Rabu, 03/6/26 | 05:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

RM Umega, Tempat Makan Favorit Bagi Pemudik Lintas Sumatra – Jawa di Dharmasraya

Minggu, 07/4/24 | 21:32 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Rumah Makan Umega di Jalan Lintas Sumatera KM 200, Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya menjadi tempat pemberhentian favorit para pemudik menjelang Hari Raya Idul Fitri H-3.

Pantauan media ini di lapangan pada hari Minggu (7/4/2024) malam menunjukkan, rumah makan ini dipadati oleh mobil pribadi dan bus umum.

Salah seorang pemudik, Rian, mengatakan ia berangkat dari Jakarta dengan tujuan Pariaman.

“Saya berangkat dari Jakarta pada hari Jumat (5/4/2024) malam dengan membawa kendaraan pribadi dan baru sampai di Gunung Medan Minggu (7/4/2024) malam ini,” katanya.

BACAJUGA

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

Senin, 01/6/26 | 08:57 WIB
Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Rian mengatakan, keterlambatannya sampai di Gunung Medan ini disebabkan faktor kemacetan lalu lintas di daerah Palembang.

“Saya terjebak macet di Palembang karena padatnya kendaraan pemudik,” ucapnya.

Rian menjelaskan, karena kemacetan di Jalan Lintas Sumatera Timur, ia mengambil jalan alternatif melalui Jalan Lintas Sumatera Tengah di daerah Sikayu Palembang. Namun, jalan yang ia tempuh cukup parah rusaknya.

“Hal ini lah penyebab lamanya saya dalam perjalanan dan lambat masuk ke Sumatera Barat ini,” ungkapnya.

Rian mengatakan, Rumah Makan Umega Gunung Medan ini memang salah satu tempat rest area favorit bagi pemudik.

“Selain itu, rumah makan ini tersedia fasilitas bagi pemudik seperti parkirnya cukup luas, air bersih, musala dan menu makanan khas Padang yang lezat,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan media ini di lapangan, kendaraan yang mendominasi di Rumah Makan Umega adalah kendaraan dengan plat nomor B (DKI Jakarta). Selain itu, terlihat juga beberapa kendaraan dengan plat nomor luar daerah lainnya seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan.

Sementara salah satu security rumah makan, Jejen mengatakan setiap menjelang lebaran, Rumah Makan Umega menjadi tempat rest area bagi pemudik.

“Jumlah pemudik atau pengunjung mengalami peningkatan signifikan sejak H-7 Lebaran,” kata Jejen.

Jejen menambahkan, puncak mudik diprediksi pada hari Selasa (9/4/2024) malam.

“Informasi ini kita dapatkan dari sopir mobil bus umum di berbagai PO Transportasi yang membawa pemudik masuk ke Ranah Minang,” terangnya.

Jejen mengatakan, pemudik yang akan memasuki Sumatera Barat ini menghadapi kendala kemacetan lalu lintas dengan padatnya kendaraan di daerah Palembang dan Jambi menuju Sumbar.

“Alhamdulillah, H-3 Lebaran ini, jumlah pengunjung meningkat drastis. Hampir setiap hari rumah makan ini penuh dengan pemudik,” ujar Jejen.

Baca Juga: Pasca Libur Lebaran, PNS di Dharmasraya yang Tak Hadir Tanpa Alasan Bakal Ditindak Tegas

Jejen berharap para pemudik yang singgah di Rumah Makan Umega Gunung Medan ini merasa nyaman dan puas dengan pelayanan kami, tungkasnya.(tnl)

 

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Anggota DPRD Bukittinggi Zulhamdi Nova Candra Ikuti Buka Bersama dan Temu Alumni 

Berita Sesudah

Gubernur Sumbar Terbitkan Surat Edaran Terkait Pengendalian Sampah Selama Libur Lebaran

Berita Terkait

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

Senin, 01/6/26 | 08:57 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra (Guru SMA 1 Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan)   Minangkabau memiliki banyak peribahasa. Peribahasa merupakan kelompok...

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Wakil Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Dharmasraya, H. Junaindra Sumawan, S.TP, menjadi pembicara dalam sarasehan Pelantikan Pimpinan...

Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

Minggu, 31/5/26 | 23:50 WIB

Oleh: Najwa Maliha Zharfa (Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi dan Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia Universitas Andalas)   Siapa yang tidak mengenal...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Kue Asida: Makanan Para Raja Riau yang Hampir Punah

Minggu, 31/5/26 | 23:45 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Kebebasan Perempuan dalam Film “Gowok” Analisis Semiotika Christian Metz

Minggu, 31/5/26 | 23:30 WIB

Oleh: Adela Damanik (Mahasiswi Sastra Indonesia dan  Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Film Gowok:...

Nilai-Nilai Religius pada Karya Andreas Gryphius

Manusia yang Selalu Kekurangan Tiga Puluh Peso

Minggu, 31/5/26 | 23:11 WIB

Oleh: Hilda Septriani (Dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran)   "Membaca Ulang “Surat buat Tuhan” di Tengah Budaya Tak Pernah...

Berita Sesudah

Gubernur Sumbar Terbitkan Surat Edaran Terkait Pengendalian Sampah Selama Libur Lebaran

Discussion about this post

POPULER

  • Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

    Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disana atau Di sana?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026