Minggu, 01/11/26 | 19:26 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Pembelajaran Berdiferensiasi

Minggu, 27/11/22 | 07:00 WIB

Oleh: Lisa Sis Mona, S.Psi.
(Guru SMP Negeri 7 Sijunjung)

Standar Nasional Pendidikan Indonesia mengamanatkan bahwa Pendidikan haruslah merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia dan keterampilan yang diperlukan dirinya serta masyarakat.

Untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan tersebut, seorang guru harus membuat skenario pembelajaran serta membuat Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid, yaitu pembelajaran yang berdiferensiasi.

BACAJUGA

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

Minggu, 01/11/26 | 12:50 WIB
Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Minggu, 01/11/26 | 12:42 WIB

Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu murid. Menurut Tomlinson (1999:14), Pembelajaran Berdiferensiasi dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan murid terlebih dahulu sebelum pembelajaran itu dimulai. Tomlinson (2001) dalam bukunya mengkategorikan 3 aspek kebutuhan belajar murid, yaitu (1) kesiapan belajar, (2) minat murid, dan (3) profil belajar murid.

Sebelum memulai pembelajaran, seorang guru harus mengetahui kesiapan belajar muridnya terlebih dahulu. Untuk mengetahui hal tersebut, guru bisa melakukan asesmen berupa pertanyaan, melakukan tes diagnostik yang dapat mengungkap kesiapan belajar murid- muridnya. Guru juga  bisa  mengamati perilaku murid, bertanya kepada guru sebelumnya, atau berdialog dengan murid itu sendiri.

Seorang guru juga harus mengetahui minat murid yang nantinya akan mempengaruhi cara guru menyampaikan materi secara situasional sehingga dapat menimbulkan minat murid terhadap materi yang disampaikan oleh guru, walaupun sebenarnya murid tersebut tidak berminat terhadap materi tersebut.

Selanjutnya, seorang guru juga harus mengetahui  profil belajar murid, sebelum ia memulai pembelajaran. Profil belajar murid berkaitan dengan lingkungan temapat belajar, gaya belajar yang dimiliki oleh murid, pengaruh budaya terhadap murid serta kecerdasan majemuk yang dimiliki oleh murid. Hal ini akan mempengaruhi guru dalam mempersiapkan media pembelajaran. Pembelajaran yang berdiferensiasi haruslah memenuhi gaya belajar yang dimiliki oleh murid, bisa dalam bentuk audio, visua, maupun kinestetik.

Pembelajaran berdiferensiasi terdiri atas (1) diferensiasi konten, (2) diferensiasi proses, dan (3) diferensiasi produk. Diferensiasi konten adalah membedakan pengorganisasian terhadap materi yang disampaikan oleh guru sehingga kebutuhan gaya belajar murid di kelas tersebut dapat terpenuhi. Hal itu dapat dilakukan dengan mengemas materi dalam bentuk video, gambar- gambar, dan tidak monoton hanya berupa teks bacaan. Hal ini akan membuat murid lebih berminat memperhatihkan dan mengikuti pembelajaran yang diberikan.

Prosen Diferensiasi merupakan kegiatan pembelajaran yang lebih variatif, bisa dengan berkelompok, dan individu sehingga murid lebih tertarik mengikuti pembelajaran dan tidak ingin meninggalkan pembelajaran tersebut.

Selanjutnya, diferensiasi produk yang merupakan hasil dari kegiatan belajar yang telah dilakukan murid. Selama ini, seorang guru cenderung menyamakan produk seluruh muridnya tanpa mempertimbangkan minat, gaya belajar serta kecerdasan majemuk murid sehingga hasil belajar yang diberikan oleh guru tidak bisa menguntungkan bagi murid.

Pembelajaran berdifferensiasi memberikan kemerdekaan kepada murid untuk membuat pruduk sesuai dengan kegemarannya dengan ketentuan sesuai dengan materi yang telah diajarkan oleh guru di dalam kelas.
Penilaian dalam pembelajaran berdiferensiasi ini dilakukan diawal pembelajaran, pada proses pembelajaran tersebut berlangsung serta di akhir pembelajaran, biasa juga disebut dengan penilaian formatif dan penilaian sumatif.

Ketika pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan oleh seluruh guru di sekolah, merdeka belajar akan dirasakan oleh murid di sekolah sehingga pembejaran itu menjadi kegiatan yang menyenangkan dan tidak lagi membosankan bagi murid.

Tags: #Lisa Sis Mona
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Penggunaan Tanda Hubung (-) dan Tanda Pisah (—)

Berita Sesudah

Cerpen “Besok Sudah Tidak Ada Aku” Karya Afrizal Jasman dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Berita Terkait

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

Minggu, 01/11/26 | 12:50 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Minggu, 01/11/26 | 12:42 WIB

Oleh: Tri Sutrisman (Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Bagaimana jika sebuah laboratorium yang seharusnya digunakan untuk menyelamatkan...

Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

Minggu, 01/11/26 | 12:26 WIB

Oleh: Rizky Amelya Furqan (Dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Matilah kau mati, kau akan lahir...

Dari Sagu ke Pasar Digital: Peluang UMKM Lokal Menembus Batas

Dari Sagu ke Pasar Digital: Peluang UMKM Lokal Menembus Batas

Minggu, 25/10/26 | 20:14 WIB

Oleh: Maryatul Kuptiah (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi alam...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Peran Ibu Tunggal dalam Film “Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?”

Minggu, 25/10/26 | 18:30 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya dan Anggota Labor Penulisan Kreatif, Universitas Andalas) Ada film yang berakhir...

Ketika Cuaca Berubah, Hama Ikut Berubah

Ketika Cuaca Berubah, Hama Ikut Berubah

Minggu, 18/10/26 | 16:21 WIB

Oleh: Lili Herlina (Mahasiswa Prodi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Andalas) Ketika membicarakan masalah pertanian, perhatian sering kali tertuju pada...

Berita Sesudah
Cerpen “Besok Sudah Tidak Ada Aku” Karya Afrizal Jasman dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Cerpen "Besok Sudah Tidak Ada Aku" Karya Afrizal Jasman dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Discussion about this post

POPULER

  • Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

    Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Annisa Percepat Pembangunan Asam Jujuhan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026