
Padang, Scientia—- Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan bantuan kepada sejumlah kelompok usaha di sektor perikanan dan pangan yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025 lalu.
Fadly Amran menyampaikan, rangkaian peringatan HJK digunakan untuk menjadi ajang charity, yang hasilnya diserahkan seluruhnya kepada masyarakat terdampak banjir.
Fadly Amran menyebutkan, bantuan di bidang perikanan dan pangan yang diberikan Pemerintah Kota Padang ini sebesar Rp8 miliar.
Bantuan tersebut merupakan, bagian dari upaya rehabilitasi pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 2025 lalu.
Fadly Amran mengapresiasi, Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang yang telah menyiapkan berbagai bantuan bagi pelaku usaha di sektor perikanan dan pangan.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program unggulan Padang Melayani.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi merincikan, bantuan yang disalurkan diberikan dalam berbagai sektor, termasuk untuk mendukung aktivitas nelayan dan usaha kelautan.
Pada bidang perikanan tangkap, Pemko Padang menyalurkan 19 unit perahu fiber, 724 set jaring monofilamen, dan 19 unit mesin tempel 15 PK.
Sementara itu, pada bidang perikanan budidaya, bantuan yang diberikan berupa 30 ekor calon induk lele dan 800 kilogram pakan ikan.
Untuk mendukung pengolahan hasil perikanan, diserahkan pula 4 unit chest freezer, 1 unit vacuum sealer, 1 unit kompor gas, dan 1 unit kuali besar.
Di bidang konsumsi dan keamanan pangan, bantuan diberikan dalam dua bentuk.
Pertama, berupa sarana Kebun Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang terdiri dari tanah humus, pupuk kompos, polybag, serta aneka benih sayuran seperti bayam, cabai, tomat, kangkung, dan lainnya.
Kedua, berupa bantuan alat pengolahan pangan seperti blender, mesin press baglog, freezer box, kulkas dua pintu, dan mesin press sealer.
“Banyak masyarakat yang terdampak bencana. Sehingga moment HJK-357 ini juga kami gunakan untuk penggalangan amal bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Fadly Amran.
“Pada Jumat lalu kami juga telah menyalurkan bantuan langsung tunai kepada masyarakat yang terdampak banjir pada 3 Agustus 2026 sebesar Rp540 juta, kepada 270 rumah yang terdampak bencana banjir dan cuaca ekstrem di Kota Padang,” ucapnya.
“Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu proses pemulihan dan menggerakkan kembali perekonomian keluarga para penerima bantuan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi recovery perekonomian keluarga Bapak dan Ibu semua,” harapnya.
“Bantuan sebesar Rp8 miliar tersebut bersumber dari APBD Kota Padang sebesar Rp3,1 miliar dan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp4,9 miliar. Kita juga sedang proses pendistribusian bantuan pangan berupa beras untuk 17.218 jiwa, dengan total 36,2 ton kepada warga yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem pada 3 Agustus 2026 lalu, dan bantuan kepada pembudidaya ikan dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang turut terdampak,” kata Alfiadi. (Ade)









