Kamis, 24/9/26 | 12:22 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Sekolah di Sumbar Diminta Kebencanaan jadi Muatan Lokal

Senin, 30/9/24 | 21:26 WIB
Siswa SMTI Padang menggotong rekannya saat simulasi bencana, 21 November 2023. (SCIENTIA/Wahyu)

PADANG, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pendidikan membuat kurikulum kebencanaan di setiap satuan pendidikan.

“Minimal dijadikan pelajaran muatan lokal. Setiap ajaran baru, murid baru, ini terus diulang-ulang,” kata Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, Senin (30/9) saat peringatan 15 Tahun Gempa Sumbar 2009 silam, di Kota Padang.

Menurutnya, Sumbar harus segera konsentrasi pendidikan tentang kebencanaan lebih komprehensif di sekolah hingga perguruan tinggi. Pengetahuan tentang kebencanaan bisa diajarkan minimal 1 atau 2 jam dalam seminggu.

Alasan Audy, dikarenakan Sumbar bagaikan “supermarket”-nya bencana di Indonesia dengan tingkat kerawanan tinggi. Mulai dari gempa, longsor, banjir, banjir bandang, kebakaran hutan, hingga tsunami dengan isu megathrust Mentawai.

BACAJUGA

Kabut Asap Kembali Mengancam, Bupati Dharmasraya Tetapkan Siaga Satu Karhutla

Kabut Asap Kembali Mengancam, Bupati Dharmasraya Tetapkan Siaga Satu Karhutla

Rabu, 09/9/26 | 21:10 WIB
Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

Senin, 07/9/26 | 10:31 WIB

BACA JUGA: Unand Didorong Dirikan Fakultas Ilmu Kebencanaan

“Isu megathrust Mentawai yang kembali muncul saat ini, itu bukan untuk menakut-nakuti. Megathrust itu dipastikan terjadi, cuma waktunya belum kapan,” ujarnya.

Selain itu, masuknya pengetahuan kebencanaan dalam kurikulum satuan pendidikan ini sangat penting. Terutama untuk mengajarkan anak-anak dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat sedini mungkin.

“Karena penyakit terbesar kita ini adalah sering lupa, kalau sudah terjadi baru ingat. Makanya harus sering kita ulang-ulang, dan bisa dimulai dari sekolah-sekolah meski saat suasana sedang tenang-tenang saja,” terang Audy.

Hal ini sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo agar kementerian serta lembaga terkait meningkatkan kesiapan menghadapi bencana. Salah satunya memasukkan kebencanaan ke satuan pendidikan, baik sekolah dasar, menengah, hingga pendidikan tinggi.

“Sebagai negara di tempat rawan bencana alam, ring of fire, kita harus siap merespon tanggung jawab menghadapi segala bencana. Saya minta edukasi lebih baik, konsisten dan lebih dini bisa masuk ke dalam muatan sistem pendidikan kita,” tegasnya, Senin (7/1).

BACA JUGA: Disambut Gubernur dan Forkopimda, Kepala BNPB Kunjungi Mentawai

Ia berpendapat, kurikulum pendidikan dasar, menangah, dan pendidikan tinggi penting agar siswa atau mahasiswa memahami keberagaman bencana di Indonesia. Literasi dan edukasi pelajar akan menjadikan masyarakat lebih paham langkah dan mitigasi bencana ke depan.

Sementara itu, Deputi Bidang Kebijakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Mego Pinandito menyebutkan, Indonesia saat ini sudah memiliki teknologi pemantau, data, dan potensi bencana dari berbagai kementerian dan lembaga.

“Peta potensi bencana di Indonesia, peta pola hujan, perubahan iklim juga ada. Sekarang bagaimana kita memberikan bahan-bahan yang luar biasa lengkap kepada anak-anak didik, mengedukasi, dan mendukung mitigasi bencana,” terang Mego.

Tags: Dinas Pendidikan SumbarKurikulum Bencana Jadi Muatan Lokal di SekolahKurikulum Bencana Masuk SekolahMegathrust MentawaiPemprov SumbarPengetahuan Bencana Masuk Kurikulum Satuan PendidikanPlt Gubernur Sumbar Audy JoinaldyPresiden Joko WidodoSimulasi Bencana GempaSimulasi Bencana TsunamiSimulasi Megathrust
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPRD Padang Setujui APBD Perubahan 2024 Sebesar Rp2,8 Triliun

Berita Sesudah

Warga Akui Erman Safar-Heldo Aura Sangat Peduli Rakyat Kecil

Berita Terkait

Kabut Asap Kembali Mengancam, Bupati Dharmasraya Tetapkan Siaga Satu Karhutla

Kabut Asap Kembali Mengancam, Bupati Dharmasraya Tetapkan Siaga Satu Karhutla

Rabu, 09/9/26 | 21:10 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dharmasraya kembali berhadapan dengan ancaman serius kabut asap. Kualitas udara yang merosot tajam mendorong Bupati Annisa Suci...

Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

Senin, 07/9/26 | 10:31 WIB

PADANG — Fraksi PDI Perjuangan-PKB DPRD Sumatera Barat menilai perubahan APBD 2026 belum menunjukkan langkah kuat pemerintah daerah untuk memperbesar...

Sosialisasi Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di SMAN 9 Padang

Sosialisasi Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di SMAN 9 Padang

Sabtu, 05/9/26 | 04:54 WIB

  Foto 1. Tim  Pengabdian Masyarakat  Teknik Sipil PNP dengan Pihak Sekolah SMAN 9 Padang Padang, Scientia.id-Kesadaran terhadap ancaman bencana...

DPRD Sumbar Bahas Perubahan APBD 2026 untuk Percepat Pemulihan dan Pembangunan

DPRD Sumbar Bahas Perubahan APBD 2026 untuk Percepat Pemulihan dan Pembangunan

Jumat, 04/9/26 | 10:19 WIB

PADANG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah...

Nanda Satria Hadiri Malam Puncak HUT RI di Purus

Nanda Satria Hadiri Malam Puncak HUT RI di Purus

Jumat, 04/9/26 | 10:16 WIB

PADANG — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Nanda Satria, menghadiri malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Kabut Asap Menyelimuti Padang, Nanda Satria Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kabut Asap Menyelimuti Padang, Nanda Satria Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 03/9/26 | 10:13 WIB

PADANG — Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Nanda Satria mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan menyusul menurunnya kualitas udara...

Berita Sesudah
Calon Wako Bukittinggi Erman Safar menyapa anak kecil saat melaksanakan kampanye (Foto: Ist)

Warga Akui Erman Safar-Heldo Aura Sangat Peduli Rakyat Kecil

POPULER

  • Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

    Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 212 Football Club Juarai Liga PHRI 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026