![Penabuhan gendang sebagai pertanda dimulainya Soundbar Fest II.[foto:sci/yrp]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/10/1001616986-scaled.jpg)
Soundbar Fest II menjadi ruang pertemuan para pelaku industri kreatif, khususnya pekerja organ tunggal, sekaligus wadah bagi masyarakat untuk menikmati pertunjukan seni dan hiburan. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga meramaikan lokasi kegiatan dengan membuka lapak dagangan.
Dalam sambutannya, John Kenedy Aziz yang akrab disapa JKA mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut. Ia menilai kegiatan yang melibatkan pekerja seni memiliki arti penting bagi perkembangan industri kreatif dan perputaran ekonomi masyarakat.
Menurut JKA, musik merupakan salah satu subsektor industri kreatif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Padang Pariaman. Salah satunya adalah usaha organ tunggal yang telah tumbuh selama puluhan tahun dan menjadi bagian dari aktivitas hiburan masyarakat.
Ia menilai, keberadaan industri organ tunggal tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi penyanyi, pemain musik, operator suara, dan pekerja pendukung lainnya.
Karena itu, pemerintah daerah, kata dia, mendukung pertumbuhan industri kreatif tersebut. Namun, dukungan itu harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap aturan dan kesepakatan bersama masyarakat.
JKA mengingatkan bahwa pertunjukan hiburan yang menggunakan organ tunggal dibatasi hingga paling lambat pukul 23.30 WIB. Ketentuan tersebut merupakan hasil kesepakatan pemerintah bersama tokoh masyarakat untuk menjaga keseimbangan antara kegiatan hiburan dan kenyamanan warga.
Selain menjadi ruang bagi pelaku industri kreatif, JKA menyebut panggung organ tunggal turut berperan dalam melahirkan talenta-talenta musik. Menurut dia, kesempatan tampil di hadapan publik menjadi bagian penting dari proses pembentukan kemampuan seorang penyanyi.
“Tidak mungkin para penyanyi lahir begitu saja tanpa ada panggung-panggung yang mengasah mereka. Panggung-panggung itu salah satunya berasal dari industri kreatif organ tunggal ini,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Balah Hilia, Adrian Adek, dalam sambutannya turut mengapresiasi penyelenggaraan Soundbar Fest II. Ia mengaku terharu melihat banyaknya UMKM yang berjualan di lokasi acara.
Menurut Adrian, kehadiran para pedagang menunjukkan bahwa kegiatan hiburan dapat membuka kesempatan ekonomi bagi masyarakat setempat, selain memberikan ruang bagi pekerja seni untuk menampilkan kreativitas mereka.
Sementara itu, Ketua Umum Gapsi, Firdaus, mengatakan organisasinya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai agenda pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan.
Ia menegaskan, Gapsi akan terus berupaya memberikan kontribusi bagi masyarakat Padang Pariaman melalui kegiatan yang melibatkan pekerja seni dan industri kreatif.
Pembukaan Soundbar Fest II turut dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Padang Pariaman, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Camat Lubuk Alung, serta sejumlah tokoh masyarakat.(yrp)







![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto:ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/10/Firdaus-Katapiang-350x250.jpg)
