Senin, 16/3/26 | 14:23 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

PT TKA Ditarget Realisasikan Plasma 20 Persen dalam Sepekan

Rabu, 28/1/26 | 13:05 WIB
Sawit
Sawit (Foto: ist)

Dharmasraya, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memfasilitasi penyelesaian konflik antara masyarakat adat Nagari Alahan Nan Tigo dan Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan, dengan PT Tidar Kerinci Agung (TKA). Pertemuan tersebut digelar di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Selasa (27/1/2026).

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Kementerian ATR/BPN, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, perwakilan masyarakat Nagari Alahan Nan Tigo dan Lubuk Besar, serta manajemen PT Tidar Kerinci Agung.

Dalam pertemuan tersebut, para pihak menyepakati implementasi kebun plasma sebesar 20 persen yang harus direalisasikan oleh PT TKA paling lambat dalam waktu satu minggu, yakni hingga 3 Februari 2026. Apabila kesepakatan tersebut tidak terlaksana, maka penyelesaian akan diserahkan sepenuhnya kepada Kementerian ATR/BPN, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani oleh seluruh pihak yang hadir.

BACAJUGA

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus Ingatkan Perantau Utamakan Keselamatan Saat Mudik ke Sumbar

Senin, 16/3/26 | 02:17 WIB
Firdaus: Kerusakan Lingkungan Bisa Picu Bencana dan Turunkan Kesejahteraan

Firdaus: Kerusakan Lingkungan Bisa Picu Bencana dan Turunkan Kesejahteraan

Minggu, 15/3/26 | 23:45 WIB

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang turun langsung memfasilitasi penyelesaian konflik tersebut.

“Alhamdulillah saya mengapresiasi kepada pemerintah pusat yang hadir pada hari ini melalui Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Dirjen Wilayah I Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Kementerian ATR/BPN, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah memfasilitasi langsung pertemuan ini di Padang, serta semua pihak yang hadir,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat merupakan bukti nyata kepedulian negara terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Yang perlu kita dorong adalah adanya solusi konkret terhadap konflik antara perusahaan dan masyarakat. Jika dibiarkan berlarut-larut, tentu kita khawatir akan menimbulkan situasi yang tidak kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum masyarakat adat Nagari Alahan Nan Tigo dan Lubuk Besar, Yanri, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat atas perhatian dan fasilitasi yang telah diberikan.

“Mulai dari Bupati, Direktur Wilayah I Investasi dan Hilirisasi, Gubernur, Kementerian Pertanian yang diwakili Dirjen Perkebunan, hingga Kementerian ATR/BPN yang diwakili oleh direktorat terkait, kami mengucapkan terima kasih,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa negara telah hadir dalam menangani konflik agraria yang dialami masyarakat adat.

“Namun kami tetap menunggu realisasi kesepakatan dalam satu minggu ke depan. Semoga sesuai dengan komitmen dan masyarakat benar-benar mendapatkan haknya,” tegasnya.

Direktur Wilayah I Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Agus Joko Saptono, menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam memfasilitasi penyelesaian konflik antara masyarakat dan investor.

“Investor harus untung dan masyarakat juga harus sejahtera. Jika konflik terus terjadi, tentu tidak akan baik bagi semua pihak. Alhamdulillah hari ini kita sudah mendapatkan solusi terbaik dengan batas waktu satu minggu,” ungkapnya.

Menurutnya, investasi yang sehat adalah investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjamin keberlanjutan usaha.

Dari pihak perusahaan, Direktur PT Tidar Kerinci Agung, Gunawan Sumargo, menyatakan komitmennya untuk mencari solusi terbaik.

“Kami dari perusahaan akan berupaya mencari jalan terbaik. Kami juga berencana membangun pabrik baru, yang tentu bukan hanya untuk keuntungan perusahaan, tetapi juga untuk merangkul semua pihak,” katanya.

Namun, ia mengakui bahwa realisasi plasma 20 persen dalam waktu satu minggu bukan hal yang mudah.

“Sebenarnya cukup berat, tetapi kami akan mencoba sesuai arahan Pak Dirjen dan Ibu Bupati,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumatera Barat, Adib Al Fikri, mengapresiasi kesepakatan yang telah dicapai.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi langkah Pak Gubernur dan seluruh jajaran, serta dukungan pemerintah pusat. Alhamdulillah sudah ada solusi yang jelas,” ujarnya.

Ia berharap penyelesaian konflik ini tidak mengganggu iklim investasi ke depan dan dapat menjadi contoh penyelesaian konflik agraria secara dialogis dan berkeadilan.

Baca Juga: Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

“Terima kasih kepada Pak Dirjen dan Ibu Bupati yang telah bersikap bijaksana sehingga persoalan ini dapat diselesaikan,” tutupnya. (tnl)

Tags: DharmasrayaPT Tidar Kelinci AgungPT TKA
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemprov Sumbar Perkuat Layanan Pengaduan, OPD Diminta Buka Unit Mandiri

Berita Sesudah

Gubernur Sumbar Sambut Menteri PU

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus Ingatkan Perantau Utamakan Keselamatan Saat Mudik ke Sumbar

Senin, 16/3/26 | 02:17 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi PKB, Firdaus, mengingatkan para perantau yang akan...

Firdaus: Kerusakan Lingkungan Bisa Picu Bencana dan Turunkan Kesejahteraan

Firdaus: Kerusakan Lingkungan Bisa Picu Bencana dan Turunkan Kesejahteraan

Minggu, 15/3/26 | 23:45 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Firdaus, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda)...

Dorong Ekonomi Nagari, Donizar Sosialisasikan Perda Pariwisata Halal

Dorong Ekonomi Nagari, Donizar Sosialisasikan Perda Pariwisata Halal

Minggu, 15/3/26 | 04:03 WIB

Pasaman, Scientia - Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Donizar, menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera...

Pemko Padang Bakal Buka Jalur Dua Arah di Depan Plaza Andalas

Pemko Padang Bakal Buka Jalur Dua Arah di Depan Plaza Andalas

Sabtu, 14/3/26 | 06:58 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan perwakilan pedagang dan pengelola Plaza Andalas dan Ramayana, di kediamannya, Jumat (13/3/2026).Padang, Scientia----...

Sebanyak 314 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang, menerima bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI), di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (13/3/2026).(Foto:Ist)

Sebanyak 314 KK Korban Terdampak Bencana Hidrometeorologi Terima Bantuan dari PMI Kota Padang

Sabtu, 14/3/26 | 06:44 WIB

Sebanyak 314 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang, menerima bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI), di...

Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri kegiatan buka puasa bersama, warga hunian sementara (Huntara) yang berada di Rusunawa Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Jumat (13/3/2026).(Foto:Ist)

Wali Kota Padang Buka Bersama Warga Huntara Korban Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Sabtu, 14/3/26 | 06:35 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri kegiatan buka puasa bersama, warga hunian sementara (Huntara) yang berada di Rusunawa Lubuk Buaya,...

Berita Sesudah
Gubernur Sumbar Sambut Menteri PU

Gubernur Sumbar Sambut Menteri PU

POPULER

  • Kriteria Pemimpin 3P (Palapau, Pasurau, dan Pagurau) di Minangkabau

    Kriteria Pemimpin 3P (Palapau, Pasurau, dan Pagurau) di Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Popularitas Kata “Eskalasi” dalam Perang Iran versus AS-Israel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus: Kerusakan Lingkungan Bisa Picu Bencana dan Turunkan Kesejahteraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026