Minggu, 25/10/26 | 08:54 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Mahyeldi Dorong Pembangunan Rendah Karbon di Sumbar

Rabu, 14/10/26 | 22:11 WIB

Jakarta, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menghadapi tantangan untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Di tengah tuntutan pembangunan berkelanjutan, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mulai memperkuat pemahaman mengenai Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai salah satu instrumen untuk menghubungkan upaya pengurangan emisi dengan peluang pembiayaan pembangunan daerah.

Mahyeldi menghadiri Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Kepala Daerah dalam Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon dan Pembangunan Rendah Karbon Berketahanan Iklim yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) di Jakarta, Selasa (13/10). Ia didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Kuartini Deti Putri.

Kegiatan tersebut diikuti 124 pimpinan daerah dari wilayah Sumatera dan Jawa. Forum ini membahas penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam mengintegrasikan kebijakan pengendalian perubahan iklim, pengurangan emisi gas rumah kaca, dan pembangunan berkelanjutan ke dalam perencanaan pembangunan.

Bagi Sumbar, agenda ini menjadi relevan karena pengelolaan sumber daya alam perlu berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tantangannya bukan hanya menjaga lingkungan, melainkan juga memastikan kebijakan pembangunan rendah karbon dapat diterjemahkan menjadi program konkret di daerah.

BACAJUGA

Menaker Yassierli Jadi Keynote Speech di Acara Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP, Ini Pesannya

Menaker Yassierli Jadi Keynote Speech di Acara Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP, Ini Pesannya

Sabtu, 24/10/26 | 18:05 WIB
Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

Sabtu, 24/10/26 | 12:39 WIB

Mahyeldi mengatakan pembangunan tidak semestinya hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.

“Pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan langkah konkret agar kebijakan pembangunan rendah karbon dapat diterapkan secara efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Menurut dia, Sumbar memiliki potensi sumber daya alam yang harus dikelola secara bijak. Penguatan kebijakan lingkungan dan pembangunan rendah karbon diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem bagi generasi mendatang.

Namun, penerapan kebijakan tersebut membutuhkan lebih dari sekadar komitmen. Pemerintah daerah perlu menyiapkan program yang terukur, mekanisme pencatatan penurunan emisi, serta tata kelola yang memungkinkan upaya pelestarian lingkungan memperoleh dukungan pembiayaan.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, menegaskan kerja sama pemerintah pusat dan daerah merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon. Ia berharap manfaat ekonomi dan ekologis dari kebijakan tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Jumhur menyatakan pemerintah pusat terbuka untuk terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar penerapan instrumen ekonomi karbon sesuai dengan potensi dan kebutuhan setiap wilayah.

Sementara itu, Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH/BPLH, Ary Sudijanto, menekankan bahwa Nilai Ekonomi Karbon harus bertumpu pada aksi nyata penurunan emisi gas rumah kaca.

Menurut dia, nilai ekonomi karbon bukan tujuan yang berdiri sendiri, melainkan hasil dari upaya bersama dalam mengurangi emisi dan memenuhi komitmen penanganan perubahan iklim.

Dalam bimbingan teknis tersebut, pemerintah daerah memperoleh materi mengenai target Nationally Determined Contribution (NDC), kebijakan Zero Waste Zero Emission (ZWZE), serta tata kelola perdagangan karbon, khususnya pada sektor limbah.

Peserta juga mendapat penguatan pemahaman mengenai pencatatan melalui Sistem Registri Nasional (SRN) dan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK), sertifikasi penurunan emisi, serta peluang pembiayaan iklim untuk mendukung program pembangunan rendah karbon.(yrp)

Tags: Adpsbrendah karbon
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPK Dharmasraya Gelar Bimtek Pemantapan Penggunaan Aplikasi SRIKANDI

Berita Sesudah

Firdaus Instruksikan Kader PKB Cepat Tanggap Bantu Tangani Kabut Asap di Sumbar

Berita Terkait

Menaker Yassierli Jadi Keynote Speech di Acara Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP, Ini Pesannya

Menaker Yassierli Jadi Keynote Speech di Acara Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP, Ini Pesannya

Sabtu, 24/10/26 | 18:05 WIB

PADANG, Scientia.id - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Republik Indonesia menjadi keynote speech dalam kegiatan Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP Lintas...

Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

Sabtu, 24/10/26 | 12:39 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Pencarian selama tiga hari terhadap Muhammad Helmi, balita berusia sekitar dua tahun yang dilaporkan hilang di...

Rumah Singgah Sahabat Donizar, Menjaga Harapan Warga Perantauan di Padang

Rumah Singgah Sahabat Donizar, Menjaga Harapan Warga Perantauan di Padang

Sabtu, 24/10/26 | 12:04 WIB

Padang, Scientia — Bagi warga yang datang ke Kota Padang untuk berobat, mengikuti seleksi TNI-Polri, melanjutkan pendidikan, atau bertanding olahraga,...

Road Show ke Fakultas, Ketum DPP ILUNI UNP Ajak Alumni Berjejaring dan Saling Dukung Sesama Alumni

Road Show ke Fakultas, Ketum DPP ILUNI UNP Ajak Alumni Berjejaring dan Saling Dukung Sesama Alumni

Sabtu, 24/10/26 | 08:02 WIB

PADANG, Scientia.id - Ketua Umum DPP Iluni UNP, Drs. Nadirman, MM, didampingi Ketua Panpel Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP Lintas...

Jelang Kongres XX IPPNU, Ketum PP IPPNU Sumbar Tri Ramadhani Siap Maju Caketum PP

Jelang Kongres XX IPPNU, Ketum PP IPPNU Sumbar Tri Ramadhani Siap Maju Caketum PP

Jumat, 23/10/26 | 17:15 WIB

Padang, Scientia.id — Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Sumatera Barat, Tri Ramadhani, menyatakan kesiapannya untuk...

Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

Jumat, 23/10/26 | 08:40 WIB

PADANG, Scientia.id – Pemerintah Kota Padang mengapresiasi kontribusi alumni IKIP Padang/Universitas Negeri Padang (UNP) terhadap perkembangan kota, terutama di bidang...

Berita Sesudah
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto:ist]

Firdaus Instruksikan Kader PKB Cepat Tanggap Bantu Tangani Kabut Asap di Sumbar

POPULER

  • Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

    Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Road Show ke Fakultas, Ketum DPP ILUNI UNP Ajak Alumni Berjejaring dan Saling Dukung Sesama Alumni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Kongres XX IPPNU, Ketum PP IPPNU Sumbar Tri Ramadhani Siap Maju Caketum PP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa 5.000 Hektare Tanah Ulayat di Dharmasraya Digugat, Penggugat Tuntut Ganti Rugi Rp1,3 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Timbun dan Jual Kembali Solar Subsidi, Dua Pria di Sijunjung Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026