Selasa, 03/3/26 | 04:45 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

FLP Sumbar Bedah Buku “Gaza Tak Pernah Sunyi”, Suara Kemanusiaan dari Ranah Minang

Minggu, 05/10/25 | 06:27 WIB
FLP Sumbar Bedah Buku “Gaza Tak Pernah Sunyi”, Suara Kemanusiaan dari Ranah Minang
FLP Sumbar gelar acara bedah buku “Gaza Tak Pernah Sunyi” karya Hardi, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. (Foto: Ist)
FLP Sumbar gelar acara bedah buku “Gaza Tak Pernah Sunyi” karya Hardi, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. (Foto: Ist)

Padang, Scientia.id – Forum Lingkar Pena (FLP) Sumatera Barat menggelar acara bedah buku “Gaza Tak Pernah Sunyi” karya Hardi, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Sabtu (4/10/2025), dan menghadirkan diskusi mendalam tentang kisah fiksi berlatar tragedi kemanusiaan di Gaza, Palestina.

Ketua pelaksana, Fadhilla Sri Wahyuni, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang literasi, tetapi juga momentum untuk membangkitkan kepedulian terhadap penderitaan rakyat Palestina.

“Melalui acara ini kita ingin membangun kesadaran dan kepedulian, sekaligus memajukan budaya membaca dan menulis di Sumatera Barat,” ujarnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Bunda Literasi Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan literasi seperti ini tidak semata membahas karya sastra, tetapi juga memiliki nilai kemanusiaan yang dalam.

BACAJUGA

Sumbar Raih Penghargaan Nasional, Provinsi dengan Residu Data Pendidikan Terendah

Sumbar Raih Penghargaan Nasional, Provinsi dengan Residu Data Pendidikan Terendah

Kamis, 26/6/25 | 23:54 WIB
Program Pemutihan Pajak Kendaraan, Wagub Vasko: Sekarang Dimaafkan, Tapi Besok Harus Taat

Program Pemutihan Pajak Kendaraan, Wagub Vasko: Sekarang Dimaafkan, Tapi Besok Harus Taat

Rabu, 25/6/25 | 11:20 WIB

“Acara ini bukan hanya sekadar bedah buku, tetapi juga bentuk kepedulian bagi saudara-saudara kita di Palestina,” katanya.

Sementara itu, Ketua FLP Sumatera Barat, Lindawati turut memberikan apresiasi atas antusiasme peserta. Ia mendorong generasi muda untuk menjadikan karya sastra sebagai sarana perjuangan intelektual dan kemanusiaan.

Acara bedah buku “Gaza Tak Pernah Sunyi” berlangsung dalam empat sesi. Pada sesi pertama, penulis Hardi memaparkan proses kreatif di balik karyanya. Ia menuturkan bahwa meski tokoh-tokoh dalam novelnya bersifat fiksi, kisah tersebut berangkat dari pengalaman nyata saat melakukan misi kemanusiaan di kawasan perbatasan Yordania–Palestina.

“Buku ini terinspirasi dari pengalaman saya saat menyusuri Yordania yang berbatasan langsung dengan Palestina. Saya kemas dalam bentuk fiksi agar lebih mudah diterima pembaca, tetapi substansinya tetap berangkat dari kenyataan,” jelasnya.

Sesi berikutnya menghadirkan dua pembicara utama. Dr. Elly Delfia dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, memberikan ulasan akademis terhadap buku tersebut. Ia menilai karya ini berhasil menggugah emosi dan empati pembaca melalui gaya penulisan yang memadukan kekuatan sastra dan nilai-nilai humanisme.

Sastrawan Sumatera Barat, Ragdi F. Daye, turut menambahkan bahwa novel “Gaza Tak Pernah Sunyi” memiliki alur yang konsisten dan mudah diikuti sehingga memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta berdiskusi mengenai peran penulis dalam membela isu kemanusiaan melalui karya sastra, sekaligus berbagi kiat praktis dalam menulis cerita yang bermakna.

Baca Juga: Gambaran Generasi Sandwich dalam Novel “Dompet Ayah Sepatu Ibu” karya JS. Khairen

Melalui kegiatan ini, FLP Sumatera Barat menegaskan bahwa menulis bukan sekadar aktivitas intelektual, tetapi juga bentuk aksi nyata untuk menyuarakan kemanusiaan. (*)

Tags: FLP Sumatera BaratSumatera Barat
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemprov Sumbar dan ITB HAS Bukittinggi Teken MoU: Sinergi Pendidikan dan Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Sesudah

Dilumat Persita, Semen Padang FC Terbenam di Dasar Kelasemen Liga

Berita Terkait

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

Rabu, 18/2/26 | 09:15 WIB

Foto: elly Padang, Scientia-Sebanyak 13 Program Studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (UNAND) yang telah...

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Senin, 26/1/26 | 19:56 WIB

Ilustrasi (Foto: Ist) Jakarta, Scientia.id - Sebuah temuan arkeologis penting terungkap dari kawasan Sulawesi Tenggara. Tim peneliti lintas negara melaporkan...

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

Jumat, 23/1/26 | 20:56 WIB

Padang, Scientia-Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat (PWM SUMBAR) melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) bekerja sama dengan Departemen Hubungan...

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Minggu, 21/12/25 | 08:01 WIB

Dekan, Wakil Dekan, Manajer serta tim dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand (Foto: Ist) Padang, Scientia.id - Fakultas Ilmu Budaya...

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Jumat, 19/12/25 | 07:58 WIB

Padang, Scientia— Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand), Alfitri, resmi menamatkan studi doktoralnya (S3) di...

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Rabu, 17/12/25 | 20:50 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar saat melepas mahasiswa UNP KKN Tanggap Darurat Bencana, Rabu (17/12). (SCIENTIA/Wahyu Amuk) Padang, SCIENTIA -...

Berita Sesudah
Dilumat Persita, Semen Padang FC Terbenam di Dasar Kelasemen Liga

Dilumat Persita, Semen Padang FC Terbenam di Dasar Kelasemen Liga

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bale by BTN, Transaksi Cepat Tanpa Ribet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa dan (Ber) Pikiran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024