Sabtu, 14/3/26 | 01:44 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

UKBI Adaptif: Jawaban Atas Tantangan Zaman

Minggu, 30/7/23 | 07:19 WIB

Oleh: Roma Kyo Kae Saniro
(Dosen Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)

 

Pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan masyarakat, salah satunya adalah UKBI. Pandemi ini mengakibatkan tidak diperbolehkannya kegiatan berkumpul di suatu tempat. Hal ini pun berlaku pada pelaksanaan UKBI. Pada awalnya, tes UKBI mengharuskan peserta ujian harus datang ke Balai Bahasa terdekat untuk melaksanakan ujian. Namun, adanya pandemi memberikan tantangan baru bagi UKBI terkait dengan efektivitas pelaksanaannya baik secara tempat maupun waktu pengerjaan.

BACAJUGA

Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

Minggu, 08/3/26 | 22:51 WIB
Pandangan Khalil Gibran tentang Musik sebagai Bahasa Rohani

Analogi dan Lokalitas Lagu “Rindu Tebal” Karya Iwan Fals

Minggu, 08/3/26 | 18:27 WIB

Sebagai jawaban atas tantangan zaman tersebut, UKBI hadir dalam wajah baru berupa UKBI adaptif. UKBI Adaptif merupakan tes untuk mengukur kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia yang desain ujinya disesuaikan dengan estimasi kemampuan peserta uji, mulai dari kemahiran yang terendah hingga kemahiran yang tertinggi. UKBI Adaptif dikembangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan pelaksanaan ujiannya dilakukan secara daring.

Ujian Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) merupakan sebuah ujian atau tes yang bertujuan untuk mengukur dan menilai kemampuan berbahasa Indonesia seseorang, terutama bagi mereka yang bukan penutur asli bahasa Indonesia. Materi yang diujikan meliputi uji kemahiran mendengarkan, kemahiran membaca, kemahiran menulis, dan kemahiran berbicara. Selain itu, terdapat pula satu materi uji berupa merespons kaidah bahasa Indonesia.

UKBI biasa digunakan sebagai alat untuk mengukur kemampuan berbahasa Indonesia orang asing, pendatang atau warga negara Indonesia dari daerah yang berbeda bahasa daerahnya. Hasil UKBI dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti masuk universitas, mengajukan izin tinggal atau melamar pekerjaan yang membutuhkan kemampuan berbahasa Indonesia.

Menilik sejarah lahirnya, UKBI diciptakan untuk menyetarakan bahasa Indonesia agar sejajar dengan bahasa-bahasa besar di dunia. Hal ini dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. UKBI menjadi sesuatu tes yang mampu menjadi sarana evaluasi mutu penggunaan bahasa Indonesia yang multifungsi dan memiliki penutur dengan jumlah besar. UKBI dapat dikatakan memiliki fungsi strategis yang tidak hanya meningkatkan kualitas bahasa Indonesia serta pengajarannya di dalam dan di luar negeri, tetapi juga mampu memupuk sikap positif dan rasa bangga masyarakat Indonesia terhadap bahasanya sendiri.

UKBI pun diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun 2016 tentang Standar Kemahiran Berbahasa Indonesia. Tidak hanya itu, UKBI pun memiliki hak cipta. Hak Cipta UKBI tertuang di dalam Surat Pendaftaran Ciptaan Kementerian Hukum dan HAM Nomor 023993 dan 023994 tertanggal 8 Januari Tahun 2004 dan telah diperbarui pada tahun 2011 atas nama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Karakteristik yang ditawarkan UKBI adaptif adalah peserta akan diberikan jumlah soal dan waktu ujian yang berbeda-beda tergantung dari perkiraan kemampuannya, misalnya pada saat peserta mengikuti Bagian I Mendengarkan, pada tahap awal peserta tes akan mengikuti tes yang terdiri dari lima soal. Tanggapan responden terhadap lima pertanyaan akan menentukan jenis tes lanjutan yang diterima, apakah dilanjutkan dengan karakteristik pertanyaan yang lebih mudah, setara, atau lebih sulit. Ketika peserta mencapai level tes yang sama dua kali berturut-turut, tes berhenti untuk peserta yang terlibat. Pada bagian mendengarkan, durasi maksimum pengerjaan adalah 30 menit. Setelah kandidat menyelesaikan bagian mendengarkan, kandidat secara otomatis akan dialihkan ke aturan jawaban bagian II. Skema bagian I juga akan diterapkan pada bagian II. Hasil jawaban kandidat pada tes pertama akan menentukan jenis soal yang akan dikerjakan kandidat selanjutnya. Waktu maksimal bagi kandidat untuk mengerjakan tes pada bagian ini adalah 25 menit dengan jumlah tes maksimal 5.

