Senin, 01/12/25 | 03:05 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Maling Sawit dan Getah Karet Marak di Dharmasraya, Petani Menjerit

Jumat, 13/6/25 | 21:28 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Petani di Dharmasraya, yang mayoritas menggantungkan hidup pada perkebunan sawit dan karet, kini dihadapkan pada masalah serius. Maraknya aksi pencurian hasil panen membuat para petani mengeluh dan terancam kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari serta biaya pendidikan anak-anak mereka.

Bagi masyarakat Dharmasraya, sawit dan karet adalah jantung perekonomian. Namun, belakangan ini, kerja keras para petani seolah tak membuahkan hasil. Rizal, seorang petani dari Nagari IV Koto Pulau Punjung, merasakan langsung dampak buruk pencurian ini. Setiap pagi ia pergi ke kebun untuk menyadap karet (motong getah) dan baru pulang menjelang salat Ashar.

“Satiok pagi ambo pai motong gatah, siapnyo la ka sholat ashar. Hari Sabtu baru ambo bangkik gotah untuk ka di jua. Piti nyo untuk pai balanjo ka pasa hari Minggu. Kini yo sabana payah. Satiok pagi ka ladang, gatah yang di potong patang hari la hilang,” keluhnya, Kamis (12/5/2025).

BACAJUGA

Diduga Lakukan Pungutan Komite, MTsN Dharmasraya Dikeluhkan Wali Murid

Isu Pungutan Komite di MTsN Dharmasraya, Pihak Sekolah dan Komite Beri Penjelasan

Kamis, 27/11/25 | 20:53 WIB
Diduga Lakukan Pungutan Komite, MTsN Dharmasraya Dikeluhkan Wali Murid

Diduga Lakukan Pungutan Komite, MTsN Dharmasraya Dikeluhkan Wali Murid

Kamis, 27/11/25 | 06:55 WIB

Ia menambahkan, hasil karetnya itu untuk membiayai kebutuhan sehari-hari dan sekolah anak-anaknya.

“Kini yo panek jo yang dapeknyo, malah hutang yang tambah banyak,” ujarnya dengan nada kecewa.

Senada, Herman, petani sawit dari Nagari Sungai Kambut, juga mengalami nasib serupa. Setiap tiba jadwal panen, buah sawitnya sudah raib digondol pencuri.

“Wak baru kapanen, kiro ala dulu lo orang nan mamanen,” katanya.

Herman mengungkapkan bahwa persoalan ini sudah ia laporkan kepada kepala jorong, namun belum ada penanganan yang signifikan ia rasakan. Berbagai upaya telah dilakukan para petani untuk mengatasi pencurian ini, mulai dari memasang paku di kebun hingga melakukan jaga malam.

“Ala ba macam caro kami lakukan, mulai mamasang paku, jago malam. Malam hari ambo cibo pai ka ladang, maintai pencurian, tapi apo la dayo. Pagi kami la ka ladang pulo dan sore lah pulang pulo. Tantu malam kami butuh istirahat, iko tapaso juo marundo,” ungkapnya.

Para petani Dharmasraya sangat berharap kepada pemerintah dan pihak kepolisian untuk dapat serius menangani kasus pencurian ini.

“Kami yo ba arok bana ka pemerintah dan pak polisi untuk mengatasi pencurian ko. Kalau mode iko jo yo dak ka makan kami do. Manumpuak hutang yang ka jadi,” bebernya.

Baca Juga: Jembatan Gantung Buktung Ampang Kuranji Putus, Aktivitas Warga dan Pertanian Terganggu

Selain itu, ia juga berharap pemerintah dapat mengeluarkan surat kepada pengusaha tempat penerima buah sawit (RAM) dan pembeli getah karet (Toke Gotah) untuk tidak menerima penjual yang tidak jelas.

“Dan untuk itu agar pemerintah segera mendata secara menyeluruh tempat-tempat penerimaan sawit dan karet guna meminimalisir praktik pencurian,” pungkasnya. (tnl)

Tags: DharmasrayaKaretPeristiwa
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

PMII Undhari Soroti Kepadatan Lalu Lintas, Desak Pemasangan Rambu di Gerbang Sport Center dan Kampus

Berita Sesudah

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Yozawardi, Pejabat Sekda Kerja Senyap Tapi Berdampak

Berita Terkait

PKB Kota Padang Salurkan Bantuan di Sejumlah Titik pada Kecamatan Terdampak

PKB Kota Padang Salurkan Bantuan di Sejumlah Titik pada Kecamatan Terdampak

Minggu, 30/11/25 | 23:23 WIB

Padang, Scientia - Di tengah bencana banjir yang melanda Kota Padang beberapa waktu lalu, Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota...

Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus Minta Pengawasan Distribusi BBM dan LPG Diperketat agar Tidak Disalahgunakan di Tengah Bencana

Minggu, 30/11/25 | 22:36 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Ketua DPW PKB Sumbar sekaligus Anggota DPRD Sumbar, Firdaus, meminta pemerintah memperketat pengawasan distribusi BBM...

Pemprov Sumbar dan Pertamina Kerahkan Skema Darurat Demi Jaga Distribusi BBM dan LPG Pasca Bencana

Pemprov Sumbar dan Pertamina Kerahkan Skema Darurat Demi Jaga Distribusi BBM dan LPG Pasca Bencana

Minggu, 30/11/25 | 22:22 WIB

Padang, Scientia - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menata ulang jalur distribusi BBM...

Jalan Water Front City di Desa Pasir Sunur pasca banjir. Minggu, (30/11) [foto : sci/yrp]

Jalan Water Front City Amblas 200 Meter di Pariaman Selatan, Tanpa Rambu dan Penerangan: Warga Terancam Nyawa

Minggu, 30/11/25 | 22:05 WIB

Jalan Water Front City di Desa Pasir Sunur pasca banjir. Minggu, (30/11) Pariaman, Scientia - Kondisi memprihatinkan terlihat di Jalan...

SOKSI Salurkan Seragam Sekolah untuk Anak Korban Banjir dan Longsor di Padang

SOKSI Salurkan Seragam Sekolah untuk Anak Korban Banjir dan Longsor di Padang

Minggu, 30/11/25 | 14:02 WIB

Padang, Scientia - Depidar III SOKSI Provinsi Sumatera Barat bersama Depinas Peduli menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada anak-anak korban banjir...

Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]

Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

Minggu, 30/11/25 | 13:49 WIB

Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB Padang, Scientia - Jumlah korban bencana hidrometeorologi...

Berita Sesudah
Gubernur Mahyeldi Apresiasi Yozawardi, Pejabat Sekda Kerja Senyap Tapi Berdampak

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Yozawardi, Pejabat Sekda Kerja Senyap Tapi Berdampak

POPULER

  • Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

    PDAM Padang Kerahkan Mobil Tangki Gratis, Krisis Air Bersih Dipastikan Tetap Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Desak PDAM Percepat Perbaikan IPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Indonesia itu Mudah atau Sulit?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sastra Melayu Klasik dalam Kehidupan Masyarakat Lampau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024