
Padang, Scientia—- Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Reski Wahyudi.
Pertemuan tersebut membahas, percepatan penanganan sungai, mulai dari pengerukan sedimentasi sungai, pembangunan check dam dan sabo dam, serta penataan aliran sungai.
Fadly Amran mendorong percepatan, penanganan sungai di Kota Padang yang rusak para akibat bencana Hidrometerologi yang terjadi pada November 2025 lalu.
Hal ini mengingat banjir yang berulang, telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Fadly Amran juga menyampaikan, Pemerintah Kota Padang siap mendukung langkah BWS Sumatera V dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana hidrometeorologi mulai pembangunan check dam dan sabo dam, serta penataan aliran sungai.
Plt. Kepala BWS Sumatera V Padang Reski Wahyudi menjelaskan, pascabencana yang terjadi pada 28 November 2025, wilayah terdampak masih berada dalam masa tanggap darurat.
Dengan demikian, rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) dijadwalkan mulai dilaksanakan pada November 2026.
Reski Wahyudi menyebutkan, selama masa tanggap darurat, pihaknya telah melakukan sejumlah pekerjaan fisik dengan fokus pada perbaikan tanggul yang mengalami limpasan serta perbaikan dan pengembalian alur sungai. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana.
Reski mengungkapkan, pengerjaan fisik yang dijadwalkan mulai pada November 2026 mendatang akan mencakup penanganan Sungai Batang Kuranji, Sungai Air Dingin, serta sejumlah anak sungai.(Ade)
*







![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_49952-350x250.jpg)

