Senin, 22/6/26 | 12:03 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Bupati Limapuluh Kota Hadiri Deklarasi OFD di Nagari Limbanang

Rabu, 28/2/24 | 15:05 WIB

Limapuluh Kota, Scientia — Pemerintah Nagari Limbanang deklarasikan Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar, Senin 26 Februari 2024.

Deklarasi ODF yang berlangsung di Kantor Wali Nagari Limbanang ini dihadiri oleh Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo.

Menurut Bupati, perlu komitmen bersama untuk mengakselerasi perwujudan 100% ODF.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB
Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Minggu, 21/6/26 | 14:59 WIB

“Melalui deklarasi ini diharapkan dapat menciptakan Nagari Limbanang yang sehat dan berkualitas,” ujar Bupati Safaruddin saat memberikan sambutan pada deklarasi ODF.

Bupati Safaruddin menyebut, perubahan dalam mencapai 100 % ODF tersebut dirasa berat jika tidak satu suara dalam mewujudkannya.

Ia mencontohkan, bagaimana komitmen Dinas Kesehatan dalam peningkatan pelayanan.

Pada tahun 2019, akreditasi Puskesmas yang ada di Limapuluh Kota belum ada yang menyentuh Paripurna.

Dengan komitmen dan kerja keras para petugas Puskesmas,  tahun 2023, 13 dari 22 Puskesmas di Limapuluh Kota meraih akreditasi Paripurna.

“Hal ini patut dicontoh oleh Pemerintah Nagari,” ulas Bupati Safaruddin.

Bupati meminta masyarakat tersadarkan dengan pentingnya tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS) karena akan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat.

Menurut Bupati, BABS memicu sejumlah penyakit dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, faktor lingkungan jadi salah satu indikator kesehatan.

“Untuk itu kami mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup sehatdalam mewujudkan Kabupaten Limapuluh Kota yang sehat,” ajak Bupati.

Sementara itu, Wali Nagari Limbanang, Yori Noviola mengatakan Masyarakat sehat dapat menciptakan jiwa yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan.

Ia mengapresiasi Puskesmas Suliki yang telah proaktif dalam menata tatanan kesehatan di Nagari Limbanang.

“Untuk itu Kami Pemerintah Nagari bersama masyarakat telah berkomitmen untuk mencapai 100% ODF di Nagari Limbanang,” ungkapnya.

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ketua DPRD Dharmasraya Hadiri Musrenbang di Kecamatan Sitiung

Berita Sesudah

Pemkab Limapuluh Kota Raih Penghargaan dengan Predikat Baik dari KASN

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Minggu, 21/6/26 | 14:59 WIB

Oleh: Puty Mahira Zahrani (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Andalas)   Hidup di abad ke-21 rasanya...

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

Minggu, 21/6/26 | 14:42 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif FIB Universitas Andalas)           "Kata yang...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

Minggu, 21/6/26 | 14:31 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Di era digital, menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan tidak pernah semudah...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

Minggu, 21/6/26 | 13:50 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Kata bantu dan tolong...

Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Sabtu, 20/6/26 | 15:57 WIB

Padang, Scientia – Kondisi objek wisata Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Kota Padang, sangat memprihatinkan. Setiap kali hujan...

Berita Sesudah

Pemkab Limapuluh Kota Raih Penghargaan dengan Predikat Baik dari KASN

Discussion about this post

POPULER

  • Puisi-puisi Wulan Darma Putri

    Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cempaka Tanjung Pimpin Perempuan Bangsa Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Minta DPC se-Sumbar Rekrut Tokoh Potensial untuk Hadapi Pemilu 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026