Sabtu, 31/10/26 | 16:37 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Keluarga Bantah Pemilik Ponpes Miftahul Huda Dharmasraya Terlibat Dugaan Kasus Pelecehan Seksual

Selasa, 08/7/25 | 22:12 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pihak keluarga dari pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren Miftahul Huda, yang diduga terlibat kasus pelecehan seksual, membantah sejumlah tudingan yang dialamatkan kepada pemilik ponpes tersebut. Salah satu bantahan utama adalah mengenai sumber dana pembangunan pondok yang disebut-sebut berasal dari swadaya masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Aning Putri Lestari, adik kandung dari pemilik Ponpes Miftahul Huda, Sabtu (5/7/2025).

Aning menjelaskan bahwa tudingan bahwa pondok tersebut hasil dari swadaya masyarakat adalah tidak benar.

BACAJUGA

Lampu Jalan Padam di Dharmasraya, Reviu BPKP Ada Potensi Ketidakwajaran Proyek

Perkuat Sinergi Hukum, Pemkab Dharmasraya Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari

Jumat, 30/10/26 | 20:09 WIB
Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

Jumat, 30/10/26 | 20:04 WIB

Ia membeberkan sejarah berdirinya ponpes, yang berawal dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) hingga berkembang menjadi pondok pesantren dengan banyak santri dan jamaah pengajian.

“Awal mula tahun 2007, ada seorang warga Koto Ranah sedang mencari guru untuk mengajar mengaji di Mushola Toriqul Jannah,” ungkapnya.

Aning menambahkan guru tersebut didapatkan dari Sitiung 3 Blok C Nagari Kurnia Selatan Kecamatan Sungai Rumbai.

“Pada awalnya, proses mengajar tidak setiap hari, dengan guru harus pulang-pergi dari Sitiung 3 ke Sitiung 4, dan kurang lebih ada 10 anak yang ikut mengaji di Mushola,” tandasnya.

Kemudian, pada tahun 2008, terduga pelaku pemilik ponpes menikah dengan orang Sitiung 4 Koto Ranah yang juga merupakan santrinya.

“Tahun 2011 kakak saya itu membeli tanah di Sitiung 4 Koto Ranah dan mulai membangun rumah, sembari menunggu pembangunan rumah selesai,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aning mengatakan selama masa pembangunan rumah, ia masih tetap pulang-pergi dari Sitiung 3 menuju Sitiung 4 untuk mengajar mengaji di Musala.

Seiring berjalannya waktu, jumlah anak yang mengaji di mushola semakin bertambah. Setelah pembangunan rumah selesai pada tahun 2012, pemilik ponpes memutuskan untuk membuat Madrasah di depan rumah sekaligus menempati rumah tersebut.

Pada waktu itu, Madrasah masih berada di depan rumah, dan jumlah santrinya terus bertambah. Karena jumlah santri sudah mencapai sekitar kurang lebih 100 murid, pemilik ponpes memutuskan untuk menambah bangunan di belakang rumah.

Pada tahun 2019, kata Aning, ada satu santri yang berkeinginan untuk mondok.

“Pada waktu itu berawal dari satu anak dan semakin bertambah, dan tidak semua santri mondok di situ, ada yang mondok atau mengaji pulang pergi,” terangnya.

Setelah Madrasah berdiri dan berkembang, ada dua opsi jadwal pembelajaran untuk santri yang pulang-pergi. Madrasah ini mengaji lima hari dalam seminggu, sementara santri yang mondok melanjutkan di hari Jumat dan Sabtu (hari libur sekolah).

Seiring berjalannya waktu, santri yang ingin mukim (mondok) terus bertambah, mencapai hampir 25 orang (putra dan putri).

“Dengan bertambahnya santri yang mukim/mondok, pembangunan bangunan tambahan dilakukan dengan biaya pribadi dan beberapa donatur, bukan dari swadaya masyarakat. Proses pembangunan pondok ini dibantu secara gotong royong oleh wali santri, kecuali tanah Musloha merupakan tanah wakaf,” pungkasnya. (tnl)

Tags: DharmasrayaPonpes Miftahul Huda Dharmasraya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Yusri Latif Siap Kawal Program “Buat Kesan Manis” Kemenag Padang: Bina Remaja dan Keluarga Sakinah Jadi Prioritas

Berita Sesudah

Rismal Hadi Ditunjuk Jadi Sekda Kota Bukittinggi

Berita Terkait

Lampu Jalan Padam di Dharmasraya, Reviu BPKP Ada Potensi Ketidakwajaran Proyek

Perkuat Sinergi Hukum, Pemkab Dharmasraya Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari

Jumat, 30/10/26 | 20:09 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memperbarui dan memperpanjang kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Dharmasraya, khususnya dalam penanganan dan penyelesaian...

Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

Jumat, 30/10/26 | 20:04 WIB

Padang, Scientia.id - Kebijakan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap produk pembalut wanita kembali menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan...

Bupati Annisa Percepat Pembangunan Asam Jujuhan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

Bupati Annisa Percepat Pembangunan Asam Jujuhan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

Kamis, 29/10/26 | 20:11 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mendorong pembangunan infrastruktur di Kecamatan Asam Jujuhan senilai Rp14 Miliar lebih melalui...

Hadapi Ancaman Banjir, Pemkab Dharmasraya Cek Kesiapan Armada dan Logistik BPBD

Hadapi Ancaman Banjir, Pemkab Dharmasraya Cek Kesiapan Armada dan Logistik BPBD

Kamis, 29/10/26 | 20:07 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Menanggapi peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Sumatera Barat yang diperkirakan...

Mahyeldi Ingatkan Pemuda Sumbar: Narkoba dan Adu Domba Ancam Persatuan Bangsa

Mahyeldi Ingatkan Pemuda Sumbar: Narkoba dan Adu Domba Ancam Persatuan Bangsa

Kamis, 29/10/26 | 19:16 WIB

Padang, Scientia — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengingatkan generasi muda agar mewaspadai narkoba dan provokasi yang dapat memecah belah...

Sumbar Bentuk Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan

Sumbar Bentuk Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan

Kamis, 29/10/26 | 19:09 WIB

Batusangkar, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membentuk Forum Asisten Perekonomian dan Pembangunan bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat...

Berita Sesudah
Rismal Hadi Ditunjuk Jadi Sekda Kota Bukittinggi

Rismal Hadi Ditunjuk Jadi Sekda Kota Bukittinggi

POPULER

  • Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

    Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Kedua OPS, Polisi Pariaman Prioritaskan Edukasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahyeldi Ingatkan Pemuda Sumbar: Narkoba dan Adu Domba Ancam Persatuan Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisi I DPRD Sumbar Dorong Pengembangan Potensi Nagari Pandam Gadang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekretariat DPRD Sumbar Perkuat Keterbukaan Informasi Lewat 19 Inovasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026