Selasa, 01/9/26 | 18:15 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Cerint Iralloza: Dana Desa Jangan Hanya Habis, Harus Terlihat Manfaatnya

Rabu, 19/8/26 | 23:05 WIB

Limaphluh Kota, Scientia — Anggota DPD RI Cerint Iralloza Tasya mengingatkan pemerintah desa agar tidak menjadikan serapan anggaran dan kelengkapan administrasi sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan pengelolaan dana desa.

Menurut dia, pengawasan dana desa harus bergeser dari sekadar mencari kesalahan administratif menjadi upaya memastikan setiap rupiah anggaran menghasilkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Cerint saat memberikan materi mengenai evaluasi dan pengawasan dana desa dalam kegiatan di BPKP Kabupaten 50 Kota, Rabu, (19/8).

Cerint mengatakan dana desa memiliki tanggung jawab besar karena anggaran yang dikelola pemerintah desa pada akhirnya berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACAJUGA

Sidang paripurna DPRD kota Padang dihadiri seluruh Anggota DPRD Kota Padang

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Tutup Masa Sidang III dan Buka Masa Sidang I 2026

Selasa, 01/9/26 | 14:03 WIB
Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

Selasa, 01/9/26 | 13:52 WIB

“Yang harus dilihat bukan hanya berapa anggaran yang masuk dan berapa yang terserap. Yang lebih penting, apa manfaatnya bagi masyarakat,” kata Cerint dalam pemaparannya.

Ia menilai masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara utuh penggunaan dana desa. Tidak hanya nominal anggaran, tetapi juga program yang dibiayai, proses pelaksanaannya, penerima manfaat hingga perubahan yang dihasilkan setelah anggaran tersebut digunakan.

Menurut Cerint, transparansi dalam pengelolaan dana desa bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif. Keterbukaan merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

Karena itu, pengawasan seharusnya tidak menunggu persoalan muncul setelah anggaran dibelanjakan. Pengawasan perlu dilakukan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban.

“Pengawasan harus mampu mencegah kesalahan, bukan hanya menemukan kesalahan setelah semuanya terjadi,” ujarnya.

Cerint juga menyoroti pentingnya membedakan antara keberhasilan administratif dan keberhasilan pembangunan. Sebuah program bisa saja memiliki dokumen lengkap dan tingkat serapan anggaran tinggi, tetapi belum tentu menjawab persoalan masyarakat.

Ia mencontohkan pembangunan atau program desa semestinya diuji dengan pertanyaan sederhana: apakah benar dibutuhkan warga, apakah tepat sasaran, dan apakah memberikan perubahan setelah dilaksanakan.

Dengan ukuran tersebut, keberhasilan dana desa tidak semata-mata ditentukan oleh seberapa besar anggaran yang berhasil dibelanjakan.

Menurut Cerint, indikator yang lebih substansial adalah dampak program terhadap kehidupan masyarakat, seperti peningkatan pelayanan publik, terbukanya kesempatan ekonomi, membaiknya kondisi lingkungan maupun meningkatnya kualitas kehidupan warga.

Pandangan tersebut, kata dia, penting karena desa merupakan salah satu ujung tombak pembangunan. Anggaran yang dikelola di tingkat desa bersentuhan langsung dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Jika tata kelolanya baik, warga dapat melihat dengan jelas hubungan antara anggaran pemerintah dan manfaat yang mereka terima.

Sebaliknya, jika pengelolaan hanya berorientasi pada penyerapan dan kelengkapan dokumen, anggaran berisiko kehilangan tujuan utamanya sebagai instrumen pembangunan masyarakat.

Cerint karena itu mendorong BPKP, pemerintah daerah, pemerintah desa dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengawasan untuk memperkuat pendekatan pencegahan dan pendampingan.

Menurut dia, pengawasan tidak semestinya membuat pemerintah desa takut mengambil keputusan. Justru, pengawasan yang baik harus membantu aparatur desa bekerja lebih tertib, transparan dan tepat sasaran.

“Pengawasan harus menjadi bagian dari solusi. Pemerintah desa perlu didampingi agar mampu mengelola anggaran secara benar, bukan hanya diperiksa ketika terjadi masalah,” katanya.

Ia berharap pola pengawasan dana desa ke depan semakin berorientasi pada hasil. Dengan demikian, pertanggungjawaban anggaran tidak berhenti pada laporan dan dokumen, tetapi dapat dibuktikan melalui pembangunan yang nyata.(yrp)

Tags: BPKPCerint Iralloza TasyaDana Desa
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bupati Solok Ekspose Kesiapan Penerapan Manajemen Talenta ASN di BKN RI

Berita Sesudah

Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

Berita Terkait

Sidang paripurna DPRD kota Padang dihadiri seluruh Anggota DPRD Kota Padang

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Tutup Masa Sidang III dan Buka Masa Sidang I 2026

Selasa, 01/9/26 | 14:03 WIB

Sidang paripurna berlangsung tenang dan dihadiri para undangan Padang, Scientia------ DPRD Kota Padang mengelar Sidang  Paripurna Tutup Masa Sidang III...

Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

Selasa, 01/9/26 | 13:52 WIB

Padang, Scientia — Konstelasi fraksi di DPRD Kota Padang berubah. Fraksi gabungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Ummat resmi...

Nama PMII Dicatut untuk Bacalon KNPI Pasaman, PKC Sumbar Tegaskan Tak Pernah Beri Rekomendasi

Nama PMII Dicatut untuk Bacalon KNPI Pasaman, PKC Sumbar Tegaskan Tak Pernah Beri Rekomendasi

Selasa, 01/9/26 | 12:50 WIB

Padang, Scientia.id - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Barat angkat bicara terkait beredarnya surat yang...

Ketua PKC PMII Sumatera Barat, M. Yusur Rahman.[foto: ist]

Ketua PKC: Rekomendasi PMII pada Musda KNPI Pasaman Tidak Legal

Selasa, 01/9/26 | 12:22 WIB

Ketua PKC PMII Sumatera Barat, M. Yusur Rahman.Padang, Scientia — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera...

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi Terhadap KUA dan PPAS TA 2027

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi Terhadap KUA dan PPAS TA 2027

Selasa, 01/9/26 | 10:43 WIB

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion saat menerima laporan pandangan fraksi dari Anggota DPRD Kota Padang Padang, Scientia------ DPRD Kota Padang...

DPRD Kota Padang mengelar Sidang  Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap, Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,  di Gedung DPRD Kota Padang, , Senin (31/8).

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

Selasa, 01/9/26 | 10:11 WIB

DPRD Kota Padang mengelar Sidang  Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap, Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,  di Gedung DPRD...

Berita Sesudah
Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

POPULER

  • Ketua PKC PMII Sumatera Barat, M. Yusur Rahman.[foto: ist]

    Ketua PKC: Rekomendasi PMII pada Musda KNPI Pasaman Tidak Legal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026