Jumat, 17/4/26 | 10:12 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Firdaus : Sumbar Harus Jadi Model Biosekuriti Perikanan

Kamis, 20/11/25 | 20:52 WIB

Anggota DPRD Sumbar Fraksi PKB, Firdaus.[foto : ist]
Anggota DPRD Sumbar Fraksi PKB, Firdaus.[foto : ist]
Padang, Scientia – Ketua DPW PKB Sumatera Barat (Sumbar) yang juga anggota DPRD Sumbar, Firdaus, menilai biosecurity harus menjadi prioritas kebijakan daerah mengingat besarnya kontribusi sektor perikanan terhadap ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir.

Firdaus menegaskan bahwa Sumbar memiliki potensi perikanan darat dan laut yang besar, namun kerentanan terhadap penyakit ikan, degradasi lingkungan, dan perubahan iklim menuntut pemerintah daerah bertindak lebih cepat.

“Kita tidak boleh hanya bicara produksi dan ekspor. Yang harus diperkuat adalah sistem biosekuriti perikanan agar budidaya kita aman, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Firdaus.

Ia menilai kehadiran negara anggota Indian Ocean Rim Association (IORA) dan mitra internasional di Padang menunjukkan bahwa isu biosecurity kini menjadi perhatian global. Sumbar, kata Firdaus, harus memanfaatkan momen ini untuk memperbarui standar, meningkatkan kapasitas SDM, dan memperkuat regulasi.

BACAJUGA

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB
KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Firdaus menekankan bahwa Sumbar memiliki peluang besar menjadi model penguatan biosecurity akuakultur di Indonesia. Ia menyoroti produksi ikan nila yang mencapai 236 ribu ton pada 2024, serta pengembangan kerapu, tuna, lobster, dan rumput laut yang terus meningkat.

“Dengan potensi sebesar itu, Sumbar perlu punya sistem biosecurity yang ketat, terukur, dan mengikuti standar internasional. Ini bukan hanya untuk ekspor, tapi untuk menjamin keberlanjutan ekosistem dan penghasilan nelayan serta pembudidaya,” katanya.

Menurutnya, kerjasama regional di Samudra Hindia sangat penting untuk menghadapi ancaman penyakit ikan lintas batas yang kini semakin sering terjadi.

Firdaus menyebut persoalan biosekuriti tidak hanya soal teknis di kolam atau tambak, tetapi meliputi seluruh rantai produksi.

Ia menekankan tiga titik rawan yang harus segera diperbaiki, yaitu pengendalian penyakit dan kualitas air di lokasi budidaya. Banyak daerah masih mengandalkan metode konvensional tanpa standar higienis yang memadai.

Kedua, pengawasan lalu lintas benih dan komoditas perikanan. Masuknya penyakit dari luar daerah bisa menghancurkan produksi lokal.

Ketiga, teknologi dan fasilitas laboratorium. Sumbar membutuhkan laboratorium pengujian penyakit ikan yang modern dan cepat.

“Tanpa memperbaiki hulu dan hilir, kita tidak akan pernah benar-benar aman dari ancaman penyakit ikan,” tegasnya.

Untuk memperkuat biosekuriti perikanan di Sumbar, Firdaus menyampaikan sejumlah rekomendasi konkret yaitu membangun pusat laboratorium biosekuriti perikanan bertaraf internasional di Sumbar sebagai bagian dari jaringan kerja sama IORA.

Kedua, meningkatkan pelatihan teknis bagi pembudidaya, penyuluh, dan pemerintah daerah agar memahami standar biosecurity modern.

Ketiga, menyusun regulasi daerah terkait pengawasan benih, pakan, dan pergerakan komoditas perikanan untuk mencegah penyebaran penyakit.

Keempat, mendorong riset dan inovasi teknologi budidaya perikanan berbasis biosecurity, termasuk sensor kualitas air, sistem resirkulasi, dan zona aman budidaya.

Kelima, mengintegrasikan biosecurity dalam program ekonomi biru Sumbar, bukan hanya sebagai kegiatan teknis, tetapi sebagai arah kebijakan jangka panjang.

Keenam, membangun pusat pelatihan perikanan IORA di Sumbar agar daerah ini menjadi hub pengetahuan bagi negara-negara Samudra Hindia.

Firdaus menambahkan bahwa keberadaan IORA di Padang harus dimaknai sebagai kesempatan besar, bukan sekadar agenda seremonial. Ia memastikan PKB Sumbar akan mendorong pemerintah daerah untuk menjadikan biosekuriti sebagai pilar utama pembangunan sektor perikanan.

“Sumbar harus berada di garis depan dalam memperkuat biosekuriti perikanan. Ini tentang masa depan pangan, ekosistem, dan ekonomi masyarakat kita,” tutupnya.(yrp)

Tags: BiosecuritiFirdausperikanan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sumbar Pacu Transisi Energi, Gubernur Mahyeldi: Potensi Kita Besar, Saatnya Melaju Lebih Cepat

Berita Sesudah

Soroti Belanja Pegawai dan SILPA, Fraksi PKB Dharmasraya Sampaikan Enam Poin Pandangan atas Ranperda APBD 2026

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Sebanyak 65 bakal calon Ketua Tanfidz Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa...

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, diduga menghambat hak politik...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Memperkuat Sinergi di Bidang Hukum Wali Kota Padang Menandatangani MoU Bersama Kepala Kajari Padang

Kamis, 16/4/26 | 17:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui...

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna tentang Program Bantuan Pendidikan Tingkat Sarjana di Sampoerna University untuk tahun akademik 2026/2027.

Progul Padang Juara Pemko Padang Beasiswakan 8 Siswa ke Sampoerna University Tahun Ajaran 2027/2027

Kamis, 16/4/26 | 16:57 WIB

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna...

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Kamis, 16/4/26 | 14:07 WIB

Padang, Scientia — Bawaslu Kota Padang mempercepat agenda reformasi birokrasi dengan menitikberatkan pada penguatan tata kelola yang bersih dan akuntabel....

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Kamis, 16/4/26 | 13:35 WIB

Pasaman, Scientia - Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Donizar, menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang...

Berita Sesudah
Soroti Belanja Pegawai dan SILPA, Fraksi PKB Dharmasraya Sampaikan Enam Poin Pandangan atas Ranperda APBD 2026

Soroti Belanja Pegawai dan SILPA, Fraksi PKB Dharmasraya Sampaikan Enam Poin Pandangan atas Ranperda APBD 2026

POPULER

  • Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

    Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriah! Dharmasraya Gelar CFD dan Bazaar UMKM 18–19 April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026