Selasa, 21/4/26 | 21:41 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Harga Santan ‘Menggila’, Anggota DPRD Sumbar Minta Pemprov Turun Tangan

Sabtu, 26/4/25 | 11:01 WIB
Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist)
Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist)

Padang, Scientia.id – Harga santan di sejumlah pasar tradisional Sumatera Barat mengalami lonjakan signifikan dalam sepekan terakhir. Di beberapa titik, harga santan bahkan mencapai Rp16ribu per kilogram. Kenaikan ini menuai perhatian dari anggota DPRD Sumatera Barat, Firdaus yang meminta pemerintah daerah agar segera turun tangan.

Firdaus menilai lonjakan harga tersebut sebagai sinyal serius akan lemahnya sistem pengawasan distribusi dan ketidakstabilan pasokan bahan pangan lokal. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh berpangku tangan menghadapi kondisi ini.

“Naiknya harga santan sampai Rp16ribu jelas membebani masyarakat. Ini bukan angka kecil, apalagi bagi pedagang kecil dan rumah tangga yang setiap hari menggantungkan kebutuhan pada komoditas ini. Pemerintah daerah tidak bisa tutup mata,” ujar Firdaus pada Scientia.id, Jumat (25/4).

Meenurut Firdaus, kenaikan harga ini bukan hanya dipicu faktor musiman atau cuaca, tetapi bisa juga karena adanya permainan harga oleh pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan kelangkaan pasokan. Ia meminta agar Dinas perdagangan dan instansi terkait segera melakukan inspeksi dan mengevaluasi rantai distribusi santan dari hulu hingga ke pasar.

BACAJUGA

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Selasa, 21/4/26 | 10:11 WIB
Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Senin, 20/4/26 | 14:59 WIB

“Kita harus pastikan tidak ada penimbunan atau permainan harga oleh tengkulak. Pemerintah wajib menjaga keseimbangan antara harga di tingkat petani, pedagang dan konsumen. Kalau tidak, rakyat yang jadi korban,” tegas Firdaus.

Firdaus juga mengingatkan bahwa santan bukan sekedar bahan makanan biasa. Dalam budaya Minangkabau, santan adalah bagian penting dari kuliner tradisional, terutama saat perayaan keagamaan dan acara adat.

“Kalau harga santan dibiarkan liar seperti ini, bukan cuma ekonomi yang terdampak, tapi juga tradisi. Kita tidak ingin masyarakat kehilangan kemampuan untuk melestarikan budaya karena terbentuk harga bahan pokok,” tambah Firdaus.

Untuk mengatasi persoalan ini, Firdaus mendorong pemerintah daerah melakukan langkah konkret, termasuk operasi pasar jika diperlukan, serta pembinaan langsung kepada petani kelapa lokal agar distribusi lebih merata dan harga bisa ditekan.

Baca Juga: Firdaus Sosialisasi Perda Soal Penanggulangan Bencana di Hadapan Pegiat Seni dan Budaya

“Saatnya pemerintah hadir di tengah masyarakat, bukan hanya ketika kampanye, tetapi juga saat masyarakat menjerit karena beban ekonomi. Kestabilan harga bahan pokok harus jadi prioritas,” pungkasnya.

Tags: Anggota DPRD SumbarAnggota DPRD Sumbar FirdausPKB SumbarSumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemkab Agam Lucurkan Program Sawah Pokok Murah

Berita Sesudah

Silek Tradisi Jadi Ekstrakulikuler Wajib Tingkat SMA, Donizar: Strategis dan Penting

Berita Terkait

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Selasa, 21/4/26 | 10:11 WIB

Jakarta, Scientia — Peringatan Hari Kartini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk menegaskan peran perempuan dalam aksi...

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Senin, 20/4/26 | 14:59 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Perputaran ekonomi selama pelaksanaan Dharmasraya Bazaar, live music, dan Car Free Day dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat...

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Sebanyak 65 bakal calon Ketua Tanfidz Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa...

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, diduga menghambat hak politik...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Memperkuat Sinergi di Bidang Hukum Wali Kota Padang Menandatangani MoU Bersama Kepala Kajari Padang

Kamis, 16/4/26 | 17:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui...

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna tentang Program Bantuan Pendidikan Tingkat Sarjana di Sampoerna University untuk tahun akademik 2026/2027.

Progul Padang Juara Pemko Padang Beasiswakan 8 Siswa ke Sampoerna University Tahun Ajaran 2027/2027

Kamis, 16/4/26 | 16:57 WIB

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna...

Berita Sesudah
Pengawasan Terhadap WNA di Sumbar Perlu Ditingkatkan

Silek Tradisi Jadi Ekstrakulikuler Wajib Tingkat SMA, Donizar: Strategis dan Penting

POPULER

  • Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

    Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persoalan “ini” dan “itu” di dalam Berbagai Konteks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-Puisi Elly Delfia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026