
Padang, Scientia—- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyerahkan kunci Hunian Tetap (Huntap) Mandiri bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Jumat (10/7).
Pemerintah Kota Padang bersama BNPB terus berkomitmen menghadirkan hunian yang aman dan layak bagi masyarakat.
Sebanyak 22 unit Huntap tambahan juga direncanakan akan segera dibangun, sebagai upaya mempercepat pemulihan pascabencana.
Selain itu, BNPB turut mendorong langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang melalui pembangunan sumur bor untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat.
“Mewakili Bapak Wali, dan warga Kota Padang, kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui BNPB karena masyarakat bisa merasakan rumah yang layak,” katanya.
“Saya berharap masyarakat yang masih berada di Huntara agar bisa segera kembali ke hunian tetap dan bisa melakukan aktivitas dengan normal dan nyaman,” ujarnya.
Sestama BNPB Rustian mengatakan, untuk PT. Semen Padang dikerjakan saja 22 rumah lagi, karena BNPB sudah menyediakan dana untuk pembangunannya,”
“BNPB akan membantu membangun sumur bor yang dalam sehingga dapat melayani masyarakat, tolong kepada Wakil Wali Kota untuk mencari titik yang lahannya bisa diakses seluruh masyarakat,” ujarnya.
Sestama BNPB menyarankan kepada Pemerintah Kota Padang, untuk membangun sumur bor yang dalam untuk fasilitas kepada masyarakat apabila kemarau benar-benar terjadi.
Rustian juga mengimbau, kepada masyarakat untuk tidak takut akan bencana yang terjadi, tetapi tetap perlu waspada.(Ade)








