
Jakarta, Scientia.id – Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali melakukan peninjauan indeks saham Indonesia. Hasilnya, sejumlah saham mengalami perubahan status, mulai dari penurunan kategori hingga dikeluarkan dari indeks MSCI.
Berdasarkan pengumuman resmi MSCI, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) diturunkan dari indeks Global Standard ke kategori Small Cap.
Selain itu, dua saham Indonesia dikeluarkan dari MSCI Small Cap Indexes. Saham tersebut adalah PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) dan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES).
Kebijakan ini berlaku sejak penutupan perdagangan 27 Februari 2026 dan mulai efektif pada 2 Maret 2026.
MSCI juga memutuskan untuk menahan sejumlah perubahan lain terkait saham Indonesia. Di antaranya adalah pembekuan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan jumlah saham beredar (Number of Shares/NOS).
Selain itu, MSCI menghentikan sementara penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI Investable Market Indexes (IMI) serta menahan kenaikan kategori saham, termasuk dari Small Cap ke Standard.
Menurut MSCI, langkah ini diambil untuk mengurangi terlalu seringnya perubahan indeks dan menekan risiko bagi investor. Kebijakan tersebut juga memberi waktu bagi otoritas pasar Indonesia untuk memperbaiki transparansi.
MSCI menegaskan, jika hingga Mei 2026 belum ada perbaikan, status pasar modal Indonesia akan dievaluasi kembali. Dampaknya bisa berupa penurunan bobot saham Indonesia di indeks pasar negara berkembang MSCI, hingga kemungkinan perubahan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market. (*)
![Foto bertuliskan investment portfolio.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/08/Screenshot_2025-08-04-12-49-59-36_439a3fec0400f8974d35eed09a31f9142-120x86.jpg)






