Minggu, 05/7/26 | 05:17 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Pembelajaran Berdiferensiasi

Minggu, 27/11/22 | 07:00 WIB

Oleh: Lisa Sis Mona, S.Psi.
(Guru SMP Negeri 7 Sijunjung)

Standar Nasional Pendidikan Indonesia mengamanatkan bahwa Pendidikan haruslah merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia dan keterampilan yang diperlukan dirinya serta masyarakat.

Untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan tersebut, seorang guru harus membuat skenario pembelajaran serta membuat Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid, yaitu pembelajaran yang berdiferensiasi.

BACAJUGA

Puisi-puisi M. Subarkah

Salindia atau PPT? Potret Sikap Bahasa Generasi Digital

Senin, 29/6/26 | 21:20 WIB
Batu dan Zaman

Peran Podcast dalam Produksi Bahasa

Senin, 29/6/26 | 21:06 WIB

Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu murid. Menurut Tomlinson (1999:14), Pembelajaran Berdiferensiasi dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan murid terlebih dahulu sebelum pembelajaran itu dimulai. Tomlinson (2001) dalam bukunya mengkategorikan 3 aspek kebutuhan belajar murid, yaitu (1) kesiapan belajar, (2) minat murid, dan (3) profil belajar murid.

Sebelum memulai pembelajaran, seorang guru harus mengetahui kesiapan belajar muridnya terlebih dahulu. Untuk mengetahui hal tersebut, guru bisa melakukan asesmen berupa pertanyaan, melakukan tes diagnostik yang dapat mengungkap kesiapan belajar murid- muridnya. Guru juga  bisa  mengamati perilaku murid, bertanya kepada guru sebelumnya, atau berdialog dengan murid itu sendiri.

Seorang guru juga harus mengetahui minat murid yang nantinya akan mempengaruhi cara guru menyampaikan materi secara situasional sehingga dapat menimbulkan minat murid terhadap materi yang disampaikan oleh guru, walaupun sebenarnya murid tersebut tidak berminat terhadap materi tersebut.

Selanjutnya, seorang guru juga harus mengetahui  profil belajar murid, sebelum ia memulai pembelajaran. Profil belajar murid berkaitan dengan lingkungan temapat belajar, gaya belajar yang dimiliki oleh murid, pengaruh budaya terhadap murid serta kecerdasan majemuk yang dimiliki oleh murid. Hal ini akan mempengaruhi guru dalam mempersiapkan media pembelajaran. Pembelajaran yang berdiferensiasi haruslah memenuhi gaya belajar yang dimiliki oleh murid, bisa dalam bentuk audio, visua, maupun kinestetik.

Pembelajaran berdiferensiasi terdiri atas (1) diferensiasi konten, (2) diferensiasi proses, dan (3) diferensiasi produk. Diferensiasi konten adalah membedakan pengorganisasian terhadap materi yang disampaikan oleh guru sehingga kebutuhan gaya belajar murid di kelas tersebut dapat terpenuhi. Hal itu dapat dilakukan dengan mengemas materi dalam bentuk video, gambar- gambar, dan tidak monoton hanya berupa teks bacaan. Hal ini akan membuat murid lebih berminat memperhatihkan dan mengikuti pembelajaran yang diberikan.

Prosen Diferensiasi merupakan kegiatan pembelajaran yang lebih variatif, bisa dengan berkelompok, dan individu sehingga murid lebih tertarik mengikuti pembelajaran dan tidak ingin meninggalkan pembelajaran tersebut.

Selanjutnya, diferensiasi produk yang merupakan hasil dari kegiatan belajar yang telah dilakukan murid. Selama ini, seorang guru cenderung menyamakan produk seluruh muridnya tanpa mempertimbangkan minat, gaya belajar serta kecerdasan majemuk murid sehingga hasil belajar yang diberikan oleh guru tidak bisa menguntungkan bagi murid.

Pembelajaran berdifferensiasi memberikan kemerdekaan kepada murid untuk membuat pruduk sesuai dengan kegemarannya dengan ketentuan sesuai dengan materi yang telah diajarkan oleh guru di dalam kelas.
Penilaian dalam pembelajaran berdiferensiasi ini dilakukan diawal pembelajaran, pada proses pembelajaran tersebut berlangsung serta di akhir pembelajaran, biasa juga disebut dengan penilaian formatif dan penilaian sumatif.

Ketika pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan oleh seluruh guru di sekolah, merdeka belajar akan dirasakan oleh murid di sekolah sehingga pembejaran itu menjadi kegiatan yang menyenangkan dan tidak lagi membosankan bagi murid.

Tags: #Lisa Sis Mona
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Penggunaan Tanda Hubung (-) dan Tanda Pisah (—)

Berita Sesudah

Cerpen “Besok Sudah Tidak Ada Aku” Karya Afrizal Jasman dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Berita Terkait

Puisi-puisi M. Subarkah

Salindia atau PPT? Potret Sikap Bahasa Generasi Digital

Senin, 29/6/26 | 21:20 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Prodi S2 Linguistik FIB Universitas Andalas)   “Besok presentasi pakai PPT, ya.” Kalimat tersebut hampir setiap...

Batu dan Zaman

Peran Podcast dalam Produksi Bahasa

Senin, 29/6/26 | 21:06 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Ada pengalaman yang menyenangkan setiap kali mengikuti episode...

Kreativitas Berbahasa yang Anomali

Kreativitas Berbahasa yang Anomali

Senin, 29/6/26 | 13:05 WIB

Oleh: Alex Darmawan (Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)   Di zaman milenial sekarang ini, kreativitas adalah hal yang sangat...

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Minggu, 21/6/26 | 14:59 WIB

Oleh: Puty Mahira Zahrani (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Andalas)   Hidup di abad ke-21 rasanya...

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

Minggu, 21/6/26 | 14:42 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif FIB Universitas Andalas)           "Kata yang...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

Minggu, 21/6/26 | 14:31 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Di era digital, menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan tidak pernah semudah...

Berita Sesudah
Cerpen “Besok Sudah Tidak Ada Aku” Karya Afrizal Jasman dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Cerpen "Besok Sudah Tidak Ada Aku" Karya Afrizal Jasman dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Discussion about this post

POPULER

  • Ketua DPRD Kota Padang Muharlion saat menerima laporan penyampaian Ranperda APBD perubahan tahun anggaran 2026

    Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Pimpin Sidang Paripurna Ranperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Sambut Kunjungan Bekas Timbalan Menteri Kesihatan I Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Angkat Budaya Piaman Lewat Film Dokumenter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bawa Sabu, Buruh Harian Ditangkap Polisi di Padang Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Desak Pemprov Sumbar dan Pertamina Atasi Antrean Panjang di SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026