
Padang, Scientia—- — Wali Kota Padang Fadly Amran bersama delegasi Program Unggulan (Progul) Padang Juara , melakukan kunjungan balasan ke Guangdong Construction Vocational Technology Institute (Qingyuan Campus), yang berlokasi di Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (China).
Sebelumnya, sejumlah perguruan tinggi Provinsi Guangdong telah melakukan Expo Beasiswa Pemerintah Kota Padang ke China pada 20 Januari 2026 lalu, di Kota Padang.
Delegasi Kota Padang disambut dengan pertunjukan seni Barongsai.
Kegiatan dibuka, oleh Party Secretary Guangdong Construction Vocational Technology Institute Li Guozhang, dan turut dihadiri Chief Inspector of the Department of Education of Guangdong Province Xu Shimin.
Dari Indonesia, forum diikuti oleh pimpinan Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, STTIND, dan Universitas Baiturrahmah. Sementara dari Tiongkok hadir pimpinan tujuh perguruan tinggi yang memaparkan peluang kerja sama akademik dengan perguruan tinggi di Indonesia.
Fadly Amran menegaskan, Padang Juara merupakan salah satu dari sembilan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yang memiliki pada pembangunan sumber daya manusia melalui program beasiswa pendidikan baik dalam maupun luar negeri.
Fadly Amran mengungkapkan, para penerima beasiswa akan menempuh pendidikan dengan skema satu tahun di perguruan tinggi asal di Indonesia, dua tahun di Tiongkok, dan satu tahun kembali di kampus asal untuk menyelesaikan studi.
Fadly Amran mengungkapkan, keberhasilan Program Padang Juara tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi di Kota Padang.
Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Oki Earlivan Sampurno, mengatakan investasi terbesar dalam pembangunan bukanlah pada infrastruktur fisik, melainkan pembangunan manusia. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mitra internasional menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul.
“Tahun ini terdapat 60 calon mahasiswa asal Kota Padang telah dinyatakan lulus seleksi dan memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di China dengan skema full scholarship,” kata Fadly Amran.
“Ke depan, kerja sama ini akan terus kami coba lanjutkan dan diperluas bersama perguruan tinggi di Kota Padang dan Sumatera Barat, sehingga semakin banyak peluang pendidikan internasional yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda Kota Padang,” katanya.
Oki Earlivan Sampurno mengapresiasi, langkah Wali Kota Padang yang membangun sinergi dengan perguruan tinggi dan melibatkan para akademisi dalam penguatan sektor pendidikan.
Semoga Indonesia dan China dapat terus berkolaborasi dalam membangun masa depan dengan berfokus pada pengembangan sumber daya manusia.(Ade)








