
Padang, Scientia—- Wali Kota Padang Fadly Amran, resmikan revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang berada di Jalan Tanjung Indah No. 25, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (4/7).
Peresmian pembangunan ulang masjid yang kini tampil dengan wajah baru dan lebih megah itu ditandai dengan pengguntingan pita, penekanan sirine dan penandatanganan prasasti masjid.
Turut hadir di kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Barat, Ganefri, tokoh masyarakat Sumatera Barat, Duski Samad, serta para donatur pembangunan masjid, dan elemen masyarakat Kampung Lapai.
Fadly Amran mengapresiasi, atas selesainya revitalisasi Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang menjadi bukti kuat semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam membangun sarana ibadah.
Ia menekankan, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan keagamaan sekaligus penguat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Fadly Amran menegaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat fungsi masjid melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau agar masjid tidak hanya dimanfaatkan untuk tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pembinaan umat, dan pengembangan karakter generasi muda berbasis teknologi.
Wali Kota turut mengapresiasi, dedikasi pengurus, jamaah, dan para donatur yang telah mewujudkan pembangunan kembali Masjid Muttaqin Kampung Lapai yang berarsitektur megah tersebut.
Ia meyakini, keberadaan masjid ini akan semakin memperkuat syiar Islam serta menjadi pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan, sekaligus mendukung implementasi program Smart Surau.
Ketua Pengurus Masjid Muttaqin Kampung Lapai Asril Kalis, menjelaskan Masjid Muttaqin bermula dari Surau Lubuk Sirabaah yang telah berdiri sejak era 1960-an dan berkembang menjadi masjid pada sekitar 1980-an.
“Masjid memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan beragama sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Semoga Masjid Muttaqin yang telah direvitalisasi ini dapat menjadi pusat syiar Islam dan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat,” ujar Fadly Amran.
“Melalui Smart Surau, kami mendorong masjid tidak hanya aktif sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pembinaan umat, dan penguatan karakter masyarakat, khususnya generasi muda. Kami berharap Masjid Muttaqin Kampung Lapai dapat mengimplementasikan berbagai program Smart Surau, seperti Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, pendidikan MDTA/MDTW, serta penyediaan ruang belajar digital dan akses WiFi gratis,” katanya.
“Mari ramaikan masjid dengan kegiatan ibadah, pendidikan, dan berbagai aktivitas positif lainnya, sehingga benar-benar menjadi pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Ketua Pengurus Masjid Muttaqin Kampung Lapai, Asril Kalis mengatakan, bertambahnya jumlah penduduk, masjid ini direkonstruksi secara total sejak 2020 dan rampung pada 2025 tanpa mengganggu aktivitas ibadah jamaah.
” Seluruh proses pembangunan menghabiskan anggaran sekitar Rp4,5 miliar yang berasal dari swadaya masyarakat dan para donatur, dengan penyumbang terbesar Ibu Misna Nazar yang berkontribusi sekitar Rp3,3 miliar.” katanya. (Ade)








