![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_49952.jpg)
Menurut Firdaus, operasi kepolisian tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa ketertiban berlalu lintas bukan sekadar kewajiban untuk menghindari sanksi, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan di jalan raya.
“Keselamatan harus menjadi prioritas setiap kali berkendara. Kami mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.
Anggota DPRD Sumbar itu juga menilai, kepatuhan berlalu lintas perlu dibangun melalui kesadaran masyarakat, bukan semata-mata karena adanya razia atau penindakan oleh kepolisian. Karena itu, edukasi dan sosialisasi harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum agar tercipta budaya berkendara yang tertib dan bertanggung jawab.
Firdaus juga mengingatkan pengendara agar tidak mengabaikan faktor keselamatan demi mengejar waktu. Mengendarai kendaraan dengan kecepatan berlebihan, menerobos lampu lalu lintas, menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta tidak menggunakan helm berstandar keselamatan merupakan perilaku yang berisiko memicu kecelakaan.
Menurut dia, setiap pengguna jalan memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan bersama. Kelalaian seorang pengendara tidak hanya mengancam dirinya sendiri, tetapi juga dapat merugikan orang lain yang menggunakan jalan yang sama.
“Jangan sampai karena ingin cepat sampai tujuan, kita mengabaikan keselamatan. Lebih baik terlambat sedikit daripada harus menghadapi risiko kecelakaan yang bisa berdampak panjang bagi diri sendiri dan keluarga,” katanya.
Ia berharap Operasi Patuh Singgalang 2026 dapat meningkatkan disiplin masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Sumatera Barat.
Firdaus juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung upaya kepolisian menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Dukungan tersebut, menurut dia, dapat diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan serta kesediaan mengingatkan sesama pengguna jalan agar berkendara secara bertanggung jawab.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan kepentingan kita bersama. Mari jadikan kepatuhan sebagai kebiasaan, bukan hanya ketika ada operasi kepolisian,” ujarnya.(yrp)
![Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/10/FB_IMG_17929233426782-120x86.jpg)

![Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/10/FB_IMG_17929233426782-350x250.jpg)

![Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi.[foto:net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/10/anggota-vi-bpk-ri-fathan-subchi-dok-situs-resmi-bpk-ri-1792909744024_43-350x250.webp)




