Senin, 22/6/26 | 03:25 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Longsor di Sungai Durian, Jalur Pariaman – Sicincin Putus Total

Jumat, 08/3/24 | 09:33 WIB

Longsor di ruas jalan Pariaman - Sicincin di Nagari Sungai Durian, Kecamatan VII Koto Patamuan. Jum'at, (08/03/2024) [foto : Sci : YRP]
Longsor di ruas jalan Pariaman – Sicincin di Nagari Sungai Durian, Kecamatan VII Koto Patamuan. Jum’at, (08/03/2024) [foto : Sci : YRP]
Padang Pariaman, Scientia – Akses jalan Pariaman – Sicincin di Nagari Sungai Durian, Kecamatan VII Koto Patamuan tidak bisa dilewati. Tertutupnya akses jalan itu dikarenakan longsornya tanah pebukitan sekitaran bahu jalan.

Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, longsor tersebut terjadi pada Jum’at (08/03/2024) sekitar pukul 02.30 dini hari. Akibatnya, tanah longsor tersebit menutupi jalan dan merubuhkan rumah warga.

Berdasarkan pantauan Scientia.id di Lapangan, timbunan tanah longsor menutupi akses jalan dari arah Pariaman menuju Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman. Terlihat, tidak ada celah di sepanjang jalan untuk dilewati yang disebabkan timbunan tanah yang mencapai seberang jalan.

Material longsor terdiri dari tanah, bebatuan menutup jalan setinggi satu hingga 2 meter dengan panjang sekitar 20 meter. Juga terdapat beberapa pohon besar yang terseret longsor.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB
Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Minggu, 21/6/26 | 14:59 WIB

Sampai berita ini di turunkan, belum terlihat adanya pengerjaan untuk membuka akses jalan. Saat dihubungi Kepala BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Budi Mulya mengatakan, saat ini pihaknya tengah menunggu alat berat dari Dinas PUPR setempat untuk pengerjaan.

“Kita sedang menunggu alat berat dari Dinas PUPR. Sebab BPBD tidak memilikinya,” ujar Budi Mulya.

Atas kejadian tersebut pihak BPBD belum bisa memberikan dugaan adanya korban jiwa. Sedangkan dari keterangan warga, ada dua orang yang tinggal di dalam rumah yang terseret longsor. (YRP)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPRD Padang Gelar Bimtek di Hotel Mercure Rekso Jakarta

Berita Sesudah

Lembaga SURI adakan Program Peningkatan Kapasitas

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Minggu, 21/6/26 | 14:59 WIB

Oleh: Puty Mahira Zahrani (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Andalas)   Hidup di abad ke-21 rasanya...

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

Minggu, 21/6/26 | 14:42 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif FIB Universitas Andalas)           "Kata yang...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

Minggu, 21/6/26 | 14:31 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Di era digital, menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan tidak pernah semudah...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

Minggu, 21/6/26 | 13:50 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Kata bantu dan tolong...

Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Sabtu, 20/6/26 | 15:57 WIB

Padang, Scientia – Kondisi objek wisata Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Kota Padang, sangat memprihatinkan. Setiap kali hujan...

Berita Sesudah

Lembaga SURI adakan Program Peningkatan Kapasitas

Discussion about this post

POPULER

  • Puisi-puisi Wulan Darma Putri

    Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cempaka Tanjung Pimpin Perempuan Bangsa Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pentingnya Teknik Roguing pada Produksi Benih Padi Bersertifikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Minta DPC se-Sumbar Rekrut Tokoh Potensial untuk Hadapi Pemilu 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026