Senin, 01/12/25 | 03:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Yusri Latif Soroti SPMB Padang: Sistem Domisili Dinilai Diskriminatif, Situs Pendaftaran pun Dikeluhkan

Minggu, 29/6/25 | 16:13 WIB
Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. (foto : ist]
Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. (foto : ist]

Padang, Scientia – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang kembali menuai sorotan. Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKB, Yusri Latif, secara tegas menyayangkan berbagai persoalan dalam pelaksanaan SPMB, terutama terkait sistem zonasi berbasis domisili yang dianggap tidak relevan dengan kondisi geografis sebagian besar calon siswa.

Menurut Latif, kebijakan penerimaan siswa berdasarkan domisili yang diterapkan saat ini justru merugikan siswa-siswa berprestasi yang tinggal jauh dari sekolah negeri. Ia menyebut bahwa sistem ini tidak berpihak kepada kualitas dan hanya mengandalkan jarak tempat tinggal tanpa mempertimbangkan aksesibilitas dan potensi akademik siswa.

“Jika memang domisili dijadikan acuan, mestinya harus melalui pengkajian yang jelas. Kan tidak semua daerah memiliki sekolah negeri. Ini sama saja dinas pendidikan tidak paham tentang penerapan sistem domisili itu,” ujar Yusri kepada Scientia, Minggu (29/06/2025).

Ketua Fraksi PKB Ummat itu juga menambahkan, kendati petunjuk teknis pelaksanaan SPMB sudah tersedia, pelaksanaannya tidak seharusnya kaku. Menurutnya, kebijakan pendidikan harus mampu beradaptasi dengan kenyataan sosial dan geografis Kota Padang yang memiliki banyak wilayah pinggiran dan minim fasilitas pendidikan negeri.

BACAJUGA

Ketua fraksi PKB Ummat, Yusri Latif.[foto : ist]

Yusri Latif Beri Dukungan dan Rekomendasi Penanganan Krisis Air Bersih

Jumat, 28/11/25 | 21:22 WIB
Yusri Latif saat meninjau banjir di Batu Busuk.[foto : ist]

Ketua DPC PKB Padang Tinjau Banjir di Batu Busuk, Dengar Keluhan Warga dan Salurkan Bantuan

Rabu, 26/11/25 | 00:01 WIB

Situs Pendaftaran Menambah Beban

Tak hanya soal zonasi, Yusri juga menyoroti buruknya akses pada situs pendaftaran online. Sistem yang seharusnya mempermudah justru dinilai menyulitkan masyarakat karena sering error, lambat diakses, dan prosedur yang terlalu panjang.

“Semestinya, pendaftaran secara online itu memberikan kemudahan, bukan malah menambah beban,” tegasnya.

Minta Masyarakat Aktif Melapor

Melihat banyaknya keluhan, Yusri Latif mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kejanggalan dalam proses pendaftaran. Ia menyatakan, DPRD siap menerima aduan untuk kemudian disampaikan secara resmi kepada Dinas Pendidikan Kota Padang.

“Kalau ada ketimpangan, jangan diam. Laporkan. Supaya bisa kita kawal dan tindaklanjuti secara serius,” katanya.

Perlu Evaluasi Total dan Jalur Khusus Prestasi

Latif mengusulkan agar Pemko Padang bersama Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem SPMB, terutama dalam aspek domisili dan mekanisme online. Ia juga menekankan pentingnya membuka jalur khusus bagi siswa berprestasi, tanpa terkendala wilayah tempat tinggal.

“Anak-anak pintar, yang punya nilai tinggi dan prestasi, harusnya diberi ruang untuk berkembang. Jangan sampai mereka dikorbankan hanya karena tempat tinggal mereka jauh dari sekolah favorit,” pungkasnya.

Dengan suara kritisnya, Latif berharap agar sistem pendidikan di Kota Padang benar-benar berpihak pada kepentingan siswa dan keadilan akses pendidikan, bukan sekadar mengikuti aturan administratif tanpa melihat realita di lapangan. (yrp)

Tags: Ketua Fraksi PKB UmmatPKBSPMBYusri Latif
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Khairunnas Calon Tunggal, Musda Golkar Sumbar Dipastikan Berlangsung Aklamasi

Berita Sesudah

Ketua DPRD Sumbar Dukung Seleksi KPID Profesional dan Transparan

Berita Terkait

PKB Kota Padang Salurkan Bantuan di Sejumlah Titik pada Kecamatan Terdampak

PKB Kota Padang Salurkan Bantuan di Sejumlah Titik pada Kecamatan Terdampak

Minggu, 30/11/25 | 23:23 WIB

Padang, Scientia - Di tengah bencana banjir yang melanda Kota Padang beberapa waktu lalu, Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota...

Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus Minta Pengawasan Distribusi BBM dan LPG Diperketat agar Tidak Disalahgunakan di Tengah Bencana

Minggu, 30/11/25 | 22:36 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Ketua DPW PKB Sumbar sekaligus Anggota DPRD Sumbar, Firdaus, meminta pemerintah memperketat pengawasan distribusi BBM...

Pemprov Sumbar dan Pertamina Kerahkan Skema Darurat Demi Jaga Distribusi BBM dan LPG Pasca Bencana

Pemprov Sumbar dan Pertamina Kerahkan Skema Darurat Demi Jaga Distribusi BBM dan LPG Pasca Bencana

Minggu, 30/11/25 | 22:22 WIB

Padang, Scientia - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menata ulang jalur distribusi BBM...

Jalan Water Front City di Desa Pasir Sunur pasca banjir. Minggu, (30/11) [foto : sci/yrp]

Jalan Water Front City Amblas 200 Meter di Pariaman Selatan, Tanpa Rambu dan Penerangan: Warga Terancam Nyawa

Minggu, 30/11/25 | 22:05 WIB

Jalan Water Front City di Desa Pasir Sunur pasca banjir. Minggu, (30/11) Pariaman, Scientia - Kondisi memprihatinkan terlihat di Jalan...

SOKSI Salurkan Seragam Sekolah untuk Anak Korban Banjir dan Longsor di Padang

SOKSI Salurkan Seragam Sekolah untuk Anak Korban Banjir dan Longsor di Padang

Minggu, 30/11/25 | 14:02 WIB

Padang, Scientia - Depidar III SOKSI Provinsi Sumatera Barat bersama Depinas Peduli menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada anak-anak korban banjir...

Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]

Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

Minggu, 30/11/25 | 13:49 WIB

Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB Padang, Scientia - Jumlah korban bencana hidrometeorologi...

Berita Sesudah
Ketua DPRD Sumbar Dukung Seleksi KPID Profesional dan Transparan

Ketua DPRD Sumbar Dukung Seleksi KPID Profesional dan Transparan

POPULER

  • Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

    PDAM Padang Kerahkan Mobil Tangki Gratis, Krisis Air Bersih Dipastikan Tetap Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Desak PDAM Percepat Perbaikan IPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Indonesia itu Mudah atau Sulit?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sastra Melayu Klasik dalam Kehidupan Masyarakat Lampau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024