Setelah berhenti pada tes tertentu di Bagian II, kandidat secara otomatis akan beralih ke bagian III membaca. Alternatif Bagian I dan II juga berlaku untuk Bagian III. Jumlah maksimum tes tiruan yang dapat dilakukan kandidat adalah 9 pada bagian pemahaman bacaan dengan waktu maksimum 45 menit. Berikut adalah contoh preview rancangan percobaan yang akan berlangsung di UKBI adaptif.

Tidak hanya secara situasi dan waktu, seperti namanya, adaptif yang melekat pada frasa UKBI dapat dimaknai bahwa adanya penyesuaian-penyesuaian terhadap peserta ujian. UKBI adaptif secara dinamis menyesuaikan pertanyaan sesuai dengan perkembangan bahasa Indonesia terbaru. Ini memastikan bahwa ujian tetap relevan dengan penggunaan bahasa sehari-hari dan menggambarkan situasi komunikasi yang lebih realistis. Selain itu, setiap peserta akan menghadapi pertanyaan sesuai dengan tingkat kemampuannya, sehingga memberikan pengalaman ujian yang lebih personal dan akurat. Dengan demikian, hasilnya akan lebih akurat dalam mengukur kemampuan bahasa setiap individu.

UKBI adaptif membuat peserta merasa lebih percaya diri karena sistem adaptif memberikan pertanyaan yang sesuai dengan kemampuan mereka. Ini membantu mengurangi tingkat stres yang terkait dengan menghadapi ujian yang mungkin terlalu sulit. Hal tersebut mengingat bahwa UKBI adaptif menggunakan tingkat kesulitan pertanyaan seiring peningkatan kinerja peserta, UKBI adaptif dapat memberikan tantangan yang sesuai untuk mendorong peserta agar mencoba yang terbaik dan meningkatkan kemampuan bahasa mereka.

Tidak hanya sampai pada publikasi UKBI adaptif, Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melaksanakan kegiatan uji coba instrumen adaptif merdeka di seluruh balai atau kantor bahasa. Khusus untuk Balai Bahasa Sumatera Barat, kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 27—28 Juni 2023 di hotel ZHM Premiere Padang. Kegiatan ini pun diikuti oleh masyarakat dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berbeda. Tentunya, hal ini menandakan bahwa UKBI terus diupayakan berkembang dan selalu berevaluasi untuk selalu menjawab tantangan zaman.

Tags: #Roma Kyo Kae Saniro
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Perbandingan Naskah Malin Kundang karya Syafril dan Drama Korea The Good Bad Mother

Berita Sesudah

Puisi-puisi Yudi Muchtar dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Berita Terkait

Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

Minggu, 08/3/26 | 22:51 WIB

Oleh: Amanda Restia (Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Nama Siti Nurbaya sering kali langsung dilibatkan dengan...

Pandangan Khalil Gibran tentang Musik sebagai Bahasa Rohani

Analogi dan Lokalitas Lagu “Rindu Tebal” Karya Iwan Fals

Minggu, 08/3/26 | 18:27 WIB

Oleh: Faathir Tora Ugraha (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Iwan Fals merupakan musisi legendaris Indonesia yang menjadi...

Puisi-puisi M. Subarkah

Pesan Tauhid dan Penyerahan Diri dalamPuisi “Sembahyang Rumputan”

Minggu, 01/3/26 | 15:51 WIB

Oleh: M. Subarkah (Mahasiswa Prodi S2 Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)   Puisi “Sembahyang Rumputan” karya Ahmadun Yosi Herfanda...

Ketika Iman Menjadi Modal Sosial dan Ekonomi

Mencabut Tunggul: Transformasi Butuh Kekuatan Ekonomi

Minggu, 01/3/26 | 14:44 WIB

Oleh: Dr. Syamsul Bahri, M.M. (Dosen Universitas Ekasakti & Doktor Ilmu Ekonomi)   Masalah yang mengakar tak cukup ditebas dengan...

Abreviasi pada Perjanjian Kinerja Damkar Kabupaten Bengkalis

Abreviasi pada Perjanjian Kinerja Damkar Kabupaten Bengkalis

Minggu, 22/2/26 | 20:10 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif) “Bahasa membentuk cara...

Batu dan Zaman

Memaknai Ulang Arti Kata Pensiun

Minggu, 22/2/26 | 19:58 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pensiun...

Berita Sesudah
Puisi-puisi Yudi Muchtar dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Puisi-puisi Yudi Muchtar dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Discussion about this post

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran berbuka puasa bersama, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR, dan Petugas Lembaga Pengelola Sampah (LPS) se-Kota Padang, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (10/3/2026).(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Bakal Menggelar Lomba Kebersihan Tingkat RT se Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kementerian Kebudayaan Alokasikan Rp 2 Miliar Untuk Kegiatan Non Fisik Museum Adityawarman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aspirasi Warga Bayang Berbuah Listrik Gratis, 67 Rumah Teraliri BPBL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan antara Imbuhan me-kan dan me-i

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Resmikan Kegiatan Bina Widya XXIX dan Retret Hidup Berkesadaran (RHB) 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026