan Halal Bihalal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Padang di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Minggu (5/4/2026).

Wawako Padang Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Masyarakat Dalam Pembangunan Kota Padang

Senin, 06/4/26 | 14:54 WIB

Maigus Nasir, saat menghadiri sekaligus menjadi penceramah dalam kegiatan Halal Bihalal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Padang di Aula...

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, hadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh keluarga besar Paguyuban Persaudaraan Keluarga Jawadwipa (PPKJ) Kota Padang di Komplek Cendana, Kelurahan Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, pada Minggu (5/4/2026).

Wawako Padang Halal Bihalal di Keluarga Besar PPKJ

Senin, 06/4/26 | 14:49 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, hadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh keluarga besar Paguyuban Persaudaraan Keluarga Jawadwipa (PPKJ)...

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir ikut serta dalam kegiatan Fun Walk dan Fun Bike yang diselenggarakan oleh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang, di Mako Kodaeral II Teluk Bayur Padang, Minggu (5/4/2026).

Wawako Padang Ramaikan Fun Walk dan Fun Bike

Minggu, 05/4/26 | 21:13 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir ikut serta dalam kegiatan Fun Walk dan Fun Bike yang diselenggarakan oleh Komando Daerah...

Wali Kota Padang Fadly Amran, menghadiri kegiatan halal bihalal Persatuan Warga Sungayang (PWS) yang digelar di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Minggu (5/4/2026).

Wali Kota Padang Hadiri Halal Bihalal PWS

Minggu, 05/4/26 | 21:06 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, menghadiri kegiatan halal bihalal Persatuan Warga Sungayang (PWS) yang digelar di Aula Dinas Tenaga Kerja...

Berita Sesudah

Puisi-puisi Nining Nirmala Sari dan Ulasannya Oleh Ragdi F Daye

Discussion about this post

POPULER

  • Diduga Akhiri Hidup, Pemuda di Dharmasraya Tewas Tergantung

    Diduga Akhiri Hidup, Pemuda di Dharmasraya Tewas Tergantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Nagari Banai Dharmasraya, Transportasi Menuju Tiga Nagari Putus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sungai Batanglago Meluap, Dua Jorong di Nagari Silago Terendam Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Apresiasi PSP Padang Juara Liga 4 Sumatera Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Curi Barang Pemudik Rp15 Juta, Pria di Pulau Punjung Diciduk Tim Nan Dareh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026