Senin, 09/11/26 | 06:13 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

UKBI Adaptif: Jawaban Atas Tantangan Zaman

Minggu, 30/7/23 | 07:19 WIB

Oleh: Roma Kyo Kae Saniro
(Dosen Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)

 

Pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan masyarakat, salah satunya adalah UKBI. Pandemi ini mengakibatkan tidak diperbolehkannya kegiatan berkumpul di suatu tempat. Hal ini pun berlaku pada pelaksanaan UKBI. Pada awalnya, tes UKBI mengharuskan peserta ujian harus datang ke Balai Bahasa terdekat untuk melaksanakan ujian. Namun, adanya pandemi memberikan tantangan baru bagi UKBI terkait dengan efektivitas pelaksanaannya baik secara tempat maupun waktu pengerjaan.

Sebagai jawaban atas tantangan zaman tersebut, UKBI hadir dalam wajah baru berupa UKBI adaptif. UKBI Adaptif merupakan tes untuk mengukur kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia yang desain ujinya disesuaikan dengan estimasi kemampuan peserta uji, mulai dari kemahiran yang terendah hingga kemahiran yang tertinggi. UKBI Adaptif dikembangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan pelaksanaan ujiannya dilakukan secara daring.

BACAJUGA

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Membongkar Teror “The Doll Ghawiah” melalui Kajian Folklor

Minggu, 08/11/26 | 16:00 WIB
Batu dan Zaman

Perempuan, Hasrat, dan Female Gaze dalam Budaya Populer

Minggu, 08/11/26 | 15:51 WIB

Ujian Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) merupakan sebuah ujian atau tes yang bertujuan untuk mengukur dan menilai kemampuan berbahasa Indonesia seseorang, terutama bagi mereka yang bukan penutur asli bahasa Indonesia. Materi yang diujikan meliputi uji kemahiran mendengarkan, kemahiran membaca, kemahiran menulis, dan kemahiran berbicara. Selain itu, terdapat pula satu materi uji berupa merespons kaidah bahasa Indonesia.

UKBI biasa digunakan sebagai alat untuk mengukur kemampuan berbahasa Indonesia orang asing, pendatang atau warga negara Indonesia dari daerah yang berbeda bahasa daerahnya. Hasil UKBI dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti masuk universitas, mengajukan izin tinggal atau melamar pekerjaan yang membutuhkan kemampuan berbahasa Indonesia.

Menilik sejarah lahirnya, UKBI diciptakan untuk menyetarakan bahasa Indonesia agar sejajar dengan bahasa-bahasa besar di dunia. Hal ini dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. UKBI menjadi sesuatu tes yang mampu menjadi sarana evaluasi mutu penggunaan bahasa Indonesia yang multifungsi dan memiliki penutur dengan jumlah besar. UKBI dapat dikatakan memiliki fungsi strategis yang tidak hanya meningkatkan kualitas bahasa Indonesia serta pengajarannya di dalam dan di luar negeri, tetapi juga mampu memupuk sikap positif dan rasa bangga masyarakat Indonesia terhadap bahasanya sendiri.

UKBI pun diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun 2016 tentang Standar Kemahiran Berbahasa Indonesia. Tidak hanya itu, UKBI pun memiliki hak cipta. Hak Cipta UKBI tertuang di dalam Surat Pendaftaran Ciptaan Kementerian Hukum dan HAM Nomor 023993 dan 023994 tertanggal 8 Januari Tahun 2004 dan telah diperbarui pada tahun 2011 atas nama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Karakteristik yang ditawarkan UKBI adaptif adalah peserta akan diberikan jumlah soal dan waktu ujian yang berbeda-beda tergantung dari perkiraan kemampuannya, misalnya pada saat peserta mengikuti Bagian I Mendengarkan, pada tahap awal peserta tes akan mengikuti tes yang terdiri dari lima soal. Tanggapan responden terhadap lima pertanyaan akan menentukan jenis tes lanjutan yang diterima, apakah dilanjutkan dengan karakteristik pertanyaan yang lebih mudah, setara, atau lebih sulit. Ketika peserta mencapai level tes yang sama dua kali berturut-turut, tes berhenti untuk peserta yang terlibat. Pada bagian mendengarkan, durasi maksimum pengerjaan adalah 30 menit. Setelah kandidat menyelesaikan bagian mendengarkan, kandidat secara otomatis akan dialihkan ke aturan jawaban bagian II. Skema bagian I juga akan diterapkan pada bagian II. Hasil jawaban kandidat pada tes pertama akan menentukan jenis soal yang akan dikerjakan kandidat selanjutnya. Waktu maksimal bagi kandidat untuk mengerjakan tes pada bagian ini adalah 25 menit dengan jumlah tes maksimal 5.

