Rabu, 12/8/26 | 14:35 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Menyoal Pembabatan Hutan di Mentawai, Alex Indra Lukman : Jangan Korbankan Laut dan Hutan Mentawai Demi Ekonomi Sesaat

Jumat, 20/6/25 | 20:23 WIB
Diskusi Komisi IV DPR RI bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat di Aula Gubernuran. Jum'at, (20/06/2025) [foto : sci/yrp]
Diskusi Komisi IV DPR RI bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat di Aula Gubernuran. Jum’at, (20/06/2025) [foto : sci/yrp]

Padang, Scientia – Anggota DPR RI Dapil Sumbar I, Alex Iendra Lukman, melontarkan kritik tajam terhadap aktivitas perusahaan tambang kayu di Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ia meminta pemerintah daerah agar segera mengkaji ulang perizinan perusahaan yang dinilai mengeksploitasi hutan secara masif tanpa memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.

Menurut Alex, sekitar dua pertiga dari luas wilayah pulau Sipora yang hanya sekitar 60.000 KM² telah masuk ke dalam area konsesi pengolahan kayu. Artinya, hampir 40.000 KM² hutan tropis di ujung barat Sumatera itu berpotensi mengalami degradasi ekologis jika tidak dikendalikan.

“Hasil alamnya diambil, tapi kehidupan masyarakatnya tidak berubah. Ini jelas tidak adil. Jangan korbankan lingkungan hanya karena ekonomi sesaat,” tegas Alex, Jumat (20/06/2025).

Penebangan hutan bukan hanya persoalan di darat. Alex menyoroti dampak ekologi yang mengalir hingga ke laut. Mentawai, yang selama ini dikenal dengan keindahan bahari, ombak kelas dunia, dan kekayaan terumbu karangnya, kini menghadapi ancaman kerusakan akibat sedimentasi dari hutan gundul.

BACAJUGA

Wawako Padang Apresiasi Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Wawako Padang Apresiasi Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Selasa, 11/8/26 | 04:25 WIB
Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjalin kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

Kerja sama Pemerintah Kota (Pemko) Padang dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam penyediaan dan pemanfaatan layanan perbankan.

Selasa, 11/8/26 | 04:17 WIB

Tanpa tutupan pohon, tanah lebih mudah tergerus air hujan dan terbawa ke sungai hingga bermuara ke laut. Lumpur-lumpur ini menutupi karang, mengurangi kejernihan air, dan mengganggu kehidupan biota laut seperti ikan dan plankton. Padahal, sektor kelautan dan pariwisata bahari adalah potensi unggulan daerah yang lebih berkelanjutan dibandingkan eksploitasi kayu.

Alex juga mempertanyakan kontribusi ekonomi dari sektor tambang kayu terhadap masyarakat asli Mentawai. Ia menilai tidak ada perubahan signifikan dalam hal pembangunan, pendidikan, ataupun kesehatan masyarakat di sekitar area konsesi.

“Kalau sumber daya diambil, tapi rakyat tetap miskin, itu bukan pembangunan. Itu penjajahan gaya baru atas nama investasi,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu meminta agar dilakukan moratorium izin baru untuk tambang kayu di Mentawai. Ia juga mendorong audit lingkungan terhadap perusahaan yang telah beroperasi, guna memastikan kepatuhan terhadap standar pelestarian alam.

“Kita tidak anti-investasi, tapi investasi harus berkeadilan. Hutan itu bukan cuma kayu, ia menyimpan air, udara bersih, dan masa depan generasi Mentawai,” pungkas Alex.

Pernyataan Alex mencuat di tengah kekhawatiran global terhadap krisis iklim dan kerusakan lingkungan. Dengan posisi geografis yang rentan, kerusakan hutan di Mentawai bukan hanya berdampak lokal, tapi juga memengaruhi kestabilan ekosistem laut Sumatra bagian barat.

“Langkah tegas untuk melindungi hutan Mentawai bukanlah anti pembangunan, tetapi menegakkan arah pembangunan yang berkelanjutan, adil, dan berpihak pada masa depan,” tegasnya.(yrp)

Tags: Alex Indra LukmanDPR RIGubernuranKerusakan LingkunganKomisi IV DPR RIPembabatan Hutan Mentawai
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Zalmadi Dorong Pengadaan Lampu Jalan di Lokasi Rawan Maling di Padang

Berita Sesudah

Negara Abai, Enggano Terisolasi : Puan Sebut Krisis Ini Bukan Sekadar Masalah Teknis

Berita Terkait

Wawako Padang Apresiasi Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Wawako Padang Apresiasi Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Selasa, 11/8/26 | 04:25 WIB

Wawako Padang Apresiasi Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Padang, Scientia---- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengapresiasi,  pelaksanaan...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjalin kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

Kerja sama Pemerintah Kota (Pemko) Padang dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam penyediaan dan pemanfaatan layanan perbankan.

Selasa, 11/8/26 | 04:17 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjalin kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Padang, Scientia---- Pemerintah Kota (Pemko)...

Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan bantuan kepada sejumlah kelompok usaha di sektor perikanan dan pangan

Wali Kota Padang Serahkan Bantuan Pada Warga Terdampak Bencana Hidrometeorologi Sektor Perikanan dan Pangan.

Selasa, 11/8/26 | 04:08 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan bantuan kepada sejumlah kelompok usaha di sektor perikanan dan pangan Padang, Scientia---- Wali Kota...

Wali Kota Padang  komitmen  Pemko Padang Sukseskan  Porprov Sumbar  XVI

Wali Kota Padang komitmen Pemko Padang Sukseskan Porprov Sumbar XVI

Selasa, 11/8/26 | 03:53 WIB

Pemerintah kota Padang Target Juara Umum Pada Porprov bulan Oktober 2026 Padang, Scientia---- Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmen...

Tepat di Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membesuk warganya yang sedang terbaring sakit. Wanita sebatang kara, Djamai Ani (81 tahun), tinggal di rumah berdinding dan beratap seng dan mengalami sakit sejak lama.

Moment Hari Ulang Tahun Kota Padang, Wawako Padang Maigus Nasir Besuki Warga  Sakit

Sabtu, 08/8/26 | 06:08 WIB

Tepat di Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membesuk warganya yang sedang terbaring sakit....

Perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 semakin semarak dengan hadirnya Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Kendari-518 yang resmi bersandar di Dermaga IV Pelabuhan Teluk Bayur, Kamis (6/8).

Wali Kota Padang Sambut Kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Kendari-518 dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Sabtu, 08/8/26 | 05:58 WIB

      Padang, Scientia---- Perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 semakin semarak dengan hadirnya Kapal Republik Indonesia (KRI)...

Berita Sesudah
Ketua DPR RI, Puan Maharani. [foto : ist]

Negara Abai, Enggano Terisolasi : Puan Sebut Krisis Ini Bukan Sekadar Masalah Teknis

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran saat meresmikan jembatan Helsheim di Batang Arau

    Wali Kota Padang Resmikan Jembatan Hildesheim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kerja sama Pemerintah Kota (Pemko) Padang dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam penyediaan dan pemanfaatan layanan perbankan.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026