Sabtu, 17/1/26 | 12:55 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KLINIK BAHASA

Memaknai Kata Privilege dalam Kasus Mario-David

Minggu, 26/2/23 | 11:06 WIB
Oleh: Elly Delfia (Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)

Satu minggu belakangan, dunia pemberitaan dan jagad maya dihebohkan oleh aksi kekerasan yang melibatkan dua anak muda di negeri ini, yaitu Mario Dandy Satriyo (20 tahun) dan Cristalino David Ozora (17). Kasus keduanya yang dipicu oleh pengaduan Agnes (15), teman perempuan Mario yang menyatakan bahwa ia mendapat perlakuan tidak baik dari David. Pengaduan itu memicu tindakan penganiayaan yang dilakukan Mario terhadap David hingga Mario ditetapkan sebagai tersangka dan David sempat koma serta dirawat intensif di rumah sakit.

Kasus ini mendapat banyak komentar di media sosial karena melibatkan anak-anak muda dengan privilege. Ada yang berkomentar, apa itu privilege? Privilege dalam bahasa Indonesia disebut dengan hak istimewa atau perlakuan khusus.  Kemudian, privilege dalam Kamus Mirriam-Webster didefinisikan sebagai a right or immunity granted as a peculiar benefit, advantage, or favor  or prerogative, especially  such a right or immunity attached specifically to a position or an office ‘hak atau kekebalan yang diberikan sebagai manfaat, keuntungan, atau bantuan khusus atau hak prerogatif, terutama hak atau kekebalan yang melekat secara khusus pada suatu posisi atau kantor.’

Nilai yang lebih tinggi atau posisi superior diberikan untuk orang-orang yang memiliki hak istimewa. Hak istimewa atau perlakuan khusus yang diterima seseorang karena beberapa hal, di antaranya keturunan, kekayaan, ketampanan, keahlian (skill), kekuasaan, jabatan, dan sebagainya. Dilansir dari Tempo.co (28/05/2021) dalam artikel berjudul “Cara Gunakan Privilege atau Hak Istimewa dengan Benar”, bentuk privilege ada bermacam-macam, tidak sedikit masyarakat yang menganggap fasilitas yang diberikan pada seseorang yang menerima privilege, di antaranya mendapat jaminan hidup yang lebih baik seperti keluarga mapan, memiliki akses pendidikan yang lebih baik, bahkan sampai ke luar negeri, mendapat jaminan kesehatan yang memadai, serta mendapat hak istimewa karena lahir dari keluarga kaya atau keluarga bangsawan. Berkaitan dengan keturunan, Antropolog Amerika, Ralph Linton menyatakan bahwa manusia terlahir dengan dua status yaitu, assigned status dan ascribed status. assigned status merupakan status yang dimiliki seseorang karena terlahir dari golongan tertentu, contohnya anak yang lahir dari golongan konglomerat, sedangkan ascribed status merupakan status manusia yang didapatkan melalui usaha sendiri tanpa ada hubungannya dengan keluarga (Andriyanto, 2021).

Anak-anak muda seperti Mario dan David merupakan anak-anak yang lahir dari keturunan dan golongan tertentu. Mario bisa dikatakan anak konglomerat karena aset ayahnya yang mencapai 56 miliar rupiah, sementara David dapat disebut sebagai anak yang memiliki hak istimewa karena ayahnya anggota organisasi GP Anshor organisasi yang berpengaruh di negeri ini. Mereka adalah anak-anak muda yang hidup dengan privilege dalam bentuk jaminan kemapanan dan status orang tua.  Mario anak mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dan David anak anggota Gerakan Pemuda (GP) Anshor, sebuah organisasi sayap Nahdatul Ulama (NU) yang cukup disegani di negeri ini. Jadilah kasus ini tidak hanya melibatkan anak-anak tersebut, tetapi juga melibatkan orang tua, bahkan dua kementerian besar di negara ini, yaitu Kementerian Keuangan yang membawahi Ditjen Pajak dan Kementerian Agama. Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati sampai melakukan “bersih-bersih” terkait dengan gaya hidup mewah para pegawai di kementeriannya sehingga ayah Mario yang semula pejabat pajak diberhentikan dari jabatannya. Lain lagi dengan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang juga Ketua GP Anshor. Ia menyebut David anaknya juga karena anak Pengurus GP Ansor.

BACAJUGA

Struktur Kalimat Peraturan Perundang-undangan

Problematika Penulisan Kata Majemuk

Minggu, 28/12/25 | 23:00 WIB
Struktur Kalimat Peraturan Perundang-undangan

Literasi Semiotika dan Hermeneutika untuk Bencana

Senin, 08/12/25 | 07:55 WIB

Perilaku anak-anak muda dengan privilage seharusnya dapat menjadi contoh dan teladan yang baik bagi anak-anak muda lain di negeri ini. Segalanya sudah ada pada diri mereka, fasilitas, uang, perlindungan, dan sebagainya dibandingkan dengan anak-anak muda lain yang hidup tanpa privilege. Akan tetapi, mereka malah memicu kemarahan masyarakat dan warganet di media sosial karena perilaku yang tidak pantas dan tidak sesuai dengan umur. Di warganet ada yang berkomentar, mereka seperti Sambo dan PC versi bocil dengan kehidupan privilege itu.

Tags: #Elly Delfia
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Komunikasi Persuasif dalam Child Grooming

Berita Sesudah

Pajak Jadian

Berita Terkait

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Minggu, 11/1/26 | 09:57 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Tiba-tiba warganet Indonesia heboh...

Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

Onde-Onde dan Klepon: Perbedaan Budaya, Perbedaan Nama

Minggu, 11/1/26 | 09:39 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Tidak...

Dari Sawah ke Timeline: Kisah Kata “Ani-ani” yang Berubah Arti

Dari Sawah ke Timeline: Kisah Kata “Ani-ani” yang Berubah Arti

Minggu, 04/1/26 | 21:16 WIB

Oleh: Arum Rindu Sekar Kasih (Mahasiswa Program Doktor Ilmu-Ilmu Humaniora Universitas Gadjah Mada)    Beberapa waktu lalu, publik dihebohkan dengan...

Struktur Kalimat Peraturan Perundang-undangan

Problematika Penulisan Kata Majemuk

Minggu, 28/12/25 | 23:00 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik Universitas Andalas) Kata majemuk atau kompositum sering menjadi problem dalam...

Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

Perbedaan Frasa “Sepatu Baru” dan “Sepatu yang Baru”

Minggu, 21/12/25 | 08:22 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing di Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Dari judul...

Serba-serbi Kritik Sosial Habis Lebaran

Penulisan Nama dalam Bahasa Asing

Minggu, 21/12/25 | 07:51 WIB

  Ria Febrina (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan Prodi S2 Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Suatu hari saya mendapat...

Berita Sesudah
Self Reward

Pajak Jadian

Discussion about this post

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Demokrasi Sehat: Undhari Gelar Kongres Mahasiswa 2025, Widya Ana Putri Pimpin DPM Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda Tunggakan Air PDAM Padang Naik Bertahap, Pelanggan Terancam Diputus Tanpa Pemberitahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Salurkan BSTT Pada Korban Kebakaran di Kelurahan Jati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024