Kamis, 11/6/26 | 14:20 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Sumbar Soroti Dampak Opsen Pajak, Mahyeldi Minta Evaluasi Kebijakan Fiskal Pusat

Senin, 20/4/26 | 20:12 WIB

Padang, Scientia — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta pemerintah pusat mengevaluasi sejumlah kebijakan fiskal yang dinilai berdampak pada kemampuan pemerintah provinsi dalam menjaga pemerataan pembangunan antar daerah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah skema opsen pajak kendaraan bermotor yang kini langsung diterima oleh pemerintah kabupaten dan kota.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat menerima kunjungan kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Istana Gubernuran, Padang, Senin, 20 April 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).

Menurut Mahyeldi, perubahan kebijakan fiskal nasional memiliki dampak langsung terhadap stabilitas pembangunan daerah dan hubungan keuangan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Ia menilai skema opsen pajak memberikan kepastian penerimaan bagi pemerintah daerah tingkat kabupaten dan kota. Namun, kebijakan itu juga mengurangi ruang fiskal pemerintah provinsi untuk membantu daerah yang memiliki kapasitas keuangan lebih rendah.

BACAJUGA

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Kamis, 11/6/26 | 07:20 WIB
Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Rabu, 10/6/26 | 19:00 WIB

“Dulu melalui skema pembagian 70 dan 30 persen, provinsi masih memiliki ruang untuk membantu daerah yang kemampuan fiskalnya terbatas. Sekarang, daerah dengan potensi kecil akan tetap menerima dalam jumlah kecil. Ini perlu menjadi perhatian bersama agar semangat kebersamaan tetap terjaga,” kata Mahyeldi.

Selain persoalan opsen pajak, Mahyeldi juga menyoroti keberadaan perusahaan yang beroperasi di suatu daerah tetapi berkantor pusat di wilayah lain. Kondisi tersebut, menurut dia, menyebabkan daerah tempat aktivitas ekonomi berlangsung tidak memperoleh manfaat fiskal secara optimal.

“Ini menjadi hal yang perlu kita kaji bersama agar keadilan fiskal benar-benar dirasakan oleh daerah tempat aktivitas ekonomi berlangsung,” ujarnya.

Kunjungan Komite IV DPD RI itu menjadi forum evaluasi pelaksanaan UU HKPD sekaligus menyerap masukan dari pemerintah daerah terkait berbagai tantangan implementasi kebijakan fiskal.

Wakil Ketua Komite IV DPD RI Elviana mengatakan pihaknya menemukan sejumlah persoalan yang masih memerlukan perhatian pemerintah pusat. Di antaranya skema dana bagi hasil berbasis kinerja yang dinilai belum sepenuhnya memiliki indikator terukur serta perubahan komposisi pembagian pajak kendaraan bermotor yang berdampak pada penerimaan pemerintah provinsi.

“Kami melihat ada kebijakan pusat yang saat dirumuskan berjalan baik, namun dalam implementasinya justru menjadi beban bagi daerah. Ini penting menjadi bahan evaluasi bersama,” kata Elviana.

Selain itu, Komite IV DPD RI juga menyoroti pengelolaan pajak air permukaan dan potensi ketimpangan fiskal antar daerah yang muncul setelah berlakunya sejumlah kebijakan baru dalam UU HKPD.

Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi memaparkan berbagai langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya itu dilakukan melalui digitalisasi layanan dan penguatan sistem pengelolaan pajak daerah.

Melalui program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Pemprov Sumbar mengembangkan berbagai layanan seperti Samsat Digital Nasional (SIGNAL), Samsat Nagari, dan Samsat Drive Thru. Pemerintah provinsi juga menerapkan kebijakan tax clearance dalam proses perizinan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Di sisi lain, penguatan basis data dilakukan melalui integrasi sistem dengan kepolisian dan berbagai mitra terkait guna memetakan potensi pajak secara lebih akurat dan real time.

Untuk belanja daerah, Pemprov Sumbar mengklaim terus menata struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan mengendalikan belanja pegawai dan mengarahkan anggaran pada sektor prioritas, seperti pembangunan jalan dan jembatan, serta penguatan sektor pariwisata dan pertanian.

Mahyeldi berharap hasil pertemuan dengan Komite IV DPD RI dapat menjadi masukan bagi pemerintah pusat dalam menyempurnakan kebijakan fiskal nasional agar lebih adil dan mampu memperkuat pembangunan daerah.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Komite IV DPD RI, antara lain Cerint Iralloza Tasya, Daud Yordan, Siti Aseanti, Leni Andriani Surunuddin, Evi Apita Maya, dan Jihan Fahira, serta jajaran organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.(yrp)

Tags: AdpsbOpsen Pajak
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Berita Sesudah

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Berita Terkait

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Kamis, 11/6/26 | 07:20 WIB

Padang, Scientia — Keterlibatan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, sebagai Master Campaign atau pimpinan tim pemenangan calon Ketua Umum...

Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Rabu, 10/6/26 | 19:00 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menghadiri kegiatan Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari yang diikuti keluarga besar...

PKC PMII Sumbar Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Kolaboratif dan Responsif terhadap Tantangan Zaman

PKC PMII Sumbar Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Kolaboratif dan Responsif terhadap Tantangan Zaman

Rabu, 10/6/26 | 18:51 WIB

Padang, Scientia.id - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Barat masa khidmat 2026-2028 resmi dilantik dalam...

Pemerintah Kota Padang berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk tahun 2025, Kota Padang sukses menduduki peringkat pertama dengan nilai indeks Reformasi Birokrasi (RB) tertinggi di Provinsi Sumatera Barat, yakni sebesar 87,31.

Kota Padang Meraih Indeks Reformasi Birokrasi Tertinggi di Sumbar

Selasa, 09/6/26 | 19:29 WIB

Pemerintah Kota Padang berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk tahun 2025, Kota Padang...

PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

Senin, 08/6/26 | 21:25 WIB

Satgas PKH saat menyegel lahan kawasan hutan yang di kelola oleh PT Selago Makmur Plantation (PT SMP) di Nagari Bonjol...

Operasi Patuh Singgalang 2026 di Pariaman Ditunda, Polisi Tunggu Instruksi Mabes

Operasi Patuh Singgalang 2026 di Pariaman Ditunda, Polisi Tunggu Instruksi Mabes

Senin, 08/6/26 | 17:49 WIB

Pariaman, Scientia — Pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 21 Juni di Kota Pariaman...

Berita Sesudah
Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

POPULER

  • Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

    Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasi Patuh Singgalang 2026 di Pariaman Ditunda, Polisi Tunggu Instruksi Mabes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026