Sabtu, 17/1/26 | 02:22 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Yonnarlis, Dari Aktivis Pergerakan Menuju Parlemen

Kamis, 15/8/24 | 23:47 WIB

Tanah Datar, Scientia – Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar periode 2024 – 2029 telah dilantik. Salah satu di antaranya yaitu Yonnarlis, anggota dewan termuda di Kabupaten Tanah Datar yang merupakan warga Jorong Subarang, Nagari Batipuah Ateh, Kecamatan Batipuh.

Sebelumnya Yonarlis merupakan Tenaga Pendamping Profesional Kementerian Desa (TPP Kemendes) untuk wilayah Kabupaten Tanah Datar. Namun, proses yang panjang telah menghantarkannya menduduki kursi legislatif di Luhak Nan Tuo.

Pria kelahiran Batam itu, telah aktif bergerak sebagai aktivis semenjak dirinya duduk di bangku sekolah dan mahasiswa. Dia selalu bekecimpung dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan dan juga merupakan tokoh muda yang lahir dari wadah Pergerakan.

Pada tahun 2011 ia menjabat sebagai ketua di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang. Dan tahun 2013 sebagai ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Padang Panjang.

BACAJUGA

Anggota DPRD Tanah Datar dari Fraksi PKB, Yonnarlis, turun langsung ke lokasi bencana di Jorong Pincuran 7, Nagari Batipuah Baruah, Jumat (28/11). [foto : ist]

Yonnarlis Tinjau Lokasi Longsor di Batipuah Baruah, Satu Warga Masih Belum Ditemukan

Sabtu, 29/11/25 | 00:01 WIB
Anggota DPRD Tanah Datar, Yonnarlis.[foto : ist]

Yonnarlis: Santri Harus Jadi Pemimpin dan Penggerak Perubahan Zaman

Rabu, 22/10/25 | 21:29 WIB

Sewaktu di kampus, keaktifan Yonnarlis dalam melahirkan kader – kader organisasi juga tidak diragukan lagi, serta banyak kader yang telah dibinanya. Dalam perjalanan aktivis, dia juga gemar menyuarakan aspirasi – aspirasi dan keluhan masyarakat melalui demonstrasi.

Tidak hanya itu, organisasi kepemudaan pun tidak luput ia geluti. Di tahun 2013, ia juga mendapat amanah sebagai ketua Pemuda Islam Provinsi Sumatera Barat.

Tidak berhenti disitu, karir organisasi terus menjadi jembatan bagi Yonnarlis untuk memperkuat kapasitas dirinya. Ia pernah mengabdikan dirinya di Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tanah Datar sebagai sekretaris di tahun 2015.

Kemudian di tahun 2018, ia dipercaya sebagai wakil ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sumatera Barat sebagai wakil ketua. Dan setelah itu menjadi sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatu Ulama (PCNU) Kota Padang Panjang tahun 2020.

Selain itu,  Yonnarlis juga berkarir sebagai sekretaris Serikat Pekerja Transpor Nasional Indonesia (SPTNI) tahun 2019. Tidak hanya di organisasi kemasyarakatan, jebolan pondok pesantren itu juga peduli dengan dunia pendidikan, ia menjadi Ketua Yayasan Pondok Pesatren Nurul Yaqin Batipuh Ateh.

Selain sebagai seorang aktivis sosial, Yonnarlis juga aktif berdakwah dan bercemarah di berbagai masjid di kampung halamannya. Dan Yonnarlis juga tercatat sebagai kader pemberdayaan desa di Nagari hingga tingkat kabupaten.

Berbagai karir di organisasi yang telah ia lewati, tentu saja tidak diragukan lagi pengalamannya untuk bertugas di kedewanan. Apalagi selama berproses kurang lebih 15 tahun, mustahil bagi Yonnarlis tidak mengetahui persoalan – persoalan yang terjadi di masyarakat.

Pilihan menjadi dewan bukanlah sesuatu yang mudah untuk didapatkan oleh seseorang dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Jika mau mengisi representasi masyarakat harus berproses dengan sungguh – sungguh tanpa mengenal rasa lelah.

Hal itulah yang telah dibuktikan oleh Yonnarlis, dari seorang aktivis menuju parlemen melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Hasil yang didapatkan saat ini juga merupakan buah dari ikhtiar dan kiprah yang telah dilakukan. Sebab, tahun 2014 ia juga pernah mencalon sebagai legislator, namun belum diberi kesempatan.

“Proses – proses yang saya lewati merupakan pelajaran yang sangat berharga. Berkat doa, dukungan, dan kepercayaan orang tua, sahabat, istri, uda, uni, adik – adik, teman – teman dan masyarakat memberikan kekuatan yang luar biasa. Terima kasih untuk semuanya,” ujar Yonnarlis.

Ia berpesan kepada para aktivis yang tengah berproses untuk terus memupuk semangat dan pantang menyerah dalam setiap proses yang dilewati. Jangan berputus asa jika apa yang diinginkan belum dapat terwujud, bisa jadi waktunya belum tepat saat itu.

Sabar dalam berproses merupakan kunci utama yang mesti diaplikasikan. Intinya jangan putus asa dan teruslah berbuat serta menebar kebaikan dimana berada,” sampainya.

Sementara itu, Yonnarlis merupakan alumni SDN 22 Subarang, PPTI Malalo, PPMTI Batang Kabung Padang dan IAIN Imam Bonjol Padang. Dia memiliki satu orang istri, satu orang putra dan satu orang puteri. (yrp)

Tags: Anggota DPRD Tanah DatarYonnarlis
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Jadi Anggota DPRD Pessel, Muhammad Darda Ingin Perjuangkan Rakyat Kecil

Berita Sesudah

Bantu Iuran BPJS Untuk 26.587 Warga Kurang Mampu, Pemko Bukittinggi Terima UHC Award

Berita Terkait

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

Senin, 12/1/26 | 19:32 WIB

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Minggu, 11/1/26 | 09:57 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Tiba-tiba warganet Indonesia heboh...

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

Senin, 29/12/25 | 18:56 WIB

Padang Pariaman, Scientia.id— Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan dukungan pendanaan dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Indonesia kembali...

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

Rabu, 17/12/25 | 16:47 WIB

Padang, Scientia.id - Taman Budaya Sumatera Barat menggelar Seminar sastra bertema “Negeri (dan) Ironi” pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan...

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Selasa, 16/12/25 | 13:14 WIB

Padang, Scientia.id - Di tengah situasi darurat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, masyarakat dihadapkan pada ancaman lain yang...

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Selasa, 16/12/25 | 12:11 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Departemen Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) akan menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk “Ilia Mudiak” di...

Berita Sesudah

Bantu Iuran BPJS Untuk 26.587 Warga Kurang Mampu, Pemko Bukittinggi Terima UHC Award

Discussion about this post

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024