Jumat, 10/4/26 | 01:14 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Dampak Tak Terlihat: Menghargai Hal-Hal Kecil dalam Hidup

Minggu, 22/9/24 | 14:48 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Minggu lalu (15/9/2024) di rubrik Renyah, saya membahas soal hal-hal kecil yang ternyata punya dampak besar, seperti kebiasaan tersenyum dan jadi pendengar yang baik. Sebenarnya, ada banyak hal kecil lainnya yang ingin saya tuliskan, tapi sayangnya ruang terbatas. Minggu ini saya ingin melanjutkan tulisan itu dan membahas hal-hal kecil lain yang mungkin kita anggap sepele, tapi sebenarnya punya pengaruh besar.

Kadang, di tengah kesibukan sehari-hari, kita lupa bahwa dunia ini bergerak bukan hanya karena hal-hal besar, tapi juga oleh hal-hal kecil tak terlihat. Kebiasaan baik yang dilakukan setiap hari, meski sederhana, membawa dampak besar. Salah satu hal yang sering terlupakan adalah bersyukur dan berbagi.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Mengucapkan terima kasih mungkin terlihat sederhana, tapi bisa membuat orang lain merasa dihargai. Mengakui bantuan kecil dengan tulus bisa mengubah interaksi biasa menjadi lebih bermakna. Rasa syukur bukan hanya soal kata-kata, tapi juga kesadaran akan hal-hal kecil yang kita terima setiap hari, seperti udara yang kita hirup dan kehadiran orang-orang terdekat.

Berbagi tidak harus selalu dalam bentuk materi. Waktu, perhatian, atau sekadar kata-kata positif sudah bisa membuat perbedaan besar dalam hubungan sosial. Ketika kita sadar bahwa tindakan kecil bisa membawa perubahan, kita akan lebih bijak, lebih sering berbagi, dan berbuat baik tanpa harus menunggu momen besar.

Misalnya, sesederhana menyisihkan waktu untuk membantu teman yang sedang kesulitan, atau mungkin berbagi makanan kepada seseorang yang terlihat membutuhkan. Sekilas, ini mungkin tidak terlalu signifikan bagi kita, tapi bagi penerimanya, ini bisa menjadi momen yang tak terlupakan. Kebaikan kecil ini bisa menjadi jembatan untuk menciptakan hubungan yang lebih kuat dan penuh makna.

Berbagi juga bisa berarti menyebarkan pengetahuan atau pengalaman yang kita miliki kepada orang lain. Ketika kita berbagi ilmu, kita sebenarnya turut serta dalam proses membangun peradaban yang lebih baik. Setiap pengetahuan kecil yang kita sebarkan, layaknya benih yang kita tanam, bisa tumbuh menjadi pohon besar yang memberikan manfaat bagi banyak orang.

Pada akhirnya, setiap tindakan kecil yang kita lakukan—senyuman, rasa syukur, dan berbagi—adalah manifestasi dari cinta dan nilai-nilai spiritual yang lebih dalam. Dalam setiap kebaikan yang kita tanam, kita sebenarnya sedang merawat jiwa kita dan menghubungkan diri dengan sesama dalam harmoni.

Ketika kita berbagi, kita tidak hanya memberikan kepada orang lain, tetapi juga menerima berkah yang lebih besar dari Tuhan. Kebaikan-kebaikan ini menjadi cahaya dalam kegelapan, mengingatkan kita bahwa meskipun kita mungkin tidak melihat hasilnya secara langsung, setiap tindakan positif bisa menjadi titian kasih yang membawa kita lebih dekat pada makna hidup yang sesungguhnya.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Riskha Khairani dan Ulasannya oleh Dara Layl

Berita Sesudah

Ribuan Anak di Bukittinggi Ikuti Pawai Taaruf

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Berita Sesudah
Ribuan Anak di Bukittinggi Ikuti Pawai Taaruf

Ribuan Anak di Bukittinggi Ikuti Pawai Taaruf

POPULER

  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    Berbagai Hal yang Berkaitan dengan Kata Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hierarki Satuan Kebahasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Dukung Ensiklopedia Syekh Burhanuddin : Pembangunan Butuh Akar Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026