Minggu, 01/11/26 | 18:02 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Harga Santan ‘Menggila’, Anggota DPRD Sumbar Minta Pemprov Turun Tangan

Sabtu, 26/4/25 | 11:01 WIB
Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist)
Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist)

Padang, Scientia.id – Harga santan di sejumlah pasar tradisional Sumatera Barat mengalami lonjakan signifikan dalam sepekan terakhir. Di beberapa titik, harga santan bahkan mencapai Rp16ribu per kilogram. Kenaikan ini menuai perhatian dari anggota DPRD Sumatera Barat, Firdaus yang meminta pemerintah daerah agar segera turun tangan.

Firdaus menilai lonjakan harga tersebut sebagai sinyal serius akan lemahnya sistem pengawasan distribusi dan ketidakstabilan pasokan bahan pangan lokal. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh berpangku tangan menghadapi kondisi ini.

“Naiknya harga santan sampai Rp16ribu jelas membebani masyarakat. Ini bukan angka kecil, apalagi bagi pedagang kecil dan rumah tangga yang setiap hari menggantungkan kebutuhan pada komoditas ini. Pemerintah daerah tidak bisa tutup mata,” ujar Firdaus pada Scientia.id, Jumat (25/4).

Meenurut Firdaus, kenaikan harga ini bukan hanya dipicu faktor musiman atau cuaca, tetapi bisa juga karena adanya permainan harga oleh pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan kelangkaan pasokan. Ia meminta agar Dinas perdagangan dan instansi terkait segera melakukan inspeksi dan mengevaluasi rantai distribusi santan dari hulu hingga ke pasar.

BACAJUGA

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Minggu, 01/11/26 | 01:48 WIB
Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Minggu, 01/11/26 | 01:32 WIB

“Kita harus pastikan tidak ada penimbunan atau permainan harga oleh tengkulak. Pemerintah wajib menjaga keseimbangan antara harga di tingkat petani, pedagang dan konsumen. Kalau tidak, rakyat yang jadi korban,” tegas Firdaus.

Firdaus juga mengingatkan bahwa santan bukan sekedar bahan makanan biasa. Dalam budaya Minangkabau, santan adalah bagian penting dari kuliner tradisional, terutama saat perayaan keagamaan dan acara adat.

“Kalau harga santan dibiarkan liar seperti ini, bukan cuma ekonomi yang terdampak, tapi juga tradisi. Kita tidak ingin masyarakat kehilangan kemampuan untuk melestarikan budaya karena terbentuk harga bahan pokok,” tambah Firdaus.

Untuk mengatasi persoalan ini, Firdaus mendorong pemerintah daerah melakukan langkah konkret, termasuk operasi pasar jika diperlukan, serta pembinaan langsung kepada petani kelapa lokal agar distribusi lebih merata dan harga bisa ditekan.

Baca Juga: Firdaus Sosialisasi Perda Soal Penanggulangan Bencana di Hadapan Pegiat Seni dan Budaya

“Saatnya pemerintah hadir di tengah masyarakat, bukan hanya ketika kampanye, tetapi juga saat masyarakat menjerit karena beban ekonomi. Kestabilan harga bahan pokok harus jadi prioritas,” pungkasnya.

Tags: Anggota DPRD SumbarAnggota DPRD Sumbar FirdausPKB SumbarSumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemkab Agam Lucurkan Program Sawah Pokok Murah

Berita Sesudah

Silek Tradisi Jadi Ekstrakulikuler Wajib Tingkat SMA, Donizar: Strategis dan Penting

Berita Terkait

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Minggu, 01/11/26 | 01:48 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Keberhasilan pendidikan tidak semestinya diukur dari kemampuan seluruh peserta didik mencapai standar yang sama. Setiap anak...

Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Minggu, 01/11/26 | 01:32 WIB

Padang, Scientia — Rumah sakit tidak cukup hanya mengandalkan kelengkapan fasilitas dan kecanggihan teknologi untuk meningkatkan pendapatan. Kualitas pelayanan, keselamatan...

Lampu Jalan Padam di Dharmasraya, Reviu BPKP Ada Potensi Ketidakwajaran Proyek

Perkuat Sinergi Hukum, Pemkab Dharmasraya Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari

Jumat, 30/10/26 | 20:09 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memperbarui dan memperpanjang kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Dharmasraya, khususnya dalam penanganan dan penyelesaian...

Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

Jumat, 30/10/26 | 20:04 WIB

Padang, Scientia.id - Kebijakan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap produk pembalut wanita kembali menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan...

Bupati Annisa Percepat Pembangunan Asam Jujuhan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

Bupati Annisa Percepat Pembangunan Asam Jujuhan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

Kamis, 29/10/26 | 20:11 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mendorong pembangunan infrastruktur di Kecamatan Asam Jujuhan senilai Rp14 Miliar lebih melalui...

Hadapi Ancaman Banjir, Pemkab Dharmasraya Cek Kesiapan Armada dan Logistik BPBD

Hadapi Ancaman Banjir, Pemkab Dharmasraya Cek Kesiapan Armada dan Logistik BPBD

Kamis, 29/10/26 | 20:07 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Menanggapi peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Sumatera Barat yang diperkirakan...

Berita Sesudah
Pengawasan Terhadap WNA di Sumbar Perlu Ditingkatkan

Silek Tradisi Jadi Ekstrakulikuler Wajib Tingkat SMA, Donizar: Strategis dan Penting

POPULER

  • Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

    Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Annisa Percepat Pembangunan Asam Jujuhan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026