Minggu, 22/2/26 | 09:57 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Minggu, 21/12/25 | 08:01 WIB
Dekan, Wakil Dekan, Manajer serta tim dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand (Foto: Ist)
Dekan, Wakil Dekan, Manajer serta tim dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand (Foto: Ist)

Padang, Scientia.id – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB Unand) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Dari FIB Unand untuk Anak Nagari” di Posko Pengungsian Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini difokuskan pada pemulihan psikososial anak-anak korban bencana galodo yang melanda wilayah tersebut.

Melalui pendekatan literasi dan permainan edukatif, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas seperti mendongeng, bercerita, menggambar, hingga bermain bersama. Kegiatan ini bertujuan membantu anak-anak mengekspresikan perasaan, mengurangi trauma, serta menumbuhkan kembali semangat dan harapan di tengah kondisi pascabencana.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Tim Pengabdian FIB Unand, mahasiswa, relawan lokal, serta unsur TNI. Sinergi ini menciptakan suasana hangat dan aman bagi anak-anak untuk kembali tersenyum dan berinteraksi secara positif.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., menegaskan bahwa kehadiran kampus di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen FIB Unand dalam membumikan ilmu dan nilai-nilai budaya.

BACAJUGA

Diskusi Bersama Alumni Pengelola Media, Rektor Unand Serap Masukan untuk Kemajuan Kampus

Diskusi Bersama Alumni Pengelola Media, Rektor Unand Serap Masukan untuk Kemajuan Kampus

Jumat, 20/2/26 | 23:20 WIB
13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

Rabu, 18/2/26 | 09:15 WIB

“Bencana boleh saja merusak rumah dan fasilitas, tetapi jangan sampai memudarkan harapan anak-anak kita. Melalui kegiatan literasi dan mendongeng, kami ingin menghadirkan pelukan hangat kemanusiaan dari kampus untuk anak-anak nagari. Ini adalah bagian dari peran FIB Unand dalam menghadirkan ilmu dan budaya yang berdaya menyembuhkan,” ujarnya.

Selain memberi dampak langsung bagi anak-anak, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa. Mereka terlibat aktif mengajak anak-anak melakukan ice breaking, permainan yang melatih daya ingat, hingga mendengarkan dongeng inspiratif tentang Whuzz Whuzz, si karet merah, yang sarat pesan ketangguhan dan keberanian.

Manajer Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FIB Unand, Dr. Ria Febrina, menambahkan bahwa kegiatan ini mencerminkan nilai kebudayaan Minangkabau yang inklusif dan berorientasi pada gotong royong.

“Interaksi lintas generasi dan kolaborasi multipihak ini menunjukkan bagaimana masyarakat saling membantu dan membangun kembali semangat bangkit dari bencana. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi inti dari pengabdian kami,” jelasnya.

Antusiasme juga dirasakan langsung oleh anak-anak pengungsi. Elsa, salah seorang anak korban bencana, mengaku bahagia dengan kehadiran dosen dan mahasiswa FIB Unand yang membawa keceriaan di tengah masa sulit.

Baca Juga: Dosen Unand Pramono Raih Penghargaan Pelestarian Naskah Kuno Perpusnas RI

Dengan semangat kebersamaan, FIB Unand berharap kegiatan ini menjadi langkah awal keterlibatan kampus yang lebih luas dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana, khususnya kelompok paling rentan.

“Semoga senyum mereka kembali merekah dan semangat belajar tetap menyala,” tutup Prof. Ike Revita. (*)

Tags: FIB UnandPadangUnandUniversitas Andalas
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Penulisan Nama dalam Bahasa Asing

Berita Sesudah

Perbedaan Frasa “Sepatu Baru” dan “Sepatu yang Baru”

Berita Terkait

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

Rabu, 18/2/26 | 09:15 WIB

Foto: elly Padang, Scientia-Sebanyak 13 Program Studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (UNAND) yang telah...

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Senin, 26/1/26 | 19:56 WIB

Ilustrasi (Foto: Ist) Jakarta, Scientia.id - Sebuah temuan arkeologis penting terungkap dari kawasan Sulawesi Tenggara. Tim peneliti lintas negara melaporkan...

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

Jumat, 23/1/26 | 20:56 WIB

Padang, Scientia-Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat (PWM SUMBAR) melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) bekerja sama dengan Departemen Hubungan...

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Jumat, 19/12/25 | 07:58 WIB

Padang, Scientia— Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand), Alfitri, resmi menamatkan studi doktoralnya (S3) di...

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Rabu, 17/12/25 | 20:50 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar saat melepas mahasiswa UNP KKN Tanggap Darurat Bencana, Rabu (17/12). (SCIENTIA/Wahyu Amuk) Padang, SCIENTIA -...

Sekolah Rakyat Kota Padang Bentuk Kolaborasi Perguruan Tinggi Dukung Program Prioritas Presiden

Sekolah Rakyat Kota Padang Bentuk Kolaborasi Perguruan Tinggi Dukung Program Prioritas Presiden

Rabu, 17/12/25 | 20:41 WIB

Padang, SCEINTIA - Perguruan Tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Terlebih lagi, ini merupakan program prioritas...

Berita Sesudah
Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

Perbedaan Frasa "Sepatu Baru" dan "Sepatu yang Baru"

POPULER

  • Kantor Baru PKB Sumbar Diresmikan

    Kantor Baru PKB Sumbar Diresmikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkembangan Hukum Islam di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Klarifikasi Direktur RSUD Sungai Dareh Terkait Poli Jantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Sumbar Bentuk Tim 5 Muscab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024