![Gubernur Sumbar, Mahyeldi berikan penghargaan kepada polisi.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251001-WA0003.jpg)
Dalam amanatnya, Mahyeldi menegaskan bahwa Pancasila adalah perekat bangsa sekaligus benteng dari segala bentuk ideologi yang bisa mengancam keutuhan Indonesia.
“Pancasila merupakan perekat bangsa menuju Indonesia Raya yang maju. Hari ini menjadi pengingat kita bahwa ideologi asing seperti komunisme, radikalisme, dan liberalisme ekstrem tidak boleh menggantikan Pancasila,” tegas Mahyeldi.
Ia menambahkan, nilai Pancasila bukan hanya untuk melawan ancaman masa lalu, melainkan juga menjaga generasi dari bahaya yang menggerogoti moral bangsa, termasuk peredaran narkoba.
“Seperti banyaknya kasus narkoba yang bisa merusak generasi muda kita,” ujarnya.
Apresiasi Polisi Bongkar Kasus Besar
Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumbar juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Daerah Sumbar yang baru saja berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika terbesar di daerah itu. Polisi menyita 51 paket sabu dengan berat mencapai 49,3 kilogram.
“Harusnya kita bangga, Kepolisian selalu hadir untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di masyarakat,” kata Mahyeldi.
Sebagai bentuk penghargaan, Mahyeldi menyerahkan piagam kepada sejumlah personel kepolisian yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut. Mereka dinilai telah memberikan prestasi luar biasa dalam menjaga Sumbar dari ancaman narkoba.
Adapun penerima penghargaan adalah:
- Kombes Wendi Mahadi, S.I.K., M.A.P. (Dirresnarkoba)
- Kompol Deddy Andriansyah Putra, SH, S.I.K, MH. (PS. Kasubdit 3 Dirresnarkoba)
- Iptu Istiklal, SH, MH. (Katimsus Panit Dirresnarkoba)
- Brigpol Yogi Wiramadhani (Tim Ops Dirresnarkoba)
- Brigpol Fakhrul Ridho, SH (Tim Ops Dirresnarkoba)
- Brigpol Riki Andika, SH (Tim Ops Dirresnarkoba)
- Bripda Luki Soni (Tim It Dirresnarkoba)
- Bripda Fatha Adya Putra (Tim It Dirresnarkoba)
- Bripda Muhammad Alfis (Tim It Dirresnarkoba).
Momentum Persatuan dan Keteladanan
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Jadi Sumbar ke-80 ini juga dihadiri jajaran Forkopimda, Kapolda Sumbar, para kepala OPD di lingkungan Pemprov, serta tokoh masyarakat dan agama.
Mahyeldi berharap momentum ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga persatuan dan menunjukkan keteladanan dalam kehidupan berbangsa.
“Pancasila harus kita jaga bukan hanya dalam kata, tetapi dalam tindakan nyata, termasuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba dan berbagai pengaruh yang merusak,” tutupnya.(Adpsb)

![Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251130-WA0008-120x86.jpg)

![Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20230522-WA0086_1-350x250.jpg)

![Jalan Water Front City di Desa Pasir Sunur pasca banjir. Minggu, (30/11) [foto : sci/yrp]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/1000760351-350x250.jpg)

![Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251130-WA0008-350x250.jpg)

![Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/07/FB_IMG_17535045128082-350x250.jpg)