Jumat, 29/8/25 | 16:03 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Iklan 1941: Seruan Masyarakat Koerai untuk Mendukung Usaha Lokal

Minggu, 08/9/24 | 19:28 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Winkel kereta angin dan gramofon milik Marzoeki St. Maradjo, yang berlokasi di Fort de Kock (Bukittinggi), telah menjadi pusat perhatian masyarakat pada masanya. Bagi mereka yang memerlukan perbaikan kereta angin atau gramofon, toko ini memberikan layanan terbaik dengan sentuhan lokal yang kuat. Menariknya, usaha ini bukan sekadar tempat memperbaiki barang, tetapi juga menjadi simbol dari dukungan terhadap usaha lokal.

Dalam sebuah iklan yang dimuat pada Maandblad v.d. “V.S.K” Berita Koerai, terbitan 30 April 1941, terdapat ajakan bagi masyarakat untuk memercayakan perbaikan barang-barang mewah mereka di toko ini. iklan ini saya temukan pada file digital Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau melalui laman wikipedia.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Rahasia di Balik Semangkuk Mi Rebus

Minggu, 10/8/25 | 19:24 WIB
Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Crack! Sebuah Denting Kecil

Minggu, 13/7/25 | 18:39 WIB

Pesan yang disampaikan dalam iklan tersebut berbunyi, “Kalau ada kereta angin toean2 jang maoe bikin baik atau gramofoon, Toean2 perbaikilah diwinkel kita! Bearti membatoe peroesaan orang Koerai kita djoega.” Narasi ini jelas menunjukkan, bahwa selain menawarkan jasa, ada dorongan untuk menguatkan usaha lokal, dengan semangat kebersamaan dan saling mendukung.

Dua simbol penting dalam iklan ini adalah kereta angin dan gramofon, barang-barang yang di masa itu dianggap sebagai kemewahan dan penanda status sosial. Hanya kalangan tertentu yang memiliki keduanya, menjadikannya bagian penting dari gaya hidup kelas menengah ke atas di Fort de Kock.

Namun, seperti halnya barang mewah lainnya, keduanya juga memerlukan perawatan dan perbaikan. Marzoeki St. Maradjo, dengan tokonya, hadir sebagai solusi bagi kebutuhan ini, sekaligus mengukuhkan posisinya dalam komunitas lokal sebagai penyedia jasa yang andal.

Melalui iklan tersebut, tersirat pula pesan yang lebih mendalam tentang identitas komunitas. Masyarakat Koerai pada tahun 1941 sudah memiliki kesadaran untuk mendukung produk dan layanan lokal jauh sebelum munculnya kampanye dukungan terhadap UMKM yang digalakkan pemerintah pada masa kini.

Iklan tersebut tidak hanya menawarkan solusi praktis, tetapi juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga keberlangsungan usaha orang Koerai. Ini adalah bentuk nyata dari upaya membangun ekonomi berbasis komunitas yang sudah terpupuk sejak masa lampau.

Keberadaan toko kereta angin dan gramofon ini menandakan bahwa teknologi dan layanan modern sudah mulai hadir dalam kehidupan sehari-hari di Fort de Kock, bahkan pada tahun 1941. Tidak hanya menjadi penyedia layanan, toko Marzoeki juga berperan sebagai pengikat komunitas lokal, memperkuat rasa kebersamaan, dan membangun semangat gotong royong yang telah menjadi ciri khas masyarakat Minangkabau sejak dulu.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemkab Siap Dukung Proker BPC HIPMI Dharmasraya

Berita Sesudah

Cerpen “Bayangan Kebaikan” Karya Zaskia Aurellia dan Ulasannya Oleh Azwar

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Rumah dan Kenangan yang Abadi

Minggu, 24/8/25 | 21:15 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)   Minggu lalu, tepat pada 17 Agustus 2025, saya menulis sebuah catatan...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tuah Rumah

Minggu, 17/8/25 | 19:03 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)   Dalam dua tahun terakhir, rumah saya di kampung lebih sering sepi....

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Rahasia di Balik Semangkuk Mi Rebus

Minggu, 10/8/25 | 19:24 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Sore itu, hujan mengguyur tanpa henti sejak siang, menebar hawa dingin yang merayap masuk...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Melangkah Pelan dalam Dunia Pernaskahan: Catatan dari Masterclass Naskah Sumatera

Minggu, 03/8/25 | 21:28 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)   Menjadi peserta Masterclass Naskah Sumatera yang diadakan oleh SOAS University of...

Suatu Hari di Sekolah

Fiksi dan Fakta: Dua Sayap Literasi

Minggu, 27/7/25 | 16:28 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Perdebatan soal bacaan fiksi dan nonfiksi kerap muncul di...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Ruang Bernama Kita

Minggu, 20/7/25 | 21:04 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Pada 16 Februari 2025, saya pernah menulis di rubrik...

Berita Sesudah
Cerpen “Bayangan Kebaikan” Karya Zaskia Aurellia dan Ulasannya Oleh Azwar

Cerpen "Bayangan Kebaikan" Karya Zaskia Aurellia dan Ulasannya Oleh Azwar

POPULER

  • Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 401 PPPK di Pesisir Selatan Resmi Dilantik, Bupati Ingatkan Jangan Gadaikan SK ke Bank

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buzzer, Kominfo, dan Tensi Politik Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukittinggi Didorong Jadi Kota Beradat, Berbudaya, dan Ramah Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Solok Tutup Safari Berburu Hama, Dorong Perlindungan Pertanian dan Silaturahmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakil Ketua DPRD Dharmasraya Bantah Tuduhan Pemda Soal Pembahasan APBD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024