Sabtu, 07/3/26 | 04:30 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KLINIK BAHASA

Perbedaan Kopula Adalah, Merupakan dan Partikel Ialah, Yakni, Yaitu

Minggu, 20/9/20 | 06:00 WIB
Oleh : Elly Delfia
Dosen Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas

Beberapa kata memiliki kesamaan arti atau bersinonim dalam bahasa Indonesia. Kata-kata yang memiliki kesamaan arti sulit dibedakan penggunaannya dalam kalimat. Kata-kata tersebut, di antaranya kata adalah, merupakan, ialah, yakni, dan yaitu. Kata-kata ini seringkali dianggap sama dan dianggap bisa saling menggantikan atau saling bersubstitusi. Padahal sesunggguhnya, kata adalah, merupakan, ialah, yakni, dan yaitu memiliki perbedaan antara satu dan yang lainnya. Agar tidak bingung dan tidak keliru dalam penggunaannya, mari kita lihat perbedaan masing-masingnya.

Kata adalah dan merupakan disebut dengan kata kerja kopula. Kata kerja kopula dapat diartikan sebagai kata kerja yang berfungsi memberikan definisi atau pengertian. Kridalaksana (2008;136) dalam Kamus Linguistik mendefinisikan kopula (copulative verb atau linking verb) sebagai kata kerja atau verba yang menghubungkan subjek dengan komplemen dalam kalimat, misalnya dalam bahasa Inggris, be (am, is, are), seem, dan become. Kopula banyak digunakan dalam bahasa-bahasa Indo-Eropa, seperti bahasa Inggris dan juga dalam bahasa Indonesia tentunya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI (2008:7), kata adalah termasuk golongan kata kerja dengan label kelas kata v atau verba dengan pengertian sebagai berikut:1.Identik dengan: “Pancasila adalah falsafah bangsa Indonesia.”, 2.Sama maknanya dengan, contohnya: “Desember adalah bulan kedua belas.”, 3.Termasuk dalam kelompok atau golongan, contohnya:“Saya adalah pengagum Ki Hajar Dewantara.” Kopula adalah digunakan untuk definisi atau pengertian yang bersifat fakta atau mutlak. Posisi kata yang diberi arti dan pengertiannya dapat saling dipertukarkan, contohnya: 1) “Ibu kota Provinsi Sumatra Barat adalah Padang.” dan “Padang adalah ibu kota Provinsi Sumatra Barat.”, 2) “Orang tua perempuan adalah ibu.” dan “Ibu adalah orang tua perempuan.”, 3)“Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila” dan “Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.”

Lalu, kata merupakan dalam KBBI (2008:1193) termasuk dalam label kelas kata kerja atau v (verba). Kata merupakan memiliki tiga arti dalam KBBI, yaitu: 1.Memberi rupa, membentuk, menjadikan supaya berupa, contohnya: “Formasi barisan itu merupakan lambang PON.”, 2.Adalah, contohnya: “Kata merupakan bagian terkecil dari bahasa.”, 3.Menjadi, contohnya:”Minyak bumi merupakan hasil ekspor yang terpenting bagi negara kita.”

BACAJUGA

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB
Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Selasa, 20/1/26 | 07:09 WIB

Perbedaan kata adalah dengan kata merupakan adalah sebagai berikut: 1) Kata adalah menjelaskan pengertian mutlak, sedangkan kata merupakan menjelaskan pengertian yang bisa mengacu pada satu pengertian atau lebih yang bersifat tidak mutlak. 2) Kata adalah merupakan “kata dasar” yang ditemukan dalam entri urutan abjad A dalam KBBI, sedangkan kata merupakan adalah “kata atau bentuk turunan” dari kata dasar rupa yang bergabung dengan afiks me-kan sehingga menjadi merupakan. Kata ini ditemukan dalam entri abjad R dan tidak ditemukan dalam entri abjad M dalam KBBI.

