![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : sci/yrp]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/09/FB_IMG_1748595548495.jpg)
Firdaus mengatakan, konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memicu arus dinamika geopolitik yang bergerak sangat cepat. Kondisi itu berpotensi memberi dampak luas, termasuk terhadap situasi ekonomi global yang pada akhirnya bisa dirasakan hingga ke tingkat masyarakat.
“Arus informasi saat ini sangat deras. Dalam situasi konflik seperti ini, banyak pihak yang memanfaatkan keadaan dengan menyebarkan informasi yang belum tentu benar atau bahkan hoaks,” kata Firdaus.
Ia menilai, sebagian informasi memang sengaja dimunculkan untuk memengaruhi opini publik atau menguntungkan pihak tertentu. Karena itu, masyarakat diminta tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar, terutama di media sosial.
Menurut Firdaus, sikap bijak dan kearifan sangat diperlukan dalam menerima setiap informasi. Masyarakat perlu menelaah kembali isi berita yang diterima serta memastikan sumbernya berasal dari pihak yang terpercaya.
“Pilih dan pilah sumber informasi yang jelas. Jangan mudah terpengaruh dan tetap mengedepankan akal sehat agar tidak tersesat oleh isu yang tidak jelas arahnya,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mencermati perkembangan situasi global secara bijak agar dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan dampak yang muncul.
Firdaus berharap konflik yang terjadi di Timur Tengah dapat segera mereda. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan keselamatan serta pemulihan bagi masyarakat yang terdampak konflik, khususnya umat Muslim di kawasan tersebut.
“Semoga situasi segera pulih dan masyarakat yang terdampak konflik dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman,” katanya.(yrp)








