Selasa, 26/5/26 | 02:24 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Seperti Lari Pagi: Sulit Sekali

Minggu, 01/12/24 | 17:52 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Rencana lari pagi itu memang terdengar sederhana, tapi kenyataannya seperti misi sulit yang penuh tantangan. Biasanya niat mulia ini dirancang matang, mulai dari janji manis di grup WhatsApp, hingga rapat kecil-kecilan sambil ngopi-ngopi santai. Bahkan, terkadang agenda ini terasa begitu serius sampai ada yang menawarkan konsep rute dan kostum seragam. Tentu saja, dengan waktu yang kami jadwalkan di akhir pekan.

Namun, hasil akhirnya? Seperti sinetron dengan plot yang sudah bisa ditebak. Rencana tinggal rencana, semangat kami menguap entah ke mana. Begitu alarm berbunyi, yang terbangun lebih dulu justru rasa malas, sementara semangat lari pagi entah bersembunyi di sudut mana. Kasur dengan segala kehangatannya selalu jadi juara, membuat kaki tak pernah menyentuh sepatu olahraga.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

Padahal, grup WhatsApp penuh dengan stiker motivasi, meme lucu, dan janji manis, “Besok kita gas, ya!”. Tapi yang bergerak hanya jemari yang sibuk membalas pesan, sedangkan kaki malah tak kunjung berlari. Akhirnya, alur ceritanya selalu sama, pagi berlalu, grup sunyi, dan para “pelari” hanya bisa menatap sepatu yang tetap bersih. Begitu indahnya rencana lari pagi yang berakhir di angan.

Berbagai informasi dari media daring menyatakan bahwa lari adalah olahraga yang paling mudah dan murah. Tapi, bagi saya mudah itu relatif, terutama kalau rasa malas sudah menempel seperti perekat. Setiap akhir pekan, saya sering berniat melakukan lari pagi, asalkan berhasil menaklukkan godaan kasur yang memanggil-manggil.

Terkadang, alam semesta sepertinya sangat memahami keinginan terdalam kami. Saat semua sudah siap, sepatu sudah diikat, dan grup WhatsApp penuh pesan optimis, tiba-tiba langit mendung dan hujan turun. Bukannya kecewa, dari lubuk hati paling dalam kami justru merasa lega luar biasa. Ada yang pura-pura kecewa, “Aduh, sayang banget ya, padahal semangat banget nih!”, padahal dalam hati sudah bersorak, “Yes, balik ke kasur!”.

Hujan menjadi alasan sempurna untuk menunda lari pagi tanpa merasa bersalah. Tentu saja dengan alasan tidak mau basah kuyup di tengah jalan, pun juga tidak sehat. Bahkan ada yang tiba-tiba jadi puitis, mengunggah status, “Hujan adalah cara langit memberi kita waktu untuk istirahat.” Intinya, rencana tetap mulia, hanya saja semesta punya cara lucu untuk memastikan kami tetap bersatu dalam grup, bukan di jalan.

Pada akhirnya, rencana lari pagi kami memang tak pernah terlaksana, tapi siapa yang peduli? Terkadang yang kami butuhkan itu sebenarnya bukan lari pagi, tapi sedikit istirahat dan tawa. Setelah semua alasan yang tercipta, sepatu kami tetap bersih dan grup WhatsApp tetap penuh dengan semangat semu. Tidak masalah, esok masih ada kesempatan untuk mencoba. Mungkin besok, atau mungkin minggu depan, atau mungkin nanti, saat kasur tak lagi begitu menggoda.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemprov Sumbar Luncurkan Klik Gema untuk Pembinaan Generasi Muda Berkarakter

Berita Sesudah

Masyarakat Diajak Rangkul Orang dengan HIV/AIDS

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Berita Sesudah
Masyarakat Diajak Rangkul Orang dengan HIV/AIDS

Masyarakat Diajak Rangkul Orang dengan HIV/AIDS

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Bahasa Estetik dalam Luka “Gaza Tak Pernah Sunyi” Karya Hardi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Regulasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan di Perguruan Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Roni Aprianto Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Dharmasraya Periode 2026-2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Duka Cita atau Dukacita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026