Kamis, 11/6/26 | 17:04 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

DPR Kebut RUU Satu Data, Sumbar Jadi Cermin Kesiapan Daerah

Jumat, 06/3/26 | 22:48 WIB

Padang, Scientia – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggenjot pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia dengan menyerap masukan dari daerah. Provinsi Sumatera Barat menjadi salah satu lokasi uji petik implementasi kebijakan tersebut, dalam kunjungan kerja yang berlangsung Jumat, (6/3).

Kunjungan ini dipimpin Ketua Tim Legislasi DPR RI Bob Hasan, didampingi Wakil Ketua Baleg Martin Manurung serta Wakil Menteri PPN/Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard. Rombongan disambut Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah di Auditorium Gubernuran.

Mahyeldi menilai kehadiran DPR RI dan pemerintah pusat menjadi momentum penting untuk memperkuat penerapan Satu Data Indonesia di daerah. Ia mengatakan, di tengah percepatan transformasi digital, data tidak lagi sekadar pelengkap administrasi, melainkan telah menjadi aset strategis pembangunan.

“Konsep data driven governance menuntut kebijakan publik yang berbasis data akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Mahyeldi.

BACAJUGA

Pemerintah Kota Padang terus memberi penguatan dan pemahaman tentang hukum bagi Dubalang Kota.

Pemko Padang Beri Penguatan Pemahaman Hukum Bagi Dubalang Kota

Kamis, 11/6/26 | 14:41 WIB
Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Kamis, 11/6/26 | 07:20 WIB

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menyiapkan fondasi awal melalui Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia tingkat provinsi. Selain itu, pemerintah daerah juga membentuk forum satu data serta menetapkan daftar data prioritas sebagai acuan bersama.

Meski demikian, Mahyeldi berharap pembahasan RUU Satu Data Indonesia dapat memberikan arahan yang lebih kuat bagi daerah dalam membangun tata kelola data yang terintegrasi.

“Kami berharap ada masukan konstruktif agar pengelolaan data pembangunan semakin solid dan terarah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Legislasi DPR RI Bob Hasan menyebut kunjungan ini merupakan bagian dari proses penyusunan RUU yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026. DPR, kata dia, ingin memastikan regulasi yang disusun benar-benar menjawab persoalan di lapangan.

“Pertemuan ini penting untuk mendapatkan gambaran riil penerapan Satu Data Indonesia di daerah, termasuk tantangan yang dihadapi,” kata Bob.

Ia menegaskan, keberadaan data yang akurat dan terintegrasi menjadi kunci utama dalam perencanaan pembangunan. Selama ini, perbedaan data antarinstansi kerap memicu kebijakan yang tidak tepat sasaran.

“Data adalah fondasi pembangunan. Kita tidak ingin lagi ada bantuan sosial yang salah sasaran atau program yang tidak sinkron hanya karena perbedaan data,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Menteri PPN/Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard. Ia menilai integrasi data menjadi prasyarat penting bagi efektivitas pembangunan nasional, terutama dalam memastikan kebijakan berbasis bukti.

Menurut Febrian, tanpa sistem data yang terhubung dan dapat dipercaya, pemerintah akan kesulitan merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan efisien.

“Pada akhirnya, kedaulatan pembangunan dimulai dari kedaulatan data,” kata Febrian.

Pembahasan RUU Satu Data Indonesia diharapkan dapat memperkuat sinkronisasi data antara pusat dan daerah, sekaligus menutup celah tumpang tindih informasi yang selama ini menjadi hambatan dalam pelaksanaan program pembangunan.(yrp)

Tags: AdpsbPemprov SumbarSatu Data
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemulihan Pascabencana, Pemko Padang dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi

Berita Sesudah

Firdaus: Waspadai Hoaks yang Menunggangi Konflik Timur Tengah

Berita Terkait

Pemerintah Kota Padang terus memberi penguatan dan pemahaman tentang hukum bagi Dubalang Kota.

Pemko Padang Beri Penguatan Pemahaman Hukum Bagi Dubalang Kota

Kamis, 11/6/26 | 14:41 WIB

Pemerintah Kota Padang terus memberi penguatan dan pemahaman tentang hukum bagi Dubalang Kota. Padang, Scientia---- Pemerintah Kota Padang terus memberi...

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Kamis, 11/6/26 | 07:20 WIB

Padang, Scientia — Keterlibatan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, sebagai Master Campaign atau pimpinan tim pemenangan calon Ketua Umum...

Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Rabu, 10/6/26 | 19:00 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menghadiri kegiatan Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari yang diikuti keluarga besar...

PKC PMII Sumbar Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Kolaboratif dan Responsif terhadap Tantangan Zaman

PKC PMII Sumbar Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Kolaboratif dan Responsif terhadap Tantangan Zaman

Rabu, 10/6/26 | 18:51 WIB

Padang, Scientia.id - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Barat masa khidmat 2026-2028 resmi dilantik dalam...

Pemerintah Kota Padang berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk tahun 2025, Kota Padang sukses menduduki peringkat pertama dengan nilai indeks Reformasi Birokrasi (RB) tertinggi di Provinsi Sumatera Barat, yakni sebesar 87,31.

Kota Padang Meraih Indeks Reformasi Birokrasi Tertinggi di Sumbar

Selasa, 09/6/26 | 19:29 WIB

Pemerintah Kota Padang berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk tahun 2025, Kota Padang...

PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

Senin, 08/6/26 | 21:25 WIB

Satgas PKH saat menyegel lahan kawasan hutan yang di kelola oleh PT Selago Makmur Plantation (PT SMP) di Nagari Bonjol...

Berita Sesudah
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : sci/yrp]

Firdaus: Waspadai Hoaks yang Menunggangi Konflik Timur Tengah

POPULER

  • Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

    Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kota Padang Meraih Indeks Reformasi Birokrasi Tertinggi di Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026