Jumat, 29/8/25 | 16:09 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Sekolah di Sumbar Diminta Kebencanaan jadi Muatan Lokal

Senin, 30/9/24 | 21:26 WIB
Siswa SMTI Padang menggotong rekannya saat simulasi bencana, 21 November 2023. (SCIENTIA/Wahyu)

PADANG, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pendidikan membuat kurikulum kebencanaan di setiap satuan pendidikan.

“Minimal dijadikan pelajaran muatan lokal. Setiap ajaran baru, murid baru, ini terus diulang-ulang,” kata Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, Senin (30/9) saat peringatan 15 Tahun Gempa Sumbar 2009 silam, di Kota Padang.

Menurutnya, Sumbar harus segera konsentrasi pendidikan tentang kebencanaan lebih komprehensif di sekolah hingga perguruan tinggi. Pengetahuan tentang kebencanaan bisa diajarkan minimal 1 atau 2 jam dalam seminggu.

Alasan Audy, dikarenakan Sumbar bagaikan “supermarket”-nya bencana di Indonesia dengan tingkat kerawanan tinggi. Mulai dari gempa, longsor, banjir, banjir bandang, kebakaran hutan, hingga tsunami dengan isu megathrust Mentawai.

BACAJUGA

Mahyeldi saat melantik pejabat pimpinan tingkat pertama.[foto : ist]

Mahyeldi Lantik 14 Pejabat Baru, Dorong Kinerja Pemprov Sumbar Lebih Profesional

Sabtu, 23/8/25 | 18:30 WIB
Gubernur Sumbar terima penghargaan.[foto : ist]

Sumbar Raih Penghargaan Nasional Perhutanan Sosial 2025

Jumat, 22/8/25 | 17:28 WIB

BACA JUGA: Unand Didorong Dirikan Fakultas Ilmu Kebencanaan

“Isu megathrust Mentawai yang kembali muncul saat ini, itu bukan untuk menakut-nakuti. Megathrust itu dipastikan terjadi, cuma waktunya belum kapan,” ujarnya.

Selain itu, masuknya pengetahuan kebencanaan dalam kurikulum satuan pendidikan ini sangat penting. Terutama untuk mengajarkan anak-anak dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat sedini mungkin.

“Karena penyakit terbesar kita ini adalah sering lupa, kalau sudah terjadi baru ingat. Makanya harus sering kita ulang-ulang, dan bisa dimulai dari sekolah-sekolah meski saat suasana sedang tenang-tenang saja,” terang Audy.

Hal ini sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo agar kementerian serta lembaga terkait meningkatkan kesiapan menghadapi bencana. Salah satunya memasukkan kebencanaan ke satuan pendidikan, baik sekolah dasar, menengah, hingga pendidikan tinggi.

“Sebagai negara di tempat rawan bencana alam, ring of fire, kita harus siap merespon tanggung jawab menghadapi segala bencana. Saya minta edukasi lebih baik, konsisten dan lebih dini bisa masuk ke dalam muatan sistem pendidikan kita,” tegasnya, Senin (7/1).

BACA JUGA: Disambut Gubernur dan Forkopimda, Kepala BNPB Kunjungi Mentawai

Ia berpendapat, kurikulum pendidikan dasar, menangah, dan pendidikan tinggi penting agar siswa atau mahasiswa memahami keberagaman bencana di Indonesia. Literasi dan edukasi pelajar akan menjadikan masyarakat lebih paham langkah dan mitigasi bencana ke depan.

Sementara itu, Deputi Bidang Kebijakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Mego Pinandito menyebutkan, Indonesia saat ini sudah memiliki teknologi pemantau, data, dan potensi bencana dari berbagai kementerian dan lembaga.

“Peta potensi bencana di Indonesia, peta pola hujan, perubahan iklim juga ada. Sekarang bagaimana kita memberikan bahan-bahan yang luar biasa lengkap kepada anak-anak didik, mengedukasi, dan mendukung mitigasi bencana,” terang Mego.