Selanjutnya, kata ialah termasuk kelas kata p atau partikel yang berfungsi sebagai penghubung antara dua penggal kalimat yang menegaskan perincian atau penjelasan atas penggal yang pertama (KBBI, 2008:515), contohnya: 1) “Yang perlu dilakukan sekarang ialah membawa korban ke rumah sakit.”, 2) “Tugas kamu ialah menjaga ayah.” Selain itu, kata ialah juga berfungsi memberikan pengertian atau definisi yang menunjukkan arti sebab-akibat (Lektur.id), contohnya: 1) “Siapa yang menanam ialah yang menunai.”,  2) “Siapa yang berkotek ialah yang bertelur.”

Kemudian, kata yakni dan yaitu. Kedua kata ini bersinonim dan bukan termasuk kopula, melainkan termasuk ke dalam partikel yang berfungsi sebagai penghubung yang menjelaskan rincian atau pengurai atau keterangan pada salah satu unsur kalimat, contohnya: 1) “Keluarga kami berjumlah lima orang, yaitu ayah, ibu, adik, kakak, dan adik sepupu.”, 2) “Presiden berkunjung ke Padang dengan ditemani lima orang menteri, yakni menteri sekretaris negara, menteri kesehatan, menteri komunikasi dan informasi, menteri, perhubungan, dan menteri pendidikan.”

Perbedaan kopula dan partikel dapat dilihat dari fungsinya secara sintaksis atau dari fungsinya dalam tataran kalimat. Kopula adalah dan merupakan bisa mengisi fungsi predikat (P) dalam sebuah kalimat, sedangkan partikel yakni dan yaitu tidak bisa mengisi fungsi predikat (P) dalam kalimat. Dengan kata lain, partikel yakni dan yaitu berfungsi sebagai keterangan yang menerangkan salah satu unsur kalimat, seperti menerangkan  subjek (S), predikat (P), objek (O) atau pelengkap (Pel.).

Partikel ialah sedikit berbeda dengan kopula adalah, merupakan dan partikel yakni, yaitu. Partikel ialah bisa menduduki fungsi predikat dalam kalimat, seperti halnya kopula adalah dan merupakan, tetapi dari segi jenis kelas kata ia bukan kata kerja kopula, tapi termasuk ke dalam golongan partikel sama halnya dengan kata yakni dan yaitu.

Demikian penjelasan tentang kopula adalah, merupakan dan partikel ialah, yakni, dan yaitu dalam bahasa Indonesia. Semoga kita bisa menggunakannya dengan benar dalam kalimat.

Tags: #Elly DelfiaKilinik Bahasa
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Penggunaan Kata Ganti –nya yang Tidak Tepat

Berita Sesudah

Penulisan Kata Depan di, ke, pada, dan kepada

Berita Terkait

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Minggu, 01/3/26 | 14:29 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Di laman Klinik...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Beberapa minggu terakhir dunia digital dihebohkan oleh...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

KBBI dan Kuasa Badan Bahasa

Minggu, 15/2/26 | 16:59 WIB

Oleh: Ria Febrina (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik Universitas Andalas) Setelah kapitil, masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan definisi...

Aspek Fonologis dan Keformalan Bahasa

Bon atau Bien? Dua Kata yang Sering Tertukar, tetapi Tidak Pernah Sama

Minggu, 01/2/26 | 14:54 WIB

Oleh: Nani Kusrini (Dosen Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Lampung)   Bon dan bien adalah dua kosakata dalam bahasa Prancis yang...

Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

Berbagai Istilah Tempat Perbelanjaan dalam Bahasa Indonesia

Minggu, 25/1/26 | 17:00 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Berbelanja merupakan...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Selasa, 20/1/26 | 07:09 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Suatu sore, adik perempuan saya mendatangi saya dan berkata “Uni sudah...

Berita Sesudah

Penulisan Kata Depan di, ke, pada, dan kepada

Discussion about this post

POPULER

  • Kecelakaan di Jalan Lintas Lama Sumbar, Pengendara Motor Meninggal

    Kecelakaan di Jalan Lintas Lama Sumbar, Pengendara Motor Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPASN Perkuat Pemecatan ASN Dharmasraya Anike Maulana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Minum Air Hangat atau Dingin di Pagi Hari? Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Genjot PAD, Dharmasraya Sosialisasikan Pajak Air Permukaan dan Air Tanah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Dharmasraya, Kerugian Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Dharmasraya Ungkap Sejumlah Kasus dalam Operasi Pekat Singgalang 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024