Rabu, 16/9/26 | 10:57 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Empat Pansus DPRD Kota Padang Lakukan Pembahasan LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025

Selasa, 31/3/26 | 20:33 WIB
Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Padang sedang membahas LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025
Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Padang sedang membahas LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025

Padang, Scientia—- —-— DPRD Kota Padang melalui gabungan Panitia Khusus (Pansus) I, II, III, dan IV menggelar pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Padang Tahun Anggaran 2025 selama dua hari, 30–31 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh, terhadap kinerja Pemerintah Kota Padang sekaligus merumuskan rekomendasi strategis untuk perbaikan ke depan.

Pembahasan lintas pansus ini, menitikberatkan pada kesesuaian antara perencanaan, realisasi anggaran, serta dampak program terhadap masyarakat. Sejumlah catatan penting pun mengemuka, mulai dari capaian yang patut diapresiasi hingga kekurangan yang perlu dibenahi.

Ketua Pansus I, Usmardi Thareb, menegaskan bahwa pihaknya menilai LKPJ tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kami melihat LKPJ 2025 dari pelaksanaan kegiatan, penggunaan anggaran, dan manfaat yang dihasilkan. Umumnya tidak ada yang sempurna, maka kami akan memberikan rekomendasi agar segala kekurangan dapat diperbaiki ke depan,” ujarnya, Selasa (31/3).

Ia menambahkan, dari hasil pertemuan dengan sejumlah mitra seperti Sekretariat DPRD, Inspektorat, BKPSDM, dan Dinas Pertanahan, masih ditemukan capaian yang belum optimal.

“Pada umumnya kegiatan belum mencapai 100 persen, termasuk penyerapan anggaran yang belum sesuai. Oleh karena itu, kita berharap ada perbaikan di masa mendatang,” katanya.

Ketua Pansus II Rachmad Wijaya, mengapresiasi capaian Perumda Air Minum Kota Padang yang hampir menyentuh target maksimal.

Ketua Pansus II DPRD Kota Padang Rahmat Wijaya bersama anggota berdiskusi membahas LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025
Ketua Pansus II DPRD Kota Padang Rahmat Wijaya bersama anggota berdiskusi membahas LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025

Namun, ia tetap mendorong peningkatan layanan dan efisiensi.

“Kami sangat mengapresiasi capaian Perumda Air Minum yang hampir 100 persen. Ke depan, kami meminta penambahan pelanggan sekitar 2 persen per bulan serta penguatan mitigasi bencana,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya efisiensi biaya agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Kami juga meminta agar biaya langsung bisa ditekan sehingga memungkinkan adanya subsidi silang kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, kinerja Perusahaan Umum Daerah (PSM) turut mendapat apresiasi karena mulai memberikan kontribusi pendapatan.

“PSM kinerjanya juga bagus karena sudah menghasilkan. Namun pelayanan harus terus ditingkatkan, salah satunya dengan memperbanyak halte Trans Padang,” ujarnya.

Ketua Pansus III Helmi Moesim, menyebutkan bahwa kinerja OPD mitranya secara umum sudah cukup baik, bahkan realisasi fisik mencapai 100 persen.

“Serapan keuangan memang belum mencapai 100 persen, tetapi realisasi fisik sudah maksimal. Rekomendasi akan kami sampaikan dalam rapat paripurna kepada wali kota,” paparnya.

Ketua Pansus III DPRD Kota Padang Helmi Moesim mendengarkan penjelasan mitra kerja saat pembahasan LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025
Ketua Pansus III DPRD Kota Padang Helmi Moesim mendengarkan penjelasan mitra kerja saat pembahasan LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025

Meski demikian, ia mencatat adanya kendala teknis yang berdampak pada keterlambatan pekerjaan, terutama saat terjadi bencana.

“Kami menemukan keterlambatan akibat sulitnya transportasi saat bencana. Ke depan, hal ini harus segera dicarikan solusi agar tidak mengganggu kinerja,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Pansus IV Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya masih akan memfinalisasi kesimpulan setelah seluruh pembahasan dengan OPD rampung.

“Hasil realisasi rencana kerja dan anggaran cukup bagus, namun ada beberapa capaian yang belum terpenuhi dan perlu didukung data yang lebih akurat,” ujarnya.

Ia menegaskan, evaluasi difokuskan pada dampak nyata program terhadap masyarakat.

“Kami memastikan apakah rencana anggaran benar-benar terealisasi dengan baik dan apakah layanan kepada masyarakat sudah optimal,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, menekankan hasil evaluasi LKPJ ini harus menjadi dasar peningkatan kinerja pada tahun berikutnya, terutama dalam merealisasikan program unggulan.

  1. Pansus IV DPRD Padang lakukan Pembahasan LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025 berjalan dengan serius dan adu pendapat
    Pansus IV DPRD Padang lakukan Pembahasan LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025 berjalan dengan serius dan adu pendapat

“Program unggulan yang belum tercapai pada 2025 harus bisa diwujudkan pada 2026. OPD dituntut lebih kreatif dan maksimal meskipun dalam keterbatasan anggaran,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sejumlah kendala teknis yang ditemukan di lapangan, seperti keterlambatan pekerjaan oleh rekanan hingga kendala distribusi akibat bencana.

“Kami menemukan ada pekerjaan yang tidak selesai tepat waktu hingga dikenakan denda. Ini harus menjadi evaluasi agar ke depan lebih baik,” ujarnya.

BACAJUGA

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Rabu, 16/9/26 | 06:53 WIB
Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB

Melalui pembahasan ini, DPRD berharap rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi catatan formal, tetapi benar-benar menjadi pijakan strategis dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Kota Padang pada tahun 2026 mendatang.(Ade)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Polres Dharmasraya Ringkus Pengedar Sabu Asal Jambi, Barang Bukti Disita

Berita Sesudah

Pemkab Solok Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Raih Capaian Tertinggi Tindak Lanjut Rekomendasi

Berita Terkait

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Rabu, 16/9/26 | 06:53 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Setelah sepekan belajar dari rumah akibat kabut asap, ribuan siswa di Kabupaten Dharmasraya kembali masuk sekolah mulai...

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, telah menyalurkan 378.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan sejak 18...

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Selasa, 15/9/26 | 22:50 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang...

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) [foto : sci/yrp]

Update Terbaru 127 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Empat Masih Dirawat

Selasa, 15/9/26 | 22:13 WIB

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) Pariaman, Scientia —...

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Selasa, 15/9/26 | 09:42 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dua dekade lebih berdiri sebagai kabupaten otonom, Kabupaten Dharmasraya masih belum memiliki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)....

Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

Selasa, 15/9/26 | 03:54 WIB

Berita Sesudah
Pemkab Solok Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Raih Capaian Tertinggi Tindak Lanjut Rekomendasi

Pemkab Solok Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Raih Capaian Tertinggi Tindak Lanjut Rekomendasi

POPULER

  • Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

    Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026