
Aie Dingin, Scientia.id – Tokoh muda Nagari Aie Dingin, Endara Putra Gunawan (EPG), memperoleh nomor urut 2 dalam tahapan penetapan calon Wali Nagari Aie Dingin yang dilaksanakan di Sekretariat Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN) Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Selasa (4/8/2026).
Penetapan nomor urut tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Kabupaten Solok Tahun 2026. Suasana penetapan berlangsung tertib dan dihadiri oleh panitia, para calon, unsur pemerintahan nagari, serta tokoh masyarakat setempat.
Usai penetapan nomor urut, Endara Putra Gunawan menyampaikan rasa syukur atas tahapan yang telah dilalui. Dengan mengawali pernyataannya melalui ucapan “Bismillahirrahmanirrahim”, EPG menegaskan bahwa seluruh proses yang dijalaninya merupakan ikhtiar yang disertai harapan memperoleh ridha Allah SWT.
Ia menyampaikan bahwa pencalonannya didasari oleh semangat untuk membangun Nagari Aie Dingin menjadi nagari yang *mandiri, religius, dan berkemajuan, sebagaimana visi yang diusungnya, yakni “Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani.”
> “Bismillahirrahmanirrahim. Dengan mengharap ridha Allah SWT serta dukungan dari seluruh stakeholder Nagari Aie Dingin, baik niniak mamak, bundo kanduang, pemuda, tokoh masyarakat, alim ulama, maupun cadiak pandai, saya memohon doa restu dan dukungannya. Jika Allah SWT memberikan amanah kepada saya nanti, mari kita satukan niat untuk bersama-sama mewujudkan Nagari Aie Dingin menjadi Nagari Mandiri Nan Madani,” ujar EPG.
Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh ketenangan dan harapan, mencerminkan komitmen untuk membangun nagari melalui kebersamaan seluruh unsur masyarakat. Menurut EPG, kemajuan nagari tidak dapat dicapai hanya oleh seorang pemimpin, melainkan harus dibangun melalui sinergi antara pemerintah nagari, lembaga adat, tokoh agama, kaum perempuan, pemuda, serta seluruh masyarakat.
Endara Putra Gunawan bukanlah sosok baru dalam dinamika pemerintahan dan pembangunan Nagari Aie Dingin. Ia dikenal sebagai mantan Ketua Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Nagari Aie Dingin, sebuah posisi yang memberinya pengalaman dalam menjalankan fungsi pengawasan, perumusan kebijakan, serta membangun komunikasi antara pemerintah nagari dan masyarakat.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting yang diharapkan mampu membantunya memahami berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat Aie Dingin secara lebih mendalam. Sejumlah tokoh masyarakat menilai EPG sebagai figur yang memiliki kedekatan dengan masyarakat serta memahami karakter sosial dan adat yang berkembang di Nagari Aie Dingin.
Visi “Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani” yang diusungnya menekankan pentingnya kemandirian ekonomi masyarakat, penguatan nilai-nilai agama, pelestarian adat, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemberdayaan generasi muda sebagai fondasi pembangunan nagari di masa depan.
Dengan ditetapkannya nomor urut 2, EPG kini memasuki tahapan berikutnya dalam proses Pilwana Serentak Kabupaten Solok 2026. Bersama para calon lainnya, ia akan mengikuti seluruh tahapan yang telah dijadwalkan oleh Panitia Pemilihan Wali Nagari hingga hari pemungutan suara.
Masyarakat Nagari Aie Dingin diharapkan dapat mengikuti seluruh proses Pilwana dengan penuh kedewasaan, menjaga persatuan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, adat, dan musyawarah yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Minangkabau.
Bagi Endara Putra Gunawan, nomor urut 2 bukan sekadar angka dalam kontestasi, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk memperjuangkan gagasan dan harapan bagi masa depan Nagari Aie Dingin. Ia meyakini bahwa dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, cita-cita mewujudkan “Nagari Aie Dingin yang Mandiri Nan Madani” dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan. (*)
![Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PKB, Yusri Latif. [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/05/image_big_673dbb1961382-120x86.jpg)

![Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PKB, Yusri Latif. [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/05/image_big_673dbb1961382-350x250.jpg)





