Sabtu, 14/3/26 | 00:36 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Tentang Air Minum dalam Kemasan

Minggu, 15/10/23 | 10:38 WIB

Salman Herbowo
(Kolumis Rubrik Renyah)

 

Saya menyadari bahwa air minum (air puith/mineral) menjadi bagian penting dalam melakukan perjalanan. Perjalanan maskudnya dalam berbagai macam, mulai dari perjalanan tujuan kerja maupun liburan. Tanpa menyampingkan hal-hal penting lainnya, keberadaan air minum menjadi hal yang selalu diingat.

Bermacam pula bentuk air minum yang harus dipersiapkan, seperti air minum yang di masak dari rumah dan dimasukan ke botol minuman, hingga membeli air minum dalam kemasan. Alasan pertama tentu lebih hemat, sedangkan  alasan kedua tentu lebih praktis hanya saja harus mempersiapkan pengeluaran belanja yang lebih. Untuk pembahasan kali ini, saya ingin mengulas tentang air minum dalam kemasan.

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Air minum dalam kemasan atau sering kita menyebutnya dengan air minuman botol atau merek dagang produknya, merupakan air minum yang dikemas dengan wadah plastik atau kaca untuk dijual ke konsumen. Pengemasan ini tentu bertujuan agar lebih praktis dan portabel bagi konsumen. Saya yakin dua alasan ini menjadi tujuan utama konsumen dalam memilih air minum dalam kemasan.

Air minum menjadi kebutuhan penting bagi manusia. Dalam beberapa artikel kesehatan disebutkan bahwa air minum putih dapat mengaktifkan elektrolit yang ada di otak, dan meningkatkan daya ingat dan konsetrasi. Tidak hanya itu, mengkonsumsi air putih secara rutin dan sesuai takaran kesehatan dapat memperlancar peredaran darah, tentu masih banyak lagi manfaat lainnya.

Kembali lagi pada poin perjalan tadi dan keberadaan air minum (putih/mineral). Tentang cerita perjalanan, air minum dalam kemasan, dan manajemen keuangan. Tanpa disadari, pengeluaran terbesar dalam melakukan perjalanan itu adalah membeli air minum dalam kemasan. Saya kira ini banyak terjadi kepada siapa saja.

Hal ini kami sadari saat saya bersama seorang teman mengunjungi suatu tempat. Agar barang bawaan kami sesuai dengan fasilitas gratis untuk berat barang bawaan, maka kami mengurangi hal-hal yang dianggap tidak begitu penting, salah satunya adalah botol air minum. Tentu saja ini menjadi titik awal kesalahan kami yang menganggap sepele hal ringan yang ternyata itu penting nantinya.

Baru saja sampai ke tempat tujuan, hal pertama yang ingin kami cari adalah tempat jual air minum dalam kemasan. Awalnya bagi kami biasa saja membeli air minum dalam kemasan, tanpa ada rasa beban pengeluaran yang begitu berat. Seolah air minum yang dibeli itu tidak memberikan dampak pengeluaran yang begitu berarti.

Hal berbeda terjadi saat sudah lebih dari dua hari di lokasi tujuan. Kami mulai menyadari pengeluaran terbanyak itu adalah membeli air minum dalam kemasan. Hal itu diketahui dari bill belanja yang kami rekap, jumlah paling banyak adalah membeli air minum dalam kemasan. Saya jadi teringat pesan dosen sebelum berangkat, beliau menyarankan untuk membawa botol minuman. Karena mengisi ulangnya jauh lebih hemat.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pentingnya Sosialisasi Literasi Digital melalui Pemahaman UU PDP

Berita Sesudah

Sehari Jalan-jalan dari Yogyakarta ke Solo

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Berita Sesudah

Sehari Jalan-jalan dari Yogyakarta ke Solo

Discussion about this post

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran berbuka puasa bersama, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR, dan Petugas Lembaga Pengelola Sampah (LPS) se-Kota Padang, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (10/3/2026).(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Bakal Menggelar Lomba Kebersihan Tingkat RT se Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementerian Kebudayaan Alokasikan Rp 2 Miliar Untuk Kegiatan Non Fisik Museum Adityawarman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan antara Imbuhan me-kan dan me-i

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aspirasi Warga Bayang Berbuah Listrik Gratis, 67 Rumah Teraliri BPBL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Resmikan Kegiatan Bina Widya XXIX dan Retret Hidup Berkesadaran (RHB) 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026