Jumat, 16/1/26 | 21:18 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Jembatan Gantung Ambruk, Akses Pendidikan di Lubuk Karak Dharmasraya Terancam

Rabu, 18/9/24 | 19:18 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Kehidupan masyarakat di Nagari Lubuk Karak, Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, terganggu akibat ambruknya jembatan gantung yang menjadi satu-satunya akses menuju sekolah, pada Minggu (15/9/2024). Peristiwa ini telah memutus akses pendidikan ratusan siswa dan menimbulkan kekhawatiran akan terhambatnya proses belajar mengajar.

“Jembatan yang telah berusia sekitar 25 tahun ini merupakan satu-satunya akses darat menuju sekolah yang terletak di seberang sungai,” ungkap Seprina Eliza, guru SDN 1 Sembilan Koto, dalam unggahan video yang viral, Rabu (18/9/2024).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara oleh Kepala BPBD Dharmasraya, Eldison, penyebab ambruknya jembatan diduga kuat karena tali slink besi penahan jembatan yang sudah lapuk akibat usia.

BACAJUGA

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

Senin, 12/1/26 | 19:32 WIB
Bupati Tinjau Jalan Berlubang di Ampang Kuranji, Gerak Cepat dengan PU Sumbar

Bupati Tinjau Jalan Berlubang di Ampang Kuranji, Gerak Cepat dengan PU Sumbar

Senin, 12/1/26 | 16:32 WIB

“Pasca kejadian pihak BPBD bersama Dinas PUPR Dharmasraya telah menindak lanjuti dengan memberikan solusi awal untuk alternatif penyeberangan dan mobilisasi menggunakan perahu karet,” ujar Eldison.

Meskipun perahu karet telah disediakan sebagai solusi sementara, namun hal ini tetap menyulitkan siswa dan warga dalam beraktivitas sehari-hari.

“Kami sangat berharap jembatan ini segera diperbaiki agar akses pendidikan tidak terputus,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Seprina Eliza, yang mengajar di daerah yang tergolong 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah maupun pusat dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jembatan yang rusak.

“Semoga usaha mencerdaskan generasi bangsa dapat terus berlanjut,” pungkasnya.

Tantangan Akses Pendidikan di Daerah Pedesaan

Peristiwa ini sekali lagi menyoroti tantangan akses pendidikan di daerah-daerah pedesaan, terutama di wilayah yang sulit dijangkau. Infrastruktur yang kurang memadai seringkali menjadi kendala utama bagi anak-anak untuk menuntut ilmu.

Warga setempat berharap agar pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jembatan dan memastikan kelancaran akses pendidikan bagi anak-anak.

Baca Juga: Pembangunan Jembatan Gantung Nagari Siguntur Dipastian Siap Akhir Tahun ini

“Kami butuh kepastian kapan jembatan ini akan diperbaiki,” ujar salah seorang orang tua siswa. (tnl).

Tags: Dharmasraya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pengumuman Pendaftaran Calon Anggota Pengawas TPS Kelurahan/Desa se-Kecamatan Koto Besar Untuk Pemilihan Tahun 2024

Berita Sesudah

Panwascam Koto Baru Buka Rekrutmen PTPS untuk Pemilihan Serentak 2024

Berita Terkait

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

Senin, 12/1/26 | 19:32 WIB

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Minggu, 11/1/26 | 09:57 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Tiba-tiba warganet Indonesia heboh...

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

Senin, 29/12/25 | 18:56 WIB

Padang Pariaman, Scientia.id— Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan dukungan pendanaan dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Indonesia kembali...

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

Rabu, 17/12/25 | 16:47 WIB

Padang, Scientia.id - Taman Budaya Sumatera Barat menggelar Seminar sastra bertema “Negeri (dan) Ironi” pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan...

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Selasa, 16/12/25 | 13:14 WIB

Padang, Scientia.id - Di tengah situasi darurat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, masyarakat dihadapkan pada ancaman lain yang...

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Selasa, 16/12/25 | 12:11 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Departemen Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) akan menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk “Ilia Mudiak” di...

Berita Sesudah
Panwascam Koto Baru Buka Rekrutmen PTPS untuk Pemilihan Serentak 2024

Panwascam Koto Baru Buka Rekrutmen PTPS untuk Pemilihan Serentak 2024

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024