Sabtu, 24/1/26 | 17:20 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Nada Aura Syakilla

Minggu, 16/3/25 | 11:35 WIB

Negeri Pertiwi

Oleh: Nada Aura Syakilla

Di laut biru dan tanah yang subur
Negeri pertiwi berdiri teguh
Di bawah langit yang sendu
Politik berkeliru janji janji bertebaran

Kursi-kursi jabatan jadi rebutan
Rakyat diyakinkan dengan janji-janji manis
Saat pemilu mendekat pelan
Suara rakyat terlupakan

Mereka bicara tentang keadilan
Di ruang sidang mereka membahas tentang negara
Namun di luar, rakyat bertanya
Mana kesejahteraan dan keadilan yang kau bawa?

Korupsi ada di mana mana, susah terhenti
Seperti api yang sulit untuk di padamkan
Ada orang yang jujur dan ada orang peduli
Namun tertindas

BACAJUGA

No Content Available

Wahai pemimpin dan wakil rakyat
Jangan jadikan rakyat arang.
Tegakkanlah keadilan
Jangan biarkan negeri kita ini hilang.


Duri di Balik Janji

Oleh: Nada Aura Syakilla

Kata manis yang kau ucap di hati
Seperti angin lembut di musim pagi
Namun kini terasa getir dan hampa
Karena di balik janji kau sisipkan dusta.

Kau menjauh tanpa kata
Meninggalkan jejak luka yang sangat mendalam
Di mana tawa yang dulu kita cipta?
Kini hanya bayang-bayang kelam.

Kau sembunyikan pisau di balik senyum
Menusuk perlahan tanpa peringatan
Kepercayaan yang dulu utuh dan teguh
Kini berserak hancur tak beraturan

Namun, dari pengkhianatan ini
Aku belajar untuk bangkit kembali
Meski luka menyisa dalam hati
Kau takkan lagi menghancurkan diri ini


Percakapan Tanpa Kata

Oleh: Nada Aura Syakilla

Ada rindu yang tak terucap
Hanya tertahan dalam tatapan mata
Seperti hujan yang ingin jatuh
Menunggu langit menangis lebih dulu

Kita duduk berhadapan
Tapi tidak ada sepatah kata yang terucap
Di antara kita, kata-kata sudah habis
Yang tersisa hanyalah ruang kosong
Namun hati ini tetap berbisik
Meski tak mendengar

 

Menunggu dalam Sunyi

Oleh: Nada Aura Syakilla

Di tengah kesunyian
Aku berdiri dengan penuh harapan
Menghitung waktu dengan setiap menitnya
Menunggu hadirmu dalam kesunyian malam

Rindu melukis bayangmu
Mengiringi detik demi detik yang berlalu
Namun kita masih di pisahkan oleh jarak
Di antara bulan yang berkelip sendu

Setiap hembusan angin membawa namamu
Menyentuh hati yang sangat pilu dengan kerinduan
Namun aku tetap teguh di sini
Dalam kesunyian menanti tiada henti

Doa yang kuselipkan di setiap malam
Semoga angin menyampaikannya kepadamu
Bahwa di sini ada cinta yang setia menanti
Menunggu waktu mempertemukan kita

Hingga kita tak lagi berjarak
Dan pelukan tak lagi bayangmu
Aku tetap di sini menantimu
Untuk kembali kepadaku

 

Biodata Penulis :

Nada Aura Syakilla adalah seorang mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas yang senang menulis puisi.

Tags: #Nada Aura Syakilla
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPRD Sumbar Terima Kunjungan Pansus II DPRD Tanah Datar

Berita Sesudah

Folklor Siluman Penyedia Gamelan pada Wayang di Kawunganten

Berita Terkait

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 16/11/25 | 19:38 WIB

Menebak Pikiran Amir Oleh: Afny Dwi Sahira Sendu mata Amir rindu Buya Mengingat Buya semasa hidup Peninggalan Buya memenuhi memori...

Berita Sesudah
Folklor Siluman Penyedia Gamelan pada Wayang di Kawunganten

Folklor Siluman Penyedia Gamelan pada Wayang di Kawunganten

POPULER

  • Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

    Firdaus Kembali Pimpin PKB Sumbar, Optimis Bawa PKB Capai Puncak pada Pemilu Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Sumbar Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Komitmen Dukung Percepatan Pembebasan Lahan Sukseskan PSN di Kota Padang.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024