Kamis, 11/6/26 | 16:54 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Kejar Pertumbuhan 6,9 Persen, Sumbar Andalkan Investasi dan Hilirisasi Ekonomi

Rabu, 08/4/26 | 21:30 WIB

Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,9 persen pada periode 2026–2027. Untuk mencapai angka tersebut, pemerintah daerah mulai menggeser fokus pembangunan dari yang selama ini ditopang konsumsi rumah tangga menuju penguatan investasi dan hilirisasi ekonomi.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan investasi harus menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi daerah dalam beberapa tahun ke depan. Menurut dia, ketergantungan terhadap konsumsi rumah tangga tidak lagi cukup untuk mendorong akselerasi ekonomi yang berkelanjutan.

“Karena itu, kita tidak bisa lagi bergantung pada konsumsi. Investasi harus menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi,” kata Mahyeldi.

Data Pemprov Sumbar menunjukkan struktur ekonomi daerah masih didominasi konsumsi rumah tangga yang menyumbang lebih dari 50 persen terhadap perekonomian. Sementara itu, kontribusi investasi dinilai belum optimal meski nilainya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

BACAJUGA

Pemerintah Kota Padang terus memberi penguatan dan pemahaman tentang hukum bagi Dubalang Kota.

Pemko Padang Beri Penguatan Pemahaman Hukum Bagi Dubalang Kota

Kamis, 11/6/26 | 14:41 WIB
Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Kamis, 11/6/26 | 07:20 WIB

Nilai investasi di Sumbar tercatat melonjak dari Rp2,66 triliun pada 2022 menjadi Rp17,13 triliun pada 2025. Kenaikan tersebut menjadi sinyal positif bagi iklim usaha di daerah. Namun, Mahyeldi mengakui peningkatan investasi belum sepenuhnya berdampak pada penciptaan lapangan kerja karena sebagian besar masih bersifat padat modal.

“Tantangannya adalah bagaimana investasi yang masuk tidak hanya besar nilainya, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak,” ujarnya.

Untuk itu, Pemprov Sumbar berupaya mendorong investasi yang lebih berorientasi pada sektor produktif dan memiliki dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Pemprov menargetkan realisasi investasi terus tumbuh secara konsisten hingga 2030. Pada 2027, nilai investasi ditargetkan mencapai Rp13,3 triliun dan meningkat menjadi Rp18,8 triliun pada 2030.

Mahyeldi meyakini target tersebut dapat tercapai apabila seluruh daerah di Sumbar mampu mengoptimalkan potensi masing-masing dan membangun sinergi pembangunan yang terintegrasi.

“Setiap daerah memiliki keunggulan dan potensi masing-masing yang jika disinergikan secara terintegrasi akan mendorong perekonomian daerah naik ke level yang lebih tinggi. Kita optimistis untuk itu,” katanya.

Dorongan untuk memperkuat investasi dan hilirisasi juga datang dari pemerintah pusat. Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Medrilzam, menilai Sumbar perlu memperluas sumber pertumbuhan ekonomi agar tidak terlalu bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan.

Menurut dia, diversifikasi ekonomi menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya tahan ekonomi daerah terhadap berbagai tekanan dan perubahan global.

“Kita perlu melakukan diversifikasi sumber ekonomi yang lebih luas agar ekonomi Sumbar menjadi semakin tangguh,” kata Medrilzam.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan industri hilir. Sumbar dinilai tidak cukup hanya menjadi penghasil bahan mentah, tetapi harus mampu menghasilkan produk turunan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Selain sejalan dengan kebijakan hilirisasi nasional, langkah tersebut dinilai dapat memperkuat kemandirian ekonomi daerah sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru.

Dengan kombinasi penguatan investasi, diversifikasi ekonomi, dan hilirisasi industri, Pemprov Sumbar berharap mampu menjaga laju pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam beberapa tahun mendatang.(yrp)

Tags: AdpsbEkonomiinvestasi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Tekanan Fiskal dan Beban Pascabencana, DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027

Berita Sesudah

HUT ke-113 Solok Digelar Sederhana, ‘Solok Maimbau II’ Libatkan 74 Nagari

Berita Terkait

Pemerintah Kota Padang terus memberi penguatan dan pemahaman tentang hukum bagi Dubalang Kota.

Pemko Padang Beri Penguatan Pemahaman Hukum Bagi Dubalang Kota

Kamis, 11/6/26 | 14:41 WIB

Pemerintah Kota Padang terus memberi penguatan dan pemahaman tentang hukum bagi Dubalang Kota. Padang, Scientia---- Pemerintah Kota Padang terus memberi...

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Kamis, 11/6/26 | 07:20 WIB

Padang, Scientia — Keterlibatan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, sebagai Master Campaign atau pimpinan tim pemenangan calon Ketua Umum...

Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Rabu, 10/6/26 | 19:00 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menghadiri kegiatan Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari yang diikuti keluarga besar...

PKC PMII Sumbar Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Kolaboratif dan Responsif terhadap Tantangan Zaman

PKC PMII Sumbar Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Kolaboratif dan Responsif terhadap Tantangan Zaman

Rabu, 10/6/26 | 18:51 WIB

Padang, Scientia.id - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Barat masa khidmat 2026-2028 resmi dilantik dalam...

Pemerintah Kota Padang berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk tahun 2025, Kota Padang sukses menduduki peringkat pertama dengan nilai indeks Reformasi Birokrasi (RB) tertinggi di Provinsi Sumatera Barat, yakni sebesar 87,31.

Kota Padang Meraih Indeks Reformasi Birokrasi Tertinggi di Sumbar

Selasa, 09/6/26 | 19:29 WIB

Pemerintah Kota Padang berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk tahun 2025, Kota Padang...

PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

Senin, 08/6/26 | 21:25 WIB

Satgas PKH saat menyegel lahan kawasan hutan yang di kelola oleh PT Selago Makmur Plantation (PT SMP) di Nagari Bonjol...

Berita Sesudah
HUT ke-113 Solok Digelar Sederhana, ‘Solok Maimbau II’ Libatkan 74 Nagari

HUT ke-113 Solok Digelar Sederhana, ‘Solok Maimbau II’ Libatkan 74 Nagari

POPULER

  • Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

    Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kota Padang Meraih Indeks Reformasi Birokrasi Tertinggi di Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026