Rabu, 29/4/26 | 11:50 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Lifestyle

Meraih Ketenangan Hati: Panduan Digital Detox Saat Ramadan

Selasa, 10/3/26 | 12:40 WIB

Padang, Scientia – Bulan Ramadan adalah momen spesial untuk mencari ketenangan batin. Kita semua menantikan waktu ini untuk merefleksikan diri. Namun, dering notifikasi gawai sering kali mengganggu tujuan mulia tersebut.

Oleh karena itu, kita perlu melakukan digital detox saat Ramadan. Langkah ini bukan lagi sekadar tren gaya hidup masa kini. Detoks digital adalah strategi penting untuk mengoptimalkan ibadah puasa. Selain itu, langkah ini juga sangat baik untuk menjaga kesehatan mental.

Puasa adalah latihan menahan diri secara menyeluruh. Kita tidak hanya menahan rasa lapar dan haus. Kita juga harus menjauhi hal-hal yang kurang bermanfaat. Menelusuri media sosial berjam-jam bisa menguras energi emosional secara drastis.

BACAJUGA

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Selasa, 07/4/26 | 14:30 WIB
Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Selasa, 07/4/26 | 14:10 WIB

Kebiasaan ini juga sering mengurangi kekhusyukan ibadah kita sehari-hari. Melalui digital detox saat Ramadan, kita menyaring arus informasi berlebih. Pikiran kita pun akan menjadi jauh lebih jernih. Akibatnya, kita lebih siap mengisi waktu dengan kegiatan spiritual yang bermakna.

Ponsel pintar sering menjadi sumber gangguan utama saat beribadah. Tanpa gawai, fokus ibadah Anda akan menjadi jauh lebih tajam. Anda bisa lebih tenang saat salat, membaca Al-Qur’an, atau berzikir. Waktu luang Anda tidak lagi tersita oleh dunia maya. Anda bisa mengalihkannya untuk memperbanyak amalan harian.

Momen berbuka puasa dan sahur bersama sangatlah berharga. Sayangnya, momen ini sering rusak karena semua orang menatap layar gawai. Digital detox saat Ramadan bisa mengembalikan kehangatan interaksi tatap muka. Anda bisa kembali bercengkerama dan bertukar cerita secara langsung. Ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat tali silaturahmi.

Konsumsi media sosial berlebih rentan memicu kelelahan mental. Hal ini juga sering memicu stres akibat membandingkan diri dengan orang lain. Membatasi penggunaan gadget akan sangat membantu menurunkan tingkat kecemasan Anda. Pikiran Anda akan menjadi lebih damai dan tenang. Suasana hati Anda juga akan tetap positif selama berpuasa.

Anda tidak perlu mematikan perangkat sepenuhnya untuk memulai program ini. Anda hanya perlu belajar mengelolanya dengan lebih bijak. Langkah pertama adalah menentukan waktu bebas layar. Anda bisa menjauhi ponsel satu jam sebelum waktu berbuka puasa.

Langkah kedua adalah membersihkan godaan gawai dari pandangan Anda. Matikan notifikasi dari aplikasi hiburan yang tidak terlalu penting. Langkah ketiga adalah membangun kebiasaan baru. Anda bisa mengganti kebiasaan bermain gawai dengan aktivitas yang lebih bermanfaat. Cobalah untuk mulai rutin membaca buku atau membantu menyiapkan hidangan berbuka.(*)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Inspirasi Menu Buka Puasa Enak: Dari Takjil Manis Hingga Lauk Gurih

Berita Sesudah

Jelang Idulfitri, Harga Sembako di Pulau Punjung Relatif Stabil

Berita Terkait

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Selasa, 07/4/26 | 14:30 WIB

Padang, Scientia.id - Kesehatan gigi seringkali dianggap sepele oleh sebagian masyarakat, terutama ketika lubang kecil yang muncul belum menimbulkan rasa...

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Selasa, 07/4/26 | 14:10 WIB

Padang, Scientia.id – Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa air minum dalam kemasan galon sudah pasti terjamin kebersihannya. Namun, sering kali...

Kehilangan Ijazah Bukan Akhir Segalanya, Ini Prosedur Resmi Dapatkan SKPI yang Sah di Mata Hukum.

Kehilangan Ijazah Bukan Akhir Segalanya, Ini Prosedur Resmi Dapatkan SKPI yang Sah di Mata Hukum.

Selasa, 07/4/26 | 08:49 WIB

Masyarakat yang kehilangan dokumen penting seperti ijazah akibat musibah, kelalaian, atau bencana alam kini tidak perlu merasa panik Pemerintah telah...

Jalan Kaki Teratur Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Penjelasan Ahli

Kekuatan Otot Jadi Indikator Umur Panjang, Ini Temuan Studi Terbaru

Kamis, 02/4/26 | 10:37 WIB

Jakarta, Scientia.id - Sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA Network Open mengungkap bahwa kekuatan otot dapat menjadi indikator sederhana untuk...

AI Tidak Akan Mencuri Pekerjaan Anda, Tapi Rekan Kerja yang “Pintar” Menggunakannya Akan Melakukannya

AI Tidak Akan Mencuri Pekerjaan Anda, Tapi Rekan Kerja yang “Pintar” Menggunakannya Akan Melakukannya

Senin, 16/3/26 | 04:02 WIB

Kalau Anda masih ngerjain tugas kantor pakai cara tahun lalu, bersiaplah ketinggalan kereta. Ini rahasia agar posisi Anda aman permanen...

“Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

“Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

Senin, 16/3/26 | 03:27 WIB

Karyawan paling berharga bukan mereka yang ngerjain semuanya, tapi mereka yang tahu kapan harus bilang 'cukup'. Ini cara menetapkan boundaries...

Berita Sesudah
Harga Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu Per Kilo di Dharmasraya

Jelang Idulfitri, Harga Sembako di Pulau Punjung Relatif Stabil

POPULER

  • DPRD Bukittinggi Lahirkan Sejumlah Rekomendasi atas LPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025

    DPRD Bukittinggi Lahirkan Sejumlah Rekomendasi atas LPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketatnya Persaingan CPNS-BUMN, GJCI Tawarkan Jalur Karier Alternatif di Sektor Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026