Setelah berhenti pada tes tertentu di Bagian II, kandidat secara otomatis akan beralih ke bagian III membaca. Alternatif Bagian I dan II juga berlaku untuk Bagian III. Jumlah maksimum tes tiruan yang dapat dilakukan kandidat adalah 9 pada bagian pemahaman bacaan dengan waktu maksimum 45 menit. Berikut adalah contoh preview rancangan percobaan yang akan berlangsung di UKBI adaptif.

Tidak hanya secara situasi dan waktu, seperti namanya, adaptif yang melekat pada frasa UKBI dapat dimaknai bahwa adanya penyesuaian-penyesuaian terhadap peserta ujian. UKBI adaptif secara dinamis menyesuaikan pertanyaan sesuai dengan perkembangan bahasa Indonesia terbaru. Ini memastikan bahwa ujian tetap relevan dengan penggunaan bahasa sehari-hari dan menggambarkan situasi komunikasi yang lebih realistis. Selain itu, setiap peserta akan menghadapi pertanyaan sesuai dengan tingkat kemampuannya, sehingga memberikan pengalaman ujian yang lebih personal dan akurat. Dengan demikian, hasilnya akan lebih akurat dalam mengukur kemampuan bahasa setiap individu.

UKBI adaptif membuat peserta merasa lebih percaya diri karena sistem adaptif memberikan pertanyaan yang sesuai dengan kemampuan mereka. Ini membantu mengurangi tingkat stres yang terkait dengan menghadapi ujian yang mungkin terlalu sulit. Hal tersebut mengingat bahwa UKBI adaptif menggunakan tingkat kesulitan pertanyaan seiring peningkatan kinerja peserta, UKBI adaptif dapat memberikan tantangan yang sesuai untuk mendorong peserta agar mencoba yang terbaik dan meningkatkan kemampuan bahasa mereka.

Tidak hanya sampai pada publikasi UKBI adaptif, Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melaksanakan kegiatan uji coba instrumen adaptif merdeka di seluruh balai atau kantor bahasa. Khusus untuk Balai Bahasa Sumatera Barat, kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 27—28 Juni 2023 di hotel ZHM Premiere Padang. Kegiatan ini pun diikuti oleh masyarakat dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berbeda. Tentunya, hal ini menandakan bahwa UKBI terus diupayakan berkembang dan selalu berevaluasi untuk selalu menjawab tantangan zaman.

Tags: #Roma Kyo Kae Saniro
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Perbandingan Naskah Malin Kundang karya Syafril dan Drama Korea The Good Bad Mother

Berita Sesudah

Puisi-puisi Yudi Muchtar dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Berita Terkait

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Membongkar Teror “The Doll Ghawiah” melalui Kajian Folklor

Minggu, 08/11/26 | 16:00 WIB

Oleh: Tri Sutrisman (Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Pernahkah kamu mendengar sebuah cerita menyeramkan yang konon...

Batu dan Zaman

Perempuan, Hasrat, dan Female Gaze dalam Budaya Populer

Minggu, 08/11/26 | 15:51 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Jagat media sosial belakangan diramaikan oleh potongan video...

Meneliti Tak Sekadar Mengembangkan, tapi Harus Menguji Efektivitas Inovasi Lebih Mendalam

Meneliti Tak Sekadar Mengembangkan, tapi Harus Menguji Efektivitas Inovasi Lebih Mendalam

Jumat, 06/11/26 | 10:51 WIB

Oleh: Nurjannah Mahasiswi Magister Pendidikan Fisika UNP Di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran abad ke-21, inovasi pendidikan terus bermunculan....

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

Minggu, 01/11/26 | 12:50 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Minggu, 01/11/26 | 12:42 WIB

Oleh: Tri Sutrisman (Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Bagaimana jika sebuah laboratorium yang seharusnya digunakan untuk menyelamatkan...

Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

Minggu, 01/11/26 | 12:26 WIB

Oleh: Rizky Amelya Furqan (Dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Matilah kau mati, kau akan lahir...

Berita Sesudah
Puisi-puisi Yudi Muchtar dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Puisi-puisi Yudi Muchtar dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Discussion about this post

POPULER

  • Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

    Membongkar Teror “The Doll Ghawiah” melalui Kajian Folklor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerpen “Senja di Hari Itu” Karya Elang Humaira Cipto dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Wacana Kritis Perang Kata-Kata Trump dan El Sayed

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isma Yatun Kembali Pimpin BPK, Rangkap Plt Anggota VI Usai Fathan Subchi Wafat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APHTN-HAN Sumbar Dorong Reformasi UU Pemilu, Empat Isu Strategis Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Realitas Kekuasaan Budaya Politik Elite di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026