Jumat, 16/1/26 | 21:19 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Jembatan Gantung Ambruk di Nagari Koto Padang Lumpuhkan Ekonomi Petani

Minggu, 11/5/25 | 19:31 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Ambruknya jembatan gantung di Muaro Sungai Utan Koto Balai PT DL Jorong Koto Lintas Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, enam bulan lalu telah melumpuhkan aktivitas perekonomian warga setempat. Ratusan hektar perkebunan sawit dan karet milik petani kini kesulitan mengangkut hasil panen akibat infrastruktur vital tersebut putus.

Menurut penuturan salah seorang warga, Hengki, jembatan gantung ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, terutama bagi para petani.

“Perkebunan sawit dan karet masyarakat yang menggunakan jembatan gantung ini sekitar ratusan ha,” ungkapnya pada Minggu (11/5/2025).

BACAJUGA

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

Senin, 12/1/26 | 19:32 WIB
Bupati Tinjau Jalan Berlubang di Ampang Kuranji, Gerak Cepat dengan PU Sumbar

Bupati Tinjau Jalan Berlubang di Ampang Kuranji, Gerak Cepat dengan PU Sumbar

Senin, 12/1/26 | 16:32 WIB

Sebelumnya, jembatan ini dibangun secara swadaya oleh masyarakat dengan material bambu. Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama karena jembatan rentan rusak diterjang air pasang.

“Setiap air naik pasang Jembatan ini menggalami kerusakan sehingga masyarakat bergotong royong untuk memperbaikinya sampai 3 kali dalam setahun,” jelasnya.

Upaya perbaikan jembatan secara tradisional ini, lanjut Hengki, memerlukan biaya yang tidak sedikit, memakan waktu yang lama, serta kurang memiliki daya tahan yang baik.

“Jembatan ini sudah berkali – kali kita perbaiki mulai dari bambu berganti ke kayu,” katanya.

Sayangnya, jembatan tersebut ambruk enam bulan lalu, dan keterbatasan biaya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk membangunnya kembali.

“Semenjak jembatan ini ambruk masyarakat belum bisa membangunnya karena keterbatasan biaya,” tuturnya.

Ketiadaan jembatan ini memaksa para petani mencari jalur alternatif yang memiliki jarak tempuh yang jauh dan biaya transportasi yang lebih tinggi.

“Untuk jalan alternatif pengangkut hasil panen petani melewati jalan Nagari Ampang Kuranji dan Aur Jaya Sitiung V dan itu pun menghabiskan biaya 3 kali lipat agar hasil pertanian bisa dijual keluar,” terangnya.

Saat ini, dalam kondisi yang memprihatinkan, beberapa petani terpaksa memanfaatkan rakit sederhana yang terbuat dari kayu dan menggunakan tali sebagai alat penyeberangan Sungai Utan Koto Balai untuk mengangkut hasil panen mereka.

Melihat kondisi sulit yang dialami masyarakat, harapan besar kini tertumpu pada pemerintah daerah untuk segera bertindak dan membangun jembatan permanen di lokasi tersebut.

Baca Juga: Jembatan Gantung Nagari Siguntur Senilai Rp21,7 Miliar Diresmikan

“Dengan adanya jembatan permanen tentu memudahkan akses petani dalam mengangkut hasil panen,” pungkas Hengki penuh harap. (tnl)

Tags: DharmasrayaJembatan RobohPetani
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Firdaus Apresiasi Semangat Gotong Royong Masyarakat Wujudkan Festival Juadah Tanpa APBD

Berita Sesudah

Bergabung dalam Arak – arakan, Anggota DPRD Sumbar, Firdaus Ikuti Keseruan Festival Juadah

Berita Terkait

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

Senin, 12/1/26 | 19:32 WIB

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Minggu, 11/1/26 | 09:57 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Tiba-tiba warganet Indonesia heboh...

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

Senin, 29/12/25 | 18:56 WIB

Padang Pariaman, Scientia.id— Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan dukungan pendanaan dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Indonesia kembali...

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

Rabu, 17/12/25 | 16:47 WIB

Padang, Scientia.id - Taman Budaya Sumatera Barat menggelar Seminar sastra bertema “Negeri (dan) Ironi” pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan...

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Selasa, 16/12/25 | 13:14 WIB

Padang, Scientia.id - Di tengah situasi darurat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, masyarakat dihadapkan pada ancaman lain yang...

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Selasa, 16/12/25 | 12:11 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Departemen Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) akan menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk “Ilia Mudiak” di...

Berita Sesudah
Anggota DPRD Sumbar, Firdaus saat men8kmati keseruan Festival Juadah dengan rombongan arak - arakan. Minggu, (11/05/2025) [foto : sci/yrp]

Bergabung dalam Arak - arakan, Anggota DPRD Sumbar, Firdaus Ikuti Keseruan Festival Juadah

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024