Tags: Dinas Pendidikan SumbarKurikulum Bencana Jadi Muatan Lokal di SekolahKurikulum Bencana Masuk SekolahMegathrust MentawaiPemprov SumbarPengetahuan Bencana Masuk Kurikulum Satuan PendidikanPlt Gubernur Sumbar Audy JoinaldyPresiden Joko WidodoSimulasi Bencana GempaSimulasi Bencana TsunamiSimulasi Megathrust
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPRD Padang Setujui APBD Perubahan 2024 Sebesar Rp2,8 Triliun

Berita Sesudah

Warga Akui Erman Safar-Heldo Aura Sangat Peduli Rakyat Kecil

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Kasus Rantis Brimob Lindas Pengemudi Ojol

Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Kasus Rantis Brimob Lindas Pengemudi Ojol

Jumat, 29/8/25 | 14:01 WIB

Jakarta, Scientia.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengusut secara transparan insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas pengemudi...

Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist)

Ketua PKB Sumbar Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Rantis Brimob Tewaskan Ojol

Jumat, 29/8/25 | 13:39 WIB

Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist) Padang, Scientia.id - Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB)...

Tersentuh Kisah David, Bupati Solok Beri Bantuan ke Keluarga di Simpang Tanjung Nan IV

Tersentuh Kisah David, Bupati Solok Beri Bantuan ke Keluarga di Simpang Tanjung Nan IV

Rabu, 27/8/25 | 15:49 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Simpang Tanjung Nan IV (Diskominfo). Bupati Solok Jon Firman Pandu, berkunjung ke rumah warga yang membutuhkan...

Negara ini Hapus Pajak Buku demi Tingkatkan Minat Baca Remaja

Negara ini Hapus Pajak Buku demi Tingkatkan Minat Baca Remaja

Rabu, 27/8/25 | 12:21 WIB

Jakarta, Scientia.id - Pemerintah Denmark mengambil langkah berani dengan menghapus pajak penjualan buku, setelah data OECD menunjukkan seperempat remaja berusia...

Update: Kebakaran Pasar Payakumbuh Hanguskan 485 Toko, Kerugian Capai Rp 65 Miliar

Update: Kebakaran Pasar Payakumbuh Hanguskan 485 Toko, Kerugian Capai Rp 65 Miliar

Rabu, 27/8/25 | 05:50 WIB

Payakumbuh, Scientia.id - Kebakaran besar yang menghanguskan ratusan toko di Pusat Pertokoan Pasar Payakumbuh Blok Barat membuat aktivitas ekonomi lumpuh...

Ngeri! Bocah 13 Tahun Tewas Usai Lahap 3 Bungkus Mie Instan Mentah

Ngeri! Bocah 13 Tahun Tewas Usai Lahap 3 Bungkus Mie Instan Mentah

Selasa, 26/8/25 | 21:02 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kebiasaan aneh makan mie instan mentah sebagai camilan ternyata bisa berujung maut. Seorang bocah laki-laki berusia 13...

Berita Sesudah
Calon Wako Bukittinggi Erman Safar menyapa anak kecil saat melaksanakan kampanye (Foto: Ist)

Warga Akui Erman Safar-Heldo Aura Sangat Peduli Rakyat Kecil

POPULER

  • Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 401 PPPK di Pesisir Selatan Resmi Dilantik, Bupati Ingatkan Jangan Gadaikan SK ke Bank

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buzzer, Kominfo, dan Tensi Politik Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukittinggi Didorong Jadi Kota Beradat, Berbudaya, dan Ramah Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Solok Tutup Safari Berburu Hama, Dorong Perlindungan Pertanian dan Silaturahmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakil Ketua DPRD Dharmasraya Bantah Tuduhan Pemda Soal Pembahasan APBD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024