Sabtu, 17/1/26 | 01:14 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Firdaus : Sumbar Harus Jadi Model Biosekuriti Perikanan

Kamis, 20/11/25 | 20:52 WIB

Anggota DPRD Sumbar Fraksi PKB, Firdaus.[foto : ist]
Anggota DPRD Sumbar Fraksi PKB, Firdaus.[foto : ist]
Padang, Scientia – Ketua DPW PKB Sumatera Barat (Sumbar) yang juga anggota DPRD Sumbar, Firdaus, menilai biosecurity harus menjadi prioritas kebijakan daerah mengingat besarnya kontribusi sektor perikanan terhadap ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir.

Firdaus menegaskan bahwa Sumbar memiliki potensi perikanan darat dan laut yang besar, namun kerentanan terhadap penyakit ikan, degradasi lingkungan, dan perubahan iklim menuntut pemerintah daerah bertindak lebih cepat.

“Kita tidak boleh hanya bicara produksi dan ekspor. Yang harus diperkuat adalah sistem biosekuriti perikanan agar budidaya kita aman, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Firdaus.

Ia menilai kehadiran negara anggota Indian Ocean Rim Association (IORA) dan mitra internasional di Padang menunjukkan bahwa isu biosecurity kini menjadi perhatian global. Sumbar, kata Firdaus, harus memanfaatkan momen ini untuk memperbarui standar, meningkatkan kapasitas SDM, dan memperkuat regulasi.

BACAJUGA

HJK ke-193, Firdaus Ajak Warga Padang Pariaman Bangkit Bersama Pasca Bencana

HJK ke-193, Firdaus Ajak Warga Padang Pariaman Bangkit Bersama Pasca Bencana

Minggu, 11/1/26 | 13:19 WIB
Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Ketua DPW PKB Sumbar Nilai Kenaikan UMP 2026 Jadi Langkah Nyata Lindungi Daya Beli Pekerja

Rabu, 24/12/25 | 11:16 WIB

Firdaus menekankan bahwa Sumbar memiliki peluang besar menjadi model penguatan biosecurity akuakultur di Indonesia. Ia menyoroti produksi ikan nila yang mencapai 236 ribu ton pada 2024, serta pengembangan kerapu, tuna, lobster, dan rumput laut yang terus meningkat.

“Dengan potensi sebesar itu, Sumbar perlu punya sistem biosecurity yang ketat, terukur, dan mengikuti standar internasional. Ini bukan hanya untuk ekspor, tapi untuk menjamin keberlanjutan ekosistem dan penghasilan nelayan serta pembudidaya,” katanya.

Menurutnya, kerjasama regional di Samudra Hindia sangat penting untuk menghadapi ancaman penyakit ikan lintas batas yang kini semakin sering terjadi.

Firdaus menyebut persoalan biosekuriti tidak hanya soal teknis di kolam atau tambak, tetapi meliputi seluruh rantai produksi.

Ia menekankan tiga titik rawan yang harus segera diperbaiki, yaitu pengendalian penyakit dan kualitas air di lokasi budidaya. Banyak daerah masih mengandalkan metode konvensional tanpa standar higienis yang memadai.

Kedua, pengawasan lalu lintas benih dan komoditas perikanan. Masuknya penyakit dari luar daerah bisa menghancurkan produksi lokal.

Ketiga, teknologi dan fasilitas laboratorium. Sumbar membutuhkan laboratorium pengujian penyakit ikan yang modern dan cepat.

“Tanpa memperbaiki hulu dan hilir, kita tidak akan pernah benar-benar aman dari ancaman penyakit ikan,” tegasnya.

Untuk memperkuat biosekuriti perikanan di Sumbar, Firdaus menyampaikan sejumlah rekomendasi konkret yaitu membangun pusat laboratorium biosekuriti perikanan bertaraf internasional di Sumbar sebagai bagian dari jaringan kerja sama IORA.

Kedua, meningkatkan pelatihan teknis bagi pembudidaya, penyuluh, dan pemerintah daerah agar memahami standar biosecurity modern.

