Minggu, 26/4/26 | 21:59 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Menyoal Pembabatan Hutan di Mentawai, Alex Indra Lukman : Jangan Korbankan Laut dan Hutan Mentawai Demi Ekonomi Sesaat

Jumat, 20/6/25 | 20:23 WIB
Diskusi Komisi IV DPR RI bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat di Aula Gubernuran. Jum'at, (20/06/2025) [foto : sci/yrp]
Diskusi Komisi IV DPR RI bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat di Aula Gubernuran. Jum’at, (20/06/2025) [foto : sci/yrp]

Padang, Scientia – Anggota DPR RI Dapil Sumbar I, Alex Iendra Lukman, melontarkan kritik tajam terhadap aktivitas perusahaan tambang kayu di Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ia meminta pemerintah daerah agar segera mengkaji ulang perizinan perusahaan yang dinilai mengeksploitasi hutan secara masif tanpa memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.

Menurut Alex, sekitar dua pertiga dari luas wilayah pulau Sipora yang hanya sekitar 60.000 KM² telah masuk ke dalam area konsesi pengolahan kayu. Artinya, hampir 40.000 KM² hutan tropis di ujung barat Sumatera itu berpotensi mengalami degradasi ekologis jika tidak dikendalikan.

“Hasil alamnya diambil, tapi kehidupan masyarakatnya tidak berubah. Ini jelas tidak adil. Jangan korbankan lingkungan hanya karena ekonomi sesaat,” tegas Alex, Jumat (20/06/2025).

Penebangan hutan bukan hanya persoalan di darat. Alex menyoroti dampak ekologi yang mengalir hingga ke laut. Mentawai, yang selama ini dikenal dengan keindahan bahari, ombak kelas dunia, dan kekayaan terumbu karangnya, kini menghadapi ancaman kerusakan akibat sedimentasi dari hutan gundul.

BACAJUGA

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Sabtu, 25/4/26 | 21:51 WIB
Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]

PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

Sabtu, 25/4/26 | 21:16 WIB

Tanpa tutupan pohon, tanah lebih mudah tergerus air hujan dan terbawa ke sungai hingga bermuara ke laut. Lumpur-lumpur ini menutupi karang, mengurangi kejernihan air, dan mengganggu kehidupan biota laut seperti ikan dan plankton. Padahal, sektor kelautan dan pariwisata bahari adalah potensi unggulan daerah yang lebih berkelanjutan dibandingkan eksploitasi kayu.

Alex juga mempertanyakan kontribusi ekonomi dari sektor tambang kayu terhadap masyarakat asli Mentawai. Ia menilai tidak ada perubahan signifikan dalam hal pembangunan, pendidikan, ataupun kesehatan masyarakat di sekitar area konsesi.

“Kalau sumber daya diambil, tapi rakyat tetap miskin, itu bukan pembangunan. Itu penjajahan gaya baru atas nama investasi,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu meminta agar dilakukan moratorium izin baru untuk tambang kayu di Mentawai. Ia juga mendorong audit lingkungan terhadap perusahaan yang telah beroperasi, guna memastikan kepatuhan terhadap standar pelestarian alam.

“Kita tidak anti-investasi, tapi investasi harus berkeadilan. Hutan itu bukan cuma kayu, ia menyimpan air, udara bersih, dan masa depan generasi Mentawai,” pungkas Alex.

Pernyataan Alex mencuat di tengah kekhawatiran global terhadap krisis iklim dan kerusakan lingkungan. Dengan posisi geografis yang rentan, kerusakan hutan di Mentawai bukan hanya berdampak lokal, tapi juga memengaruhi kestabilan ekosistem laut Sumatra bagian barat.

“Langkah tegas untuk melindungi hutan Mentawai bukanlah anti pembangunan, tetapi menegakkan arah pembangunan yang berkelanjutan, adil, dan berpihak pada masa depan,” tegasnya.(yrp)

Tags: Alex Indra LukmanDPR RIGubernuranKerusakan LingkunganKomisi IV DPR RIPembabatan Hutan Mentawai
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Zalmadi Dorong Pengadaan Lampu Jalan di Lokasi Rawan Maling di Padang

Berita Sesudah

Negara Abai, Enggano Terisolasi : Puan Sebut Krisis Ini Bukan Sekadar Masalah Teknis

Berita Terkait

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Sabtu, 25/4/26 | 21:51 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Sumatera Barat yang juga Majelis Pembina Nasional (Mabinnas) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Firdaus, membuka...

Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]

PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

Sabtu, 25/4/26 | 21:16 WIB

Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) Padang, Scientia — Ketua Majelis Pembina...

Wakil Menteri Perindustrin, Faisol Riza didampingi Bupati Pasaman, Welly Suheri saat menguji Balon Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. Kamis, (23/4) [foto : sci/yrp]

DPP PKB Kantongi Hasil UKK, 15 Ketua DPC di Sumbar Segera Ditetapkan

Kamis, 23/4/26 | 21:23 WIB

Wakil Menteri Perindustrin, Faisol Riza didampingi Bupati Pasaman, Welly Suheri saat menguji Balon Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif....

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Uji Kelayakan Digelar Besok, PKB Saring 65 Calon Ketua DPC se-Sumbar

Rabu, 22/4/26 | 14:19 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai memanaskan mesin organisasinya di Sumatera Barat. Sebanyak 65...

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Selasa, 21/4/26 | 10:11 WIB

Jakarta, Scientia — Peringatan Hari Kartini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk menegaskan peran perempuan dalam aksi...

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Senin, 20/4/26 | 14:59 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Perputaran ekonomi selama pelaksanaan Dharmasraya Bazaar, live music, dan Car Free Day dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat...

Berita Sesudah
Ketua DPR RI, Puan Maharani. [foto : ist]

Negara Abai, Enggano Terisolasi : Puan Sebut Krisis Ini Bukan Sekadar Masalah Teknis

POPULER

  • Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]

    PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Unsur Intrinsik Naskah Drama “Orang-Orang di Tikungan Jalan” Karya Rendra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Tanda Hubung (-) dan Tanda Pisah (—)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Irawan Winata dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026