Ketiga, menyusun regulasi daerah terkait pengawasan benih, pakan, dan pergerakan komoditas perikanan untuk mencegah penyebaran penyakit.

Keempat, mendorong riset dan inovasi teknologi budidaya perikanan berbasis biosecurity, termasuk sensor kualitas air, sistem resirkulasi, dan zona aman budidaya.

Kelima, mengintegrasikan biosecurity dalam program ekonomi biru Sumbar, bukan hanya sebagai kegiatan teknis, tetapi sebagai arah kebijakan jangka panjang.

Keenam, membangun pusat pelatihan perikanan IORA di Sumbar agar daerah ini menjadi hub pengetahuan bagi negara-negara Samudra Hindia.

Firdaus menambahkan bahwa keberadaan IORA di Padang harus dimaknai sebagai kesempatan besar, bukan sekadar agenda seremonial. Ia memastikan PKB Sumbar akan mendorong pemerintah daerah untuk menjadikan biosekuriti sebagai pilar utama pembangunan sektor perikanan.

“Sumbar harus berada di garis depan dalam memperkuat biosekuriti perikanan. Ini tentang masa depan pangan, ekosistem, dan ekonomi masyarakat kita,” tutupnya.(yrp)

Tags: BiosecuritiFirdausperikanan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sumbar Pacu Transisi Energi, Gubernur Mahyeldi: Potensi Kita Besar, Saatnya Melaju Lebih Cepat

Berita Sesudah

Soroti Belanja Pegawai dan SILPA, Fraksi PKB Dharmasraya Sampaikan Enam Poin Pandangan atas Ranperda APBD 2026

Berita Terkait

Dirut PDAm Kota Padang, Hendra Pebrizal.[foto : ist]

Denda Tunggakan Air PDAM Padang Naik Bertahap, Pelanggan Terancam Diputus Tanpa Pemberitahuan

Jumat, 16/1/26 | 13:31 WIB

Dirut PDAm Kota Padang, Hendra Pebrizal.Padang, Scientia - Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang kini dihadapkan pada skema...

Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

Jumat, 16/1/26 | 12:45 WIB

Kantor PDAM Kota Padang.Padang, Scientia — Pungutan denda keterlambatan pembayaran air oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang menuai...

Wali Kota Padang Fadly Amran mengikuti, Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) Pascabencana Sumatera secara daring dari Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (15/1).(Foto: Ist)

Pemko Padang Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

Jumat, 16/1/26 | 12:12 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran mengikuti, Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) Pascabencana Sumatera...

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, menegaskan Gerakan Pramuka merupakan salah satu organisasi kesiswaan yang mendapat prioritas utama negara karena perannya yang strategis dalam membentuk karakter generasi muda.(Foto:Ist)

Wawako Padang Tegaskan Gerakan Pramuka Pembentuk Generasi Muda

Kamis, 15/1/26 | 15:35 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, menegaskan Gerakan Pramuka merupakan salah satu organisasi kesiswaan yang mendapat prioritas utama negara karena...

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir secara resmi, menutup Pekan Olahraga, Seni, dan Agama (PORSEMA) II, yang digelar oleh Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota Padang di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (14/1).(Foto:Ist)

Wawako Padang Apresiasi Suksesnya PORSEMA II

Kamis, 15/1/26 | 15:25 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir secara resmi, menutup Pekan Olahraga, Seni, dan Agama (PORSEMA) II, yang digelar oleh Musyawarah...

Wali Kota Padang Fadly Amran hadiri, pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang periode 2025–2029, yang digelar di Axana Hotel Padang, Kamis (15/1).(Foto:Ist)

Wali Kota Padang Lantik Pengurus KONI Kota Padang Periode 2025 – 2029

Kamis, 15/1/26 | 15:14 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran hadiri, pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang periode 2025–2029, yang digelar di...

Berita Sesudah
Soroti Belanja Pegawai dan SILPA, Fraksi PKB Dharmasraya Sampaikan Enam Poin Pandangan atas Ranperda APBD 2026

Soroti Belanja Pegawai dan SILPA, Fraksi PKB Dharmasraya Sampaikan Enam Poin Pandangan atas Ranperda APBD 2